Kemarau 3 Bulan, Warga Grobogan Gali Belik di Dasar Sungai

Alfian Winanto

Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:12 WIB
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
    Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Kangkungan, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]
  • Warga mengangkut galon berisi air yang diambil dari belik di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]

Suara.com - Sejumlah warga mengambil air dari belik yang dibuat di dasar sungai yang mengering di Dusun Ngedat, Desa Ketro, Grobogan, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).

Selama tiga bulan terakhir, warga setempat kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau sehingga terpaksa memanfaatkan air dari belik.

Air dari belik tersebut dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari seperti mencuci, mandi, memenuhi kebutuhan usaha jasa cuci pakaian, dan memberi minum ternak, sedangkan untuk kebutuhan sehari-hari warga harus membeli air.

Di tengah kondisi tersebut, bantuan air bersih terus disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak di Grobogan. Pemerintah bersama berbagai pihak mengoptimalkan distribusi air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau. [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/kye]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MacBook Neo Ubah Standar Laptop Ringan, ADVAN AIR NEO Jawab dengan Intel Wildcat Lake

MacBook Neo Ubah Standar Laptop Ringan, ADVAN AIR NEO Jawab dengan Intel Wildcat Lake

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 07:50 WIB

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

KontraS: Sidang Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus Cuma Sandiwara!

KontraS: Sidang Militer Kasus Air Keras Andrie Yunus Cuma Sandiwara!

News | Rabu, 09 September 2026 | 18:20 WIB

Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Andrie Yunus Mandek, LBH Jakarta Tuding KY Takut Militer

Dugaan Pelanggaran Etik Hakim Kasus Andrie Yunus Mandek, LBH Jakarta Tuding KY Takut Militer

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:43 WIB

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

Perputaran Ekonomi MTQ Nasional di Jateng Diperkirakan Capai Rp1,2 Triliun

News | Rabu, 09 September 2026 | 16:30 WIB

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

33 Juta Warga Dapat Bansos Beras 30 Kg, Pemerintah Siapkan Rp17 Triliun

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:49 WIB

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

Imparsial soal Kasus Andrie Yunus: Ini Bukti Nyata Cacatnya Sistem Peradilan Militer di Indonesia

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:42 WIB

Bagaimana Cara Membedakan Air Mawar Murni dengan Air Mawar Sintetis atau Pewangi?

Bagaimana Cara Membedakan Air Mawar Murni dengan Air Mawar Sintetis atau Pewangi?

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 07:35 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Modus Baru! Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal dengan Truk Tangki Air

Modus Baru! Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal dengan Truk Tangki Air

Video | Selasa, 08 September 2026 | 16:15 WIB

Terkini

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Resmi Rilis, Harga iPhone 18 Pro dan iPhone Duo di Singapura dan AS

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:36 WIB

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

Badan Geologi Tak Perlu Dilebur ke BMKG: Dinilai Bisa Ganggu Fokus Mitigasi Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:35 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik Perlahan ke Level Rp17.512

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Badai Kelelahan dan Cedera Bayangi Persija Jakarta Jelang Pertandingan Kontra Persib

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 09:33 WIB

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar

News | Kamis, 10 September 2026 | 09:27 WIB

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama AI, Meutya Hafid: Kedaulatan Digital Tetap Prioritas

Tekno | Kamis, 10 September 2026 | 09:23 WIB

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Udara Buruk Akibat Karhutla, Sekolah di Kuansing Kembali Belajar dari Rumah

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 09:22 WIB

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Dilirik Aja Dulu, Harga Emas Antam Lagi Meroket Jadi Rp2.625.000/Gram

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:20 WIB

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

IHSG Berhasil Tembus 6.700 Pagi Ini, Cek Saham ANTM

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:16 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Harga Cabai Rawit Merah Nasional Tembus Rp91.000 per Kg, Naik Hampir Rp8.000

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 09:15 WIB

×