Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 07:11 WIB
Berpacu Waktu, Pencarian Korban Gempa Bumi Kolombia Masuk Fase Akhir
Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kolombia, menewaskan ratusan warga dan melumpuhkan transportasi udara nasional. (Antara)
baca 10 detik
  • Gempa bumi magnitudo 7,4 menewaskan 265 jiwa dan merusak puluhan ribu bangunan di Kolombia.
  • Tim SAR berpacu menembus masa kritis 72 jam untuk menyelamatkan ratusan korban hilang.
  • Bantuan internasional dan tanggap darurat pemerintah terus disalurkan ke wilayah terisolasi Choco.

Suara.com - Tim penyelamat bertarung menembus masa kritis 72 jam pertama demi menemukan korban selamat pasca gempa bumi magnitudo 7,4 yang menewaskan 265 jiwa di Kolombia barat. Bencana dahsyat ini melumpuhkan kawasan pemukiman, membendung jaringan komunikasi, serta memaksa puluhan ribu warga mengungsi.

Upaya pencarian korban selamat gempa bumi Kolombia bawah reruntuhan terus berlangsung intensif melintasi malam ketiga sejak guncangan pertama melanda. Masa rentang waktu tiga hari ini dipandang sebagai jendela keberlangsungan hidup paling krusial oleh lembaga kemanusiaan.

Harapan mempertahankan nyawa para korban yang terperangkap sangat bergantung pada ketersediaan air dan makanan di celah reruntuhan. Kendati peluang kian menipis, sinyal kehidupan masih terdeteksi oleh peralatan pemindai tim evakuasi.

Gempa Bumi Kolombia (Al Jazeera)
Gempa Bumi Kolombia (Al Jazeera)

"Kita memasuki fase akhir," kata Walikota Cali Alejandro Eder.

Menurutnya, setiap menit yang berlalu amat menentukan keselamatan jiwa korban di lapangan.

Data resmi pemerintah mengonfirmasi lonjakan jumlah korban jiwa yang meluas di berbagai kota terdampak. Selain korban meninggal, ribuan warga lainnya mengalami luka-luka dan hilang.

"Jumlah korban tewas akibat gempa telah meningkat menjadi 265," kata Presiden Abelardo de la Espriella pada hari Rabu.

Keterangan resmi mencatat sekitar 3.500 orang luka-luka dan hampir 500 warga belum diketahui keberadaannya. Namun, situs pemantauan mandiri berbasis warga mencatat angka pengungsi dan korban hilang jauh lebih tinggi mencapai 4.100 orang.

Dampak kehancuran mencakup runtuhnya 140 bangunan secara total serta rusaknya ribuan pemukiman warga secara meluas. Lebih dari 25.800 keluarga secara keseluruhan terdampak langsung oleh bencana geologi ini.

baca juga

Guncangan dahsyat yang berpusat di San Jose del Palmar wilayah Choco ini menjadi bencana tektonik terkuat di Kolombia dalam beberapa dekade terakhir. Kota-kota utama seperti Cali, Pereira, Manizales, dan Quibdo melaporkan kerusakan paling parah.

Bagaimana Proses Pencarian Korban Selamat Dilakukan?

Prosedur pencarian dilakukan dengan menghentikan seluruh aktivitas mesin secara berkala untuk mendengarkan suara dari bawah tanah. Metode hening total ini diterapkan guna menangkap dentuman atau teriakan korban yang tertimbun.

"Sejauh ini, tiga orang berhasil dikeluarkan dalam keadaan hidup dan tiga orang meninggal," kata Johana Sanchez kepada AFP.

Di tengah puing-puing bangunan, kisah pilu sanak keluarga yang kehilangan anggota famili terus bermunculan. Proses identifikasi korban balita bahkan memerlukan pemeriksaan laboratorium khusus karena keterbatasan dokumen resmi.

Santiago Lloreda menceritakan kepada Reuters bahwa ibunya menyerahkan segalanya untuk merawat bayi itu. Putrinya yang berusia 13 bulan, Salma, belum memiliki data sidik jari sehingga membutuhkan tes DNA untuk proses pencatatan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mereka Balapan dengan 'Malaikat Pencabut Nyawa' Selamatkan Korban Gempa Bumi Kolombia

Mereka Balapan dengan 'Malaikat Pencabut Nyawa' Selamatkan Korban Gempa Bumi Kolombia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Korban Tewas Gempa Kolombia Tembus 180 Jiwa, 200 Orang Hilang dan Korban Luka 2.600 Pasien

Korban Tewas Gempa Kolombia Tembus 180 Jiwa, 200 Orang Hilang dan Korban Luka 2.600 Pasien

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:07 WIB

Kisah Diana 30 Jam Terjebak Timbunan Bangunan Pasca Gempa Bumi Besar Kolombia

Kisah Diana 30 Jam Terjebak Timbunan Bangunan Pasca Gempa Bumi Besar Kolombia

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:28 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×