Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki

Muhamad Yasir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:59 WIB
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki
Kolase foto Saepul (26) tersangka pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) yang jasadnya dibungkus karung di Depok. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Polisi menangkap penjual pisang cokelat bernama Saepul di Pandeglang karena diduga membunuh Kunaefi.
  • Pelaku menghabisi nyawa korban di Depok pada 23 Juli 2026 dan memutilasi tubuhnya untuk menghilangkan jejak.
  • Polda Metro Jaya masih mendalami motif pembunuhan serta menyelidiki dugaan pelaku sebagai penyuka sesama jenis.

Suara.com - Polisi mengungkap temuan baru dalam penyidikan kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok. Penyidik menduga pelaku, Saepul (26), merupakan penyuka sesama jenis.

Katimsus 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono mengatakan, sejauh ini hubungan antara pelaku dan korban diketahui hanya sebatas saling mengenal.

“Hubungan antara pelaku dengan korban, itu hanya sebatas kenal sama kenal, tidak lebih,” kata Breggy kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Meski demikian, penyidik belum menyimpulkan motif pembunuhan. Polisi masih mengumpulkan alat bukti dan mendalami berbagai keterangan, termasuk dugaan orientasi seksual pelaku.

“Motif pembunuhan sedang kami dalami, namun ditemukan fakta bahwasanya pelaku diduga merupakan penyuka sesama jenis,” ujarnya.

Lokasi penemuan jenazah korban mutilasi di Kaveling Depkes, dipasang garis kuning polisi, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Suara.com/Cornelius Juan)
Lokasi penemuan jenazah korban mutilasi di Kaveling Depkes, dipasang garis kuning polisi, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026). (Suara.com/Cornelius Juan)

Penjual Pisang Cokelat Ditangkap Saat Hendak Kabur

Sebelumnya, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Saepul di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat diduga hendak melarikan diri.

Pria kelahiran tahun 2000 itu sehari-hari diketahui berjualan pisang cokelat menggunakan gerobak di kawasan Pondok Cina, Depok.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, pelaku dan korban berkenalan melalui media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung, Depok, pada 23 Juli 2026.

baca juga

Pertemuan tersebut diduga berujung cekcok. Saepul menusuk perut korban dan menggorok lehernya menggunakan pisau, kemudian memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha.

Untuk menghilangkan jejak, jasad korban dibungkus plastik hitam dan karung lalu dibuang di kawasan Tanah Merah, Kelurahan Pancoran Mas, Depok. Sementara kedua kaki korban diduga dibuang ke aliran sungai di wilayah Pitara.

Hingga kini, penyidik masih terus mendalami motif pembunuhan sekaligus melengkapi alat bukti guna mengungkap secara utuh rangkaian kasus mutilasi yang menggegerkan warga Depok tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

Tampang Saepul Penjual Piscok Pelaku Mutilasi di Depok

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

Misteri Mutilasi Tanah Merah Depok: Garis Polisi Melingkar, Warga Tak Kenal Korban dan Pelaku

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media

Cekcok Berujung Maut, Pelaku Mutilasi Depok Baru Mengenal Korban Lewat Sosial Media

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:15 WIB

Terkini

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

IHSG Berakhir Terkoreksi Tapi Masih di Level 6.300, DSSA Melesat Lagi

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Pengering Higienis Panasonic CARE+ Edition Bantu Kurangi Bakteri & Jaga Pakaian Tetap Bersih

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Konflik Kepemilikan Merek dengan WORCAS, Inikah Alasan Denza Tak Muncul di GIIAS

Konflik Kepemilikan Merek dengan WORCAS, Inikah Alasan Denza Tak Muncul di GIIAS

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Bahlil Sebut Tahap Awal Proyek PLTS 100 GW Bakal Digelar di Bali

Bahlil Sebut Tahap Awal Proyek PLTS 100 GW Bakal Digelar di Bali

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

Lantik Pejabat di Lingkungan Kemendagri, Mendagri Minta ASN Tingkatkan Kinerja

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:51 WIB

7 Pilihan Sabun Cuci Muka Low pH yang Tidak Bikin Kulit Tertarik, Cocok untuk Dry Skin

7 Pilihan Sabun Cuci Muka Low pH yang Tidak Bikin Kulit Tertarik, Cocok untuk Dry Skin

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Intip Bisnis Anak Usaha Telkom yang Dinyatakan Pailit

Intip Bisnis Anak Usaha Telkom yang Dinyatakan Pailit

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:48 WIB

Wamendagri Dorong Legislator Daerah Jadi Motor Pembangunan Berkeadilan Ekologis

Wamendagri Dorong Legislator Daerah Jadi Motor Pembangunan Berkeadilan Ekologis

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:46 WIB

×