Khawatir Siswa Takut Kembali ke Sekolah Usai Temuan Senjata, KPAI Siapkan Pendampingan Psikologis

Vania Rossa

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:08 WIB
Khawatir Siswa Takut Kembali ke Sekolah Usai Temuan Senjata, KPAI Siapkan Pendampingan Psikologis
Petugas menunjukkan lokasi ruangan ditemukannya senjata api di salah satu sekolah swasta di Jakarta, Jumat (7/8/2026). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/agr.
baca 10 detik
  • Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta penanganan temuan senjata di sekolah Pondok Pinang tidak hanya berfokus pada proses hukum.
  • KPAI bersama UPTD PPA DKI Jakarta dan Jakarta Selatan menyiapkan asesmen psikologis untuk memastikan keamanan mental para siswa.
  • KPAI juga melibatkan pekerja sosial untuk menilai kondisi guru serta lingkungan sekolah demi menjamin hak pendidikan anak tetap terpenuhi.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta penanganan temuan sejumlah senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tidak hanya berfokus pada proses hukum. Kondisi psikologis dan keamanan siswa juga perlu menjadi perhatian.

Komisioner KPAI Diyah Puspitarini mengatakan pihaknya bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) DKI Jakarta dan Jakarta Selatan akan menyiapkan asesmen psikologis bagi para siswa.

"KPAI bersama UPTD PPA DKI dan Jaksel akan melakukan asesmen kondisi psikologis siswa bisa dengan klasikal dan yang memungkinkan untuk saat ini," kata Diyah saat dihubungi di Jakarta, Kamis (13/8/2026), dikutip dari ANTARA.

Menurut Diyah, asesmen diperlukan untuk mengetahui kondisi psikologis siswa setelah adanya temuan senjata di lingkungan sekolah. Salah satu hal yang ingin dipastikan adalah para siswa tidak mengalami ketakutan ketika kembali menjalani kegiatan belajar.

Asesmen nantinya dapat dilakukan secara klasikal maupun individual, bergantung pada kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa.

"Asesmen tersebut dapat dilakukan secara klasikal maupun individual, menyesuaikan kondisi dan kebutuhan siswa," ucapnya.

Setelah hasil asesmen diperoleh, KPAI akan menentukan bentuk pendampingan dan langkah selanjutnya yang dibutuhkan para siswa.

Kondisi Guru dan Lingkungan Sekolah Ikut Dinilai

Pendampingan tidak hanya akan berfokus pada siswa. KPAI juga akan melibatkan pekerja sosial untuk melihat kondisi secara lebih menyeluruh, termasuk keadaan guru dan lingkungan sosial di sekolah.

baca juga

KPAI berharap Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah turut menurunkan tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) untuk membantu penanganan kondisi di lingkungan sekolah.

Diyah menilai siswa merupakan kelompok yang membutuhkan perlindungan khusus ketika menghadapi situasi darurat, termasuk dalam kasus temuan senjata di lingkungan pendidikan.

Karena itu, KPAI meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengerahkan organisasi perangkat daerah terkait untuk memberikan penanganan dan layanan psikologis sekaligus memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung dalam kondisi aman.

Proses Hukum Tetap Berjalan

Sementara itu, KPAI menyerahkan pengembangan kasus temuan senjata tersebut kepada Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya.

KPAI menilai proses penegakan hukum perlu dilakukan secara komprehensif. Namun, proses tersebut tetap harus memperhatikan pemenuhan hak pendidikan anak.

Hal tersebut mengacu pada Pasal 59A Undang-Undang Perlindungan Anak yang mengatur mengenai perlindungan khusus bagi anak, termasuk kebutuhan penanganan secara cepat.

"Bagaimanapun sekolah berkewajiban menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," kata Diyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Dibuka Kesempatan Buat Mahasiswa Belajar Fashion Langsung di Kota Mode Dunia

Dibuka Kesempatan Buat Mahasiswa Belajar Fashion Langsung di Kota Mode Dunia

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Kepala BGN Minta Guru Santap MBG: Perlukah Sekolah Mengisi Celah Sistem?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Mau Bagaimanapun, Mindfulness Tidak Bisa Memperbaiki Dunia yang Membuat Kita Cemas

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Bagaimana Cara Memilih Sampo Khusus Uban yang Cocok untuk Kulit Kepala Sensitif?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:30 WIB

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Joey Pelupessy Tak Sabar Tumpas Timnas Malaysia Malam Ini

Bola | Senin, 28 September 2026 | 12:29 WIB

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

6 Rekomendasi Bedak Padat untuk Olive Undertone, Bikin Makeup Lebih Natural

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:26 WIB

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Tak Sekadar Limbah Dapur, Cangkang Telur Ternayta Bisa Diolah Jadi Pupuk: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:22 WIB

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Marah Itu Wajar, I Hate Everything! Mengajarkannya dengan Cara Lucu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:20 WIB

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan

Kaltim | Senin, 28 September 2026 | 12:19 WIB

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Di Bawah Tol Desari, Kolong Boys Mengajak Anak Muda Berkawan dengan Sampah

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:13 WIB

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

News | Senin, 28 September 2026 | 12:11 WIB

×