Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:05 WIB
Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan
Ilustrasi kawasan pemukiman kumuh kampung Grogol, Tanjung Selor, Jakarta. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
baca 10 detik
  • DPRD DKI Jakarta mendesak Pemprov segera menambah alokasi anggaran guna mempercepat penataan kawasan permukiman kumuh di ibu kota.
  • Program infrastruktur masyarakat seperti CIP dan CAP saat ini terkendala keterbatasan anggaran sehingga banyak usulan belum terealisasi.
  • Peningkatan anggaran diharapkan mampu memperbaiki kualitas lingkungan serta mendukung transformasi Jakarta menjadi kota global yang inklusif.

Suara.com - DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperkuat alokasi anggaran guna program penataan kawasan permukiman kumuh, agar bisa menjangkau lebih banyak warga.

Penataan permukiman dinilai menjadi bagian penting untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota yang inklusif, nyaman, dan berkelanjutan seiring transformasinya menuju kota global.

Namun, sejumlah program berbasis masyarakat seperti Community Infrastructure Program (CIP) dan Community Action Plan (CAP) masih terganjal keterbatasan anggaran, sehingga sebagian usulan warga belum dapat terealisasi.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi, mengatakan usulan pembangunan melalui skema CIP-CAP membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

“Usulan di kawasan CIP-CAP masih harus mengantre karena anggaran terbatas,” ujar Nabilah, mengutip laman resmi DPRD DKI Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Nabilah menilai, peningkatan anggaran dapat mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di kawasan padat penduduk, sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia meminta Pemprov DKI memberikan perhatian lebih besar terhadap program penataan kawasan kumuh, agar pelaksanaannya berlangsung lebih cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI Jakarta August Hamonangan pun menyampaikan pandangan senada, bahwa penataan kawasan permukiman merupakan salah satu aspek penting.

“Penanganan kawasan kumuh harus menjadi prioritas,” tegas August.

baca juga

Legislator PSI ini menambahkan, penataan kawasan kumuh harus memperbaiki infrastruktur sekaligus menjamin hak masyarakat untuk tinggal di lingkungan yang layak, sehat, dan aman.

Percepatan penanganan kawasan permukiman pun akan mendukung pemerataan kualitas hidup warga, sekaligus memperkuat langkah Jakarta menuju kota global yang inklusif dan berdaya saing.

Program penataan kawasan kumuh sendiri sudah masuk salah satu agenda besar Jakarta dalam perjalanan bersolek jelang genap berusia 5 abad.

Hingga Mei 2026, jumlah RW kumuh di Jakarta menurun drastis dari 445 ke 211 kawasan, dan diproyeksi akan terus berkurang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

Balita Tewas di Lubang Galian Manggarai, DPRD DKI Minta Seluruh Proyek Pemprov Diaudit

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 19:23 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!

Entertainment | Senin, 29 Juni 2026 | 19:07 WIB

Terkini

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

5 Rekomendasi Day Cream Lokal dengan SPF untuk Melindungi Kulit Wajah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:30 WIB

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

BRI Peduli Tanggap Bencana Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak Gempa Bumi Flores

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

×