Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB
Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas
Sopir Tesla ditangkap atas dugaan kelalaian fatal yang menewaskan warga di dalam rumahnya. (FOX)
baca 10 detik
  • Pengemudi Tesla ditangkap atas dugaan pembunuhan setelah menabrak rumah warga hingga memakan korban jiwa.

  • Pihak Tesla membantah eror sistem karena sopir menginjak pedal gas penuh hingga kecepatan maksimal.

  • Keluarga korban menuntut Tesla ke pengadilan dengan tuduhan kelalaian atas cacat sistem kemudi otomatis.

Suara.com - Sebuah mobil Tesla menghantam rumah warga hingga menewaskan seorang nenek penghuni di dalamnya. Pengemudi yang diidentifikasi sebagai kurir pengantar makanan kini resmi menghadapi tuntutan hukum berat akibat insiden tersebut.

Aparat penegak hukum dari Kantor Sheriff Harris County langsung menahan pria bernama Butler atas tuduhan pembunuhan tidak berencana.

Dikutip FOX, petugas menjelaskan bahwa kendaraan tersebut mendadak keluar jalur sebelum akhirnya melesat tanpa kendali menembus dinding bangunan.

Ilustrasi Tesla Model 3. (Tesla)
Ilustrasi Tesla Model 3. (Tesla)

Rekaman kamera pemantau dari bel pintu menunjukkan detik-detik mengerikan saat mobil tersebut melaju sangat kencang dan menghancurkan area pemukiman. Berdasarkan dokumen pemeriksaan, kendaraan elektrik itu menyentuh kecepatan 73 mil per jam atau dua kali lipat dari batas aman yang ditentukan.

Pihak berwenang juga mengungkap fakta bahwa tidak ada upaya pengereman sama sekali selama beberapa menit menjelang benturan keras terjadi. Sebelum hilang kesadaran, pengemudi mengaku sedang sibuk mengutak-atik layar sentuh di dasbor untuk mengatur musik.

Di sisi lain, pria yang bekerja sebagai pengirim pesanan DoorDash ini menegaskan dirinya tidak dalam pengaruh obat-obatan maupun alkohol. Namun, otoritas yudisial setempat menetapkan uang jaminan pembebasan bersyarat sebesar 150.000 dolar AS dalam persidangan.

Hakim pengadilan juga mewajibkan terdakwa memakai alat pemantau elektronik di pergelangan kaki serta melarangnya mengemudikan kendaraan bermotor. Di tengah proses pidana berjalan, produsen otomotif milik Elon Musk ini justru memberikan bantahan keras terkait malafungsi teknologi mereka.

Pihak manajemen pabrikan mobil listrik tersebut menilai ada kesalahan fatal dari tindakan pengemudi dan bukan pada sistem otomatisasi.

"Dalam kasus ini, pengemudi secara manual membatalkan sistem self-driving dengan menekan pedal akselerator sepenuhnya hingga 100% di area perumahan ini," tulis Ashok Elluswamy, Kepala AI Tesla melalui platform media sosial X.

baca juga

Elon Musk juga menambahkan argumen bahwa moda kemudi otomatis penuh seharusnya berjalan lambat jika melintasi kawasan padat penduduk. Benturan argumen ini memicu reaksi keras dari pihak keluarga korban tewas yang bernama Avila.

Keluarga korban langsung melayangkan gugatan perdata ke pengadilan terhadap perusahaan teknologi raksasa tersebut atas dugaan kelalaian yang terstruktur. Mereka menilai korporasi gagal memberikan peringatan yang transparan mengenai potensi cacat produk pada perangkat kemudi otomatisnya.

Kasus kecelakaan fatal ini menjadi sorotan tajam publik terkait keselamatan integrasi kecerdasan buatan pada industri transportasi massal saat ini. Kasus hukum ini diperkirakan akan membuka babak baru dalam regulasi keselamatan operasional mobil pintar di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:39 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina

Viral Aksi Heroik Nenek Lindungi Cucu Saat Gempa Dahsyat di Filipina

Entertainment | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:30 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×