Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Rabu, 29 Juli 2026 | 10:54 WIB
Pembangunan Pipa Gas di Dusem Bakal Perkuat Ketahanan Energi dan Gerakkan Ekonomi Masyarakat
Pembangunan Proyek pipa transmisi gas bumi Dusem. (Dok: Brantas Abipraya)

Suara.com - Sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan energi nasional, pembangunan Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Dusem (Duri–Sei Mangkei) terus dipercepat guna menghadirkan jaringan distribusi gas yang lebih andal dan terintegrasi di Pulau Sumatera. Proyek ini menjadi tulang punggung pengembangan infrastruktur gas bumi untuk meningkatkan konektivitas pasokan energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah yang dilalui.

Proyek pipa transmisi gas bumi Dusem yang dibangun menggunakan dana APBN ini terbagi menjadi dua segmen utama. Segmen 1 yaitu segmen SKG Belawan sampai dengan Stasiun Labuhan Batu sepanjang kurang lebih 279,8 km, dan Segmen 2 yaitu segmen Stasiun Labuhan Batu sampai dengan Fasilitas di Duri. PT Brantas Abipraya (Persero), BUMN konstruksi yang berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui pembangunan Proyek Pipa Gas Dusem pada segmen 2 di Bagan Batu.

Proyek ini menjadi salah satu infrastruktur energi strategis yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas jaringan distribusi gas bumi sekaligus menggerakkan roda perekonomian di berbagai wilayah yang dilalui.

Hingga akhir Juli 2026, progres konstruksi Proyek Pipa Gas Dusem Segmen 2 yang dikerjakan Brantas Abipraya telah mencapai 32,3%. Capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga akselerasi pembangunan sesuai target yang telah ditetapkan, dengan tetap mengedepankan aspek kualitas pekerjaan, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap standar teknis yang berlaku.

Dalam kunjungan kerja yang dilakukan pada 25 Juli 2026, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Laode Sulaeman, mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan Proyek Pipa Gas Dusem. Hingga saat ini, proyek tersebut telah membukukan 300.000 jam kerja aman (safe man-hours) dengan menyerap 447 tenaga kerja.

Laode menyampaikan apresiasi kepada kontraktor atas pelaksanaan pekerjaan yang dinilai berjalan dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pembangunan.

"Saya mengingatkan bahwa seluruh pekerjaan ini harus mengutamakan aspek keselamatan yang memadai," ujar Laode.

Pembangunan jaringan pipa gas sepanjang 262 km ini memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan pasokan energi bagi sektor industri, pembangkit listrik, hingga kawasan ekonomi. Dengan distribusi gas yang semakin efisien, biaya energi dapat ditekan sehingga mampu meningkatkan daya saing industri nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, mengatakan bahwa keterlibatan Brantas Abipraya dalam proyek ini merupakan bentuk dukungan nyata perusahaan terhadap agenda pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi dan pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

baca juga

"Proyek Pipa Gas Dusem bukan sekadar pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga menjadi katalis pertumbuhan ekonomi. Kehadiran jaringan pipa ini akan memperkuat distribusi gas nasional, mendukung aktivitas industri, membuka peluang investasi, serta menciptakan multiplier effect bagi masyarakat di sekitar proyek. Brantas Abipraya berkomitmen menyelesaikan proyek ini dengan mengedepankan kualitas, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu," ujar Dian.

Dalam pelaksanaannya, Brantas Abipraya menerapkan standar konstruksi terbaik dengan mengedepankan aspek Quality, Health, Safety, Security, and Environment (QHSSE). Perusahaan juga memanfaatkan teknologi konstruksi yang efisien untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai target mutu, biaya, dan waktu.

Selain memberikan manfaat bagi sektor energi, proyek ini turut menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal serta mendorong pertumbuhan usaha pendukung di sekitar lokasi pembangunan. Kehadiran proyek strategis tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan aktivitas perdagangan hingga berkembangnya sektor jasa dan UMKM. Bukannya tanpa alasan, adanya jaringan pipa transmisi gas bumi ini nantinya dapat mengalirkan pasokan gas untuk sektor industri, komersial, dan rumah tangga.

Sebagai perusahaan konstruksi nasional yang telah dipercaya mengerjakan berbagai proyek strategis di Indonesia, Brantas Abipraya terus memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui pembangunan Proyek Pipa Gas Dusem, Brantas Abipraya optimistis dapat menghadirkan infrastruktur energi yang andal, memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Pembangunan Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Dusem (Duri–Sei Mangkei) terus dipercepat guna menghadirkan jaringan distribusi gas yang lebih andal dan terintegrasi di Pulau Sumatera. (Dok: Brantas Abipraya)
Pembangunan Proyek Pipa Transmisi Gas Bumi Dusem (Duri–Sei Mangkei) terus dipercepat guna menghadirkan jaringan distribusi gas yang lebih andal dan terintegrasi di Pulau Sumatera. (Dok: Brantas Abipraya)

“Semoga dengan tuntasnya proyek ini nantinya dapat memberikan dampak positif yang masif bagi industri lokal di sepanjang koridor Sumatera Utara hingga Riau. Kehadiran pipa ini menjadi "jalan tol energi” yang memecahkan masalah keterbatasan infrastruktur gas dan memacu efek domino ekonomi lokal,” tutup Dian. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Brantas Abipraya Perkuat Transportasi Publik lewat Mastran BRT Bandung

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 11:09 WIB

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Pulihkan Harapan Masyarakat, Brantas Abipraya Dukung Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:02 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:50 WIB

Brantas Abipraya Percepat Modernisasi Transportasi Bandung lewat Proyek BRT Metropolitan

Brantas Abipraya Percepat Modernisasi Transportasi Bandung lewat Proyek BRT Metropolitan

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:56 WIB

Lewat Townhall Meeting, Brantas Perkuat Komunikasi Internal Guna Bangun Infrastruktur Unggul

Lewat Townhall Meeting, Brantas Perkuat Komunikasi Internal Guna Bangun Infrastruktur Unggul

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×