Bangun 7.000 Km Jaringan Pipa, PAM JAYA Perketat Standar Keselamatan Kerja

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:06 WIB
Bangun 7.000 Km Jaringan Pipa, PAM JAYA Perketat Standar Keselamatan Kerja
Ilustrasi jaringan pipa PAM JAYA (Google Studio AI)
baca 10 detik
  • PAM JAYA menyelenggarakan sosialisasi K3 di Jakarta pada Sabtu (8/8/2026) guna melindungi tenaga kerja konstruksi.
  • PAM JAYA berencana membangun tujuh ribu kilometer pipa baru untuk mencapai target layanan seratus persen pada 2029.
  • Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi meminta seluruh mitra kerja berkomitmen penuh mengutamakan standar keselamatan.

Suara.com - PAM JAYA memperkuat komitmen terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seiring dengan masifnya pembangunan infrastruktur perpipaan di Jakarta. Perusahaan air minum tersebut tengah menyiapkan pembangunan sekitar 7.000 kilometer jaringan pipa baru dalam beberapa tahun ke depan.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Sosialisasi dan Komitmen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang digelar PAM JAYA di Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan ini dihadiri Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi, jajaran direksi, serta sejumlah perusahaan mitra kerja yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi dan operasional.

Sosialisasi dilakukan untuk memperkuat pemahaman para mitra mengenai pentingnya perlindungan dan keselamatan pekerja di lapangan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tenaga kerja mendapatkan perlindungan ketika menghadapi risiko selama menjalankan pekerjaan.

Direktur Teknik PAM JAYA Akhmad Santika mengatakan, dalam beberapa tahun ke depan PAM JAYA akan membangun sekitar 7.000 kilometer jaringan pipa baru. Jaringan tersebut akan melengkapi infrastruktur perpipaan yang saat ini telah mencapai sekitar 13.000 kilometer.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Bisnis PAM JAYA Anugrah Esa mengatakan percepatan pembangunan jaringan perpipaan dilakukan untuk mengejar target 100 persen cakupan layanan perpipaan pada 2029.

Menurutnya, kebutuhan pembangunan juga semakin mendesak mengingat sebagian jaringan pipa yang saat ini beroperasi telah berusia lebih dari satu abad.

"Oleh karena itu, penerapan K3 tidak boleh dipandang sebagai sekadar kewajiban administratif, melainkan harus menjadi budaya kerja yang dijalankan secara konsisten demi melindungi pekerja, menjaga keselamatan masyarakat, serta memastikan keberlangsungan pelayanan kepada pelanggan," ujar Anugrah melalui keterangan resmi di Jakarta.

Dengan skala pembangunan yang besar, PAM JAYA menilai pengawasan terhadap penerapan standar K3 di lapangan juga perlu diperkuat. Pengawasan tidak hanya ditujukan kepada internal perusahaan, tetapi juga seluruh mitra yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi.

Akhmad mengatakan PAM JAYA tengah menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra kerja.

baca juga

"PAM JAYA sedang menyusun sistem monitoring pekerjaan lapangan untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh mitra. Ke depan, identitas mitra akan dicantumkan pada standar PPDU maupun barrier di setiap lokasi pekerjaan agar akuntabilitas semakin jelas," papar Santika.

Ia menambahkan, pencantuman identitas mitra di lokasi pekerjaan diharapkan dapat memperjelas pihak yang bertanggung jawab atas setiap aktivitas pembangunan di lapangan.

Komisaris Utama PAM JAYA Prasetyo Marsudi juga mengingatkan seluruh mitra kerja agar memiliki komitmen yang sama dalam mengutamakan keselamatan selama proses pembangunan infrastruktur.

"Setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, tertib, bertanggung jawab, serta mengedepankan kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja yang telah ditetapkan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAM JAYA Ungkap Penyebab Kebocoran Pipa Antasari, Jaringan Air Berusia 46 Tahun Jadi Pemicu

PAM JAYA Ungkap Penyebab Kebocoran Pipa Antasari, Jaringan Air Berusia 46 Tahun Jadi Pemicu

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Pipa PAM JAYA Bocor di Antasari, Ganggu Suplai Air 18 Kelurahan di Jakarta Selatan

Pipa PAM JAYA Bocor di Antasari, Ganggu Suplai Air 18 Kelurahan di Jakarta Selatan

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×