Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB
Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?
Ilustrasi bawah laut (Shutterstock)

Suara.com - Selama ini, kondisi laut kerap dibaca melalui angka luas kawasan, hasil tangkapan ikan, atau jumlah ekosistem yang tersisa. Namun, ada manfaat lain dari laut yang lebih sulit terlihat dalam angka, seperti kemampuan mangrove menahan abrasi, lamun menyimpan karbon, dan terumbu karang menopang kehidupan di pesisir.

Manfaat tersebut kini mulai dihitung melalui Ocean Calculator, platform berbasis geospasial yang dikembangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia.

Platform ini dirancang untuk menghitung nilai ekonomi dan manfaat ekosistem laut dan pesisir dengan menggabungkan data lingkungan, ekonomi, serta sosial. Informasi yang dihasilkan dapat digunakan untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan terkait pengelolaan sumber daya laut.

Mengubah Data Laut Menjadi Nilai

Ocean Calculator dikembangkan menggunakan pendekatan Neraca Sumber Daya Laut (NSDL) atau Ocean Accounting. Sistem ini menggabungkan berbagai sumber data, seperti peta, citra satelit, penelitian, dan survei pemerintah.

Data tersebut digunakan untuk melihat kondisi serta perubahan ekosistem mangrove, padang lamun, dan terumbu karang pada wilayah dan periode tertentu. Platform kemudian menghubungkan kondisi ekosistem tersebut dengan jasa yang dihasilkannya, termasuk perlindungan pesisir dan penyerapan karbon.

Artinya, perubahan ekosistem tidak hanya terlihat sebagai perubahan luas kawasan. Data juga dapat menunjukkan manfaat yang ikut berubah ketika kondisi ekosistem mengalami tekanan atau pemulihan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Koswara mengatakan Ocean Calculator diharapkan dapat memperkuat penggunaan data dalam penyusunan kebijakan.

“Harapannya, Ocean Calculator bisa terus dikembangkan sehingga dapat memperkuat pengambilan kebijakan berbasis data yang akurat, kredibel, dan komprehensif.”

baca juga

Tidak Berhenti pada Data Ekosistem

Informasi dalam Ocean Calculator juga mencakup aspek kesetaraan gender, disabilitas, dan inklusi sosial (GEDSI). Data tersebut membantu menggambarkan hubungan antara ekosistem pesisir dengan kelompok masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut.

Pengembangan platform dimulai pada 2024 melalui kolaborasi KKP, WRI Indonesia, University of New South Wales, Universitas Riau, Universitas Mataram, dan Universitas Gadjah Mada, dengan dukungan Pemerintah Australia melalui program KONEKSI.

Pada 2026, Ocean Calculator juga diuji integrasinya dengan Sistem Database Konservasi (SIDAKO) milik KKP. Sistem tersebut memuat data konservasi ekosistem laut dan pesisir, termasuk mangrove, lamun, terumbu karang, serta karbon biru.

Dengan penggabungan berbagai jenis informasi tersebut, Ocean Calculator menyediakan cara untuk melihat laut bukan hanya sebagai hamparan wilayah, tetapi sebagai ekosistem yang memiliki fungsi lingkungan dan nilai bagi masyarakat.

Bagi pengelolaan pesisir, data semacam ini dapat menjadi dasar untuk melihat perubahan ekosistem sekaligus memperhitungkan manfaat yang perlu dipertahankan.

Penulis: Ines Dian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Hidup Selaras dengan Laut: Nilai Ekologis dalam Tradisi dan Praktik Pesisir

Hidup Selaras dengan Laut: Nilai Ekologis dalam Tradisi dan Praktik Pesisir

Your Say | Kamis, 25 Desember 2025 | 09:20 WIB

Dari Api-api hingga Nipah: Ini Dia Ragam Kekayaan Ekosistem Mangrove Indonesia

Dari Api-api hingga Nipah: Ini Dia Ragam Kekayaan Ekosistem Mangrove Indonesia

Lifestyle | Rabu, 03 Desember 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

Massa Geruduk Rumah MC yang Kasih Tantangan Hafalan Surah Ad-Dhuha Berhadiah Miras

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Kita Bertengkar dengan Sesama, Padahal yang Harus Ditagih adalah Negara

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

10 Cara Mengatasi Flek Hitam Melasma akibat Efek Samping KB

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

Bagaimana Ocean Calculator Menghitung Manfaat Laut yang Selama Ini Sulit Terlihat?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:15 WIB

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

Bagaimana AI Dapat Membantu dalam Memetakan Hutan Dunia?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

5 Sepatu Lari Asics Terbaik untuk Race Day, Nyaman Dipakai Maraton hingga Garis Finis

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:13 WIB

Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?

Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla

Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:10 WIB

4 Parfum Pria Aroma Woody yang Memberikan Kesan Maskulin, Wanginya Tahan Lama

4 Parfum Pria Aroma Woody yang Memberikan Kesan Maskulin, Wanginya Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:10 WIB

Aksi Gemilang Pebalap AHRT Borong Podium ARRC 2026 di Sirkuit Mandalika

Aksi Gemilang Pebalap AHRT Borong Podium ARRC 2026 di Sirkuit Mandalika

Otomotif | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:10 WIB

×