Brasil Berani Cabut Subsidi BBM Jenis Bensin, Tapi Hati-hati dengan Solar

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:42 WIB
Brasil Berani Cabut Subsidi BBM Jenis Bensin, Tapi Hati-hati dengan Solar
Ilustrasi Pom Bensin
baca 10 detik
  • Pemerintah Brasil memperpanjang subsidi diesel lebih lama dibanding bensin guna mencegah guncangan harga pasar.

  • Menteri Bruno Moretti memastikan pemotongan anggaran belanja akan diambil jika target fiskal negara terancam.

  • Pemerintahan Presiden Lula da Silva masih membekukan anggaran belanja demi meredam besarnya tekanan pengeluaran wajib.

Sebagai catatan, harga minyak Brent sempat meroket melampaui 118 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah.

Namun, angka perdagangan minyak mentah tersebut kini telah melandai ke posisi 71.51 dolar AS per barel.

Selain masalah subsidi, Pemerintah Brasil juga tengah mengevaluasi keberadaan pajak ekspor minyak mentah sebesar 12 persen.

Kebijakan pajak yang mulai berlaku sejak Maret lalu tersebut kini berpotensi besar untuk dipangkas atau dihentikan.

Terkait masa depan pungutan tersebut, Moretti menegaskan, "Kami tentu tidak akan mempertahankannya dalam skenario saat ini."

Meskipun masa berlaku peraturan eksekutif pajak tersebut habis minggu depan, pemerintah masih bisa menyesuaikan tarifnya secara administratif.

Langkah evaluasi ini berjalan beriringan dengan realisasi pajak dividen yang sebelumnya meleset dari target awal.

Pajak dividen yang dirilis Januari lalu itu awalnya diproyeksikan menutup relaksasi pajak bagi rumah tangga berpenghasilan menengah.

Meski terjadi ketimpangan target, Moretti meyakinkan publik bahwa tidak diperlukan kebijakan darurat baru untuk menutup kekurangan.

baca juga

Lonjakan penerimaan yang tak terduga dari sektor-sektor lain diklaim mampu menambal celah finansial tersebut dengan aman.

Pemerintah Brasil tetap optimistis mampu menjaga kestabilan ekonomi makro tanpa mengorbankan program prioritas.

Menteri Moretti menegaskan komitmennya jika terjadi kondisi terburuk pada anggaran belanja negara di masa mendatang.

"Dalam kasus terburuk, setiap kesulitan dalam mencapai target akan diatasi melalui pembekuan pengeluaran."

Laporan pendapatan dan belanja dua bulanan yang terbit akhir bulan ini akan menjadi bukti transparansi kinerja pemerintah.

Data tersebut diklaim bakal menunjukkan posisi Brasil yang tetap berada di jalur target surplus primer sebesar 0.25 persen PDB.

Target fiskal ini memiliki ruang toleransi sebesar 0.25 poin persentase serta pengecualian beberapa pengeluaran tertentu.

Dengan fleksibilitas aturan tersebut, Brasil secara teknis tetap dianggap memenuhi target meski mencatat defisit primer hingga 0.50 persen PDB.

Sejak Mei lalu, pemerintahan Presiden Luiz Inacio Lula da Silva sendiri telah membekukan belanja sebesar 23.7 billion reais.

Pembekuan ini terpaksa dilakukan akibat tekanan dari belanja wajib negara yang meningkat secara signifikan.

Tim ekonomi memprediksi tekanan pengeluaran belum akan mereda, meski ada peluang pencairan sebagian dana yang dibekukan bulan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:53 WIB

Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

Lolos Dramatis, Norwegia Siap Tantang Brasil di 16 Besar Piala Dunia 2026

Your Say | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:25 WIB

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Kenaikan Harga Pertamax Dorong Inflasi 0,44 Persen pada Juni

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×