- Badan Narkotik Nasional menangkap bandar narkoba berinisial MR di Kampung Bahari, Jakarta Utara, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkotika.
- Pramono mengingatkan seluruh masyarakat agar mengambil pelajaran penting untuk menghindari segala bentuk keterlibatan dalam narkoba.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons terkait penggerebekan bandar narkoba oleh Badan Narkotik Nasional (BNN) di Kampung Bahari, Jakarta Utara.
Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendukung penuh upaya aparat penegak hukum dalam hal pemberantasan narkotika.
"Apapun yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, terutama BNN, kami tentunya akan memberikan support sepenuhnya," kata Pramono kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta pada Kamis (13/8/2026).
Mantan Sekretaris Kabinet itu juga meminta kejadian tersebut menjadi pelajaran untuk seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam oenggunaan obat-obatan terlarang.
"Pelajaran bagi siapa pun untuk tidak terjebak atau pun terlibat dalam persoalan narkoba yang pasti tidak membawa kebaikan di kemudian hari," jelasnya.
Diketahui, BNN meringkus seorang bos narkoba dengan inisial MR atau yang dikenal dengan julukan Bos Gendut pada Rabu, (12/8/2026).
Pada operasi tersebut, sejumlah orang yang diduga loyalis MR juga sempat melakukan perlawanan terhadap aparat. (Reporter: Alif Bintang)