Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 06 Juli 2026 | 15:25 WIB
Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!
Suasana Halte Transjakarta Manggarai sementara di Jakarta, Rabu (6/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • DTKJ mengusulkan kenaikan tarif TransJakarta menjadi Rp5.000 dan TransJabodetabek menjadi Rp10.000 untuk dibahas bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
  • Anggota DPRD DKI M. Taufik Zoelkifli meminta perhatian khusus bagi pekerja informal yang terdampak langsung oleh kenaikan harga tiket tersebut.
  • Pemerintah didorong menyiapkan skema tarif khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak rutin menggunakan layanan transportasi umum TransJakarta.

Suara.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli meminta usulan kenaikan tarif TransJakarta menjadi Rp5.000 tidak mengabaikan pekerja informal. Sebab, kelompok tersebut berpotensi paling terdampak karena tidak menggunakan transportasi umum secara rutin.

Sebelumnya, Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) mengusulkan tarif TransJakarta naik dari Rp3.500 menjadi Rp5.000. Sementara tarif layanan TransJabodetabek diusulkan menjadi Rp10.000.

Taufik menilai usulan tersebut patut diapresiasi karena disertai kajian. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan itu pada hakikatnya merupakan kenaikan tarif, bukan sekadar penyederhanaan.

"Perlu dicermati juga, bahwa ini bukan penyederhanaan, melainkan memang kenaikan tarif. Dari Rp3.500 menjadi Rp5.000," kata Taufik kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli. [Suara.com/Adiyoga]
Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli. [Suara.com/Adiyoga]

Menurutnya, kenaikan tarif akan cukup terasa bagi masyarakat yang setiap hari mengandalkan TransJakarta untuk bekerja.

"Misalnya orang naik 25 hari kerja, pulang-pergi berarti Rp5.000 dikali dua, jadi Rp10.000 per hari. Dalam sebulan sekitar Rp250.000," ujarnya.

Di sisi lain, Taufik mendukung rencana penerapan paket langganan Rp200.000 per bulan karena dinilai lebih ekonomis dibanding membeli tiket harian.

Meski demikian, ia mengingatkan masih ada kelompok masyarakat yang belum tersentuh skema tersebut, yakni pekerja informal yang tidak bepergian setiap hari dan bukan penerima fasilitas tarif gratis.

"Mungkin perlu ada kajian lagi, bagaimana dengan pekerja informal yang tidak rutin menggunakan TransJakarta dan juga tidak masuk kelompok penerima kartu gratis. Apakah ada diskon lain atau seperti apa," tuturnya.

baca juga

Menurut Taufik, pemerintah perlu menyiapkan skema khusus agar kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak bisa berlangganan tetap mendapat keringanan tarif.

Ia menegaskan usulan DTKJ belum menjadi keputusan final. Besaran tarif baru TransJakarta masih akan dibahas dalam rapat kerja antara Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dinas Perhubungan, dan PT TransJakarta.

"DTKJ itu bukan pengambil keputusan. Istilahnya hanya memberikan masukan atau kajian. Yang memutuskan tetap rapat kerja antara Komisi DPRD dengan Pemprov DKI Jakarta, dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Transjakarta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

Ada Tamu Negara! Simak Rute Penutupan Jalan di Jakarta Selama Kunjungan PM Singapura

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:25 WIB

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

Sesuai Kekhawatiran Awal, Ini Alasan Koalisi Sipil Minta Prabowo Batalkan Pelantikan Kepala BRAN?

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Apa Saja Tanda-Tanda Rumah Membawa Banyak Rezeki? Ini Kata Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Batik Reimagined 2026 Hadirkan Eksplorasi Batik lewat Fashion dan Kreativitas

Foto | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Perbedaan Sensor Pemantau Tidur HRV vs SpO2 pada Smartwatch

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:02 WIB

×