Jokowi Masih 'Lengket' di Hati Rakyat, Akankah Jadi Bayang-bayang bagi Pemerintahan Prabowo?

Dwi Bowo Raharjo

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:13 WIB
Jokowi Masih 'Lengket' di Hati Rakyat, Akankah Jadi Bayang-bayang bagi Pemerintahan Prabowo?
Presiden Prabowo Subianto saat berbincang-bincang dengan presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto dok. BPMI Sekretariat Presiden)
baca 10 detik
  • Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago menilai Joko Widodo masih piawai mengelola sentimen publik melalui komunikasi rendah hati dan blusukan.
  • Aktivitas turun ke lapangan dan pembagian sembako tersebut menjadi strategi untuk merawat citra positif serta kekuatan politik Jokowi.
  • Gaya komunikasi pemerintahan Prabowo Subianto yang dinilai kaku berbanding terbalik dan dapat menurunkan tingkat kepercayaan publik.

Suara.com - Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden, sosok Joko Widodo (Jokowi) dinilai masih piawai dalam mengelola sentimen publik.

Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menyoroti bagaimana gaya komunikasi "rendah hati" Jokowi tetap menjadi kekuatan politik yang signifikan, bahkan di masa purnatugas.

Menurut Pangi, pendekatan Jokowi yang sederhana, tidak defensif, dan tampak lebih banyak mendengarkan masyarakat menjadi kunci utama tingginya tingkat kepuasan publik terhadap dirinya. Hal ini terlihat jelas dari aktivitas Jokowi yang tetap rajin turun ke lapangan untuk menemui warga.

Bukan Sekadar Blusukan Biasa

Pangi menilai, aksi turun ke jalan dan blusukan yang dilakukan Jokowi saat ini bukanlah sekadar aktivitas warga biasa.

Ia melihat ada agenda politik terselubung untuk menjaga sekaligus membangun kembali kekuatan politiknya di mata rakyat.

"Semua itu dikondisikan beliau bisa meyakini sehingga orang terkesan orang akan berebut salaman, akan berebut memeluk beliau terkesan orang betul-betul meyenangi beliau dan menyebutkan lebih enak di era Jokowi," ujar Pangi dikutip dari YouTube Forum Keadilan TV, Senin (10/8/2026).

Selain interaksi fisik, kebiasaan Jokowi membagikan sembako saat bertemu warga dianggap sebagai strategi jitu dalam merawat citra positif.

Pola ini, menurut Pangi, berhasil menjaga keterikatan emosional masyarakat dengan sang mantan presiden.

baca juga

Kontras dengan Gaya Komunikasi Prabowo

Kondisi ini berbanding terbalik dengan gaya komunikasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pangi mencermati bahwa pola komunikasi kabinet saat ini cenderung kaku dan sering kali memicu polemik di ruang publik.

Ia menyebut harapan besar masyarakat yang disematkan pada pundak Prabowo justru kerap terbentur oleh pernyataan-pernyataan dari tim komunikasinya yang dianggap kontraproduktif.

"Persepsi publik dan sentimen orang membawa harapan kepada Prabowo tidak terjadi, yang justru ngomong salah, yang terjadi tim komunikasinya menyerang terus, rakyat disalahkan terus," tegas Pangi.

Pangi memperingatkan bahwa komunikasi publik yang buruk dapat menjadi bumerang bagi pemerintah. Jika Presiden dianggap gagal menjaga sentimen masyarakat, maka tingkat kepercayaan dan kepuasan publik akan merosot tajam.

Meskipun lahirnya kepemimpinan Prabowo awalnya dipicu oleh rasa jenuh sebagian masyarakat terhadap kekuasaan Jokowi selama 10 tahun, realita di lapangan kini mulai bergeser. Pangi menilai kekuatan politik masa lalu tidak bisa dipandang sebelah mata.

Aktivitas dan pola komunikasi Jokowi yang masih "lengket" di hati masyarakat diprediksi akan terus membayangi dan memengaruhi persepsi publik terhadap jalannya pemerintahan Prabowo Subianto saat ini.

Reporter: Agustin Dwi Anggraini

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu Adalah Instruksi Langsung Jokowi

Gus Yaqut Tegaskan Kuota Haji Tambahan 20 Ribu Adalah Instruksi Langsung Jokowi

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:19 WIB

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

Tak Ada Nama Lain, Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

Ketika Kritik ke Presiden Dibalas Borgol, MK pun 'Dilangkahi'

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×