- Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi santai rencana Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep maju sebagai caleg di Dapil Jawa Tengah V pada 12 Agustus 2026.
- Dapil Jawa Tengah V selama ini dikenal sebagai basis suara kuat bagi PDI Perjuangan sekaligus daerah pemilihan Puan Maharani.
- Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan bahwa partainya memandang politik harus digerakkan oleh ideologi, bukan sekadar proses pencalonan legislatif yang normal.
Suara.com - Ketua DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menanggapi santai soal rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI di daerah pemilihan (dapil) Jawa Tengah V.
Sebagaimana diketahui, dapil Jawa Tengah V merupakan wilayah yang selama ini menjadi basis suara kuat bagi PDIP, sekaligus dapil Puan selama ini.
Ketika ditanya awak media mengenai rencana Kaesang tersebut, Puan hanya menanggapi santai. Puan menilai setiap partai politik punya hak untuk menyodorkan nama sebagai calon anggota legislatif.
"Hak setiap parpol untuk mengajukan setiap nama di semua dapil," kata Puan singkat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Kendati begitu, Puan tak menanggapi lebih jauh soal rencana nyaleg Kaesang tersebut.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memberikan tanggapan santai terkait rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, yang dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V.
Menanggapi persaingan politik di dapil tersebut, Hasto menegaskan bahwa bagi PDI Perjuangan, seorang politisi seharusnya bergerak atas landasan ideologi dan visi yang besar, bukan sekadar urusan teknis pencalonan.
"Ya, bagi PDI Perjuangan, politisi itu dipimpin oleh ideologi, oleh gagasan-gagasan besar. Sehingga hal-hal yang sifatnya praktis-praktis, menjadi calon, anggota legislatif, itu kan proses yang normal," ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Selasa (28/7/2026).
Lebih lanjut, Hasto enggan memberikan komentar yang terlalu mendalam mengenai strategi PSI maupun Kaesang di wilayah tersebut.
Ia justru menyebut nama politisi muda lainnya untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.
"Itu nanti biar Saudara Guntur Romli atau Mujab, ya," pungkas Hasto singkat.