3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo
3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo (Antara)
baca 10 detik
  • Hujan ekstrem di Prefektur Chiba Jepang menewaskan tiga warga dan memicu status siaga Level 5.

  • Lebih dari 400.000 penduduk mendapat perintah evakuasi ke ratusan tempat penampungan darurat yang disiapkan.

  • Intensitas hujan sejam di Chiba menyamai curah hujan bulanan hingga menyebabkan 45.000 rumah padam listrik.

Suara.com - Hujan lebat tak henti yang menerjang wilayah timur Jepang sejak Kamis hingga Jumat dini hari langsung merenggut tiga korban jiwa. Bencana hidrometeorologi parah ini memaksa Badan Meteorologi Jepang menetapkan status bahaya tertinggi Level 5 untuk area Prefektur Chiba.

Genangan air tinggi membendung seluruh jaringan jalan raya utama dan melumpuhkan aktivitas ribuan penduduk sipil. Pemerintah Kota Chiba bersama Ichikawa langsung menerbitkan imbauan darurat agar warga segera menyelamatkan diri ke tempat aman.

Ancaman tanah longsor berskala besar kini membayangi kawasan pemukiman padat di Chiba maupun Ichihara. Penumpukan massa udara panas berkelembapan tinggi yang menghantam udara dingin di atmosfer atas menjadi pemicu utama kekacauan cuaca ini.

Ilustrasi Hujan (Unsplash/Lala Azizli)
Ilustrasi Hujan (Unsplash/Lala Azizli)

Presipitasi ekstrem diproyeksikan masih terus mengguyur wilayah Chiba dan sekitarnya sepanjang hari. Langkah mitigasi darurat terus dikerahkan guna mengantisipasi kenaikan volume air yang semakin tidak terkendali.

Otoritas Penanggulangan Kebakaran dan Bencana mencatat instruksi evakuasi mendesak telah menyasar lebih dari 400.000 jiwa di Chiba dan Ibaraki. Sementara itu, ancaman banjir di wilayah Saitama dilaporkan mulai menyurut sehingga status siaga setempat resmi dicabut.

Mengapa Badai Kali Ini Sangat Mematikan Bagi Warga?

Kantor Kabinet Jepang mendirikan sedikitnya 200 titik pengungsian resmi yang tersebar di empat prefektur terdampak. Kehadiran posko darurat ini menjadi tumpuan warga yang kehilangan akses jalan serta sarana transportasi umum.

Petugas penyelamat menemukan seorang pria tak bernyawa di tengah kepungan banjir jalanan kawasan Ichikawa. Insiden mematikan lain menimpa wanita berumur 66 tahun yang terjebak di dalam kabin mobilnya di Kota Sakura.

Polisi setempat juga mengonfirmasi kematian pria ketiga yang ditemukan tidak sadarkan diri di tengah genangan air Yachiyo. Tiga nyawa melayang dalam rentang waktu berdekatan akibat terjebak tingginya luapan air.

baca juga

Puluhan kendaraan bermotor mOGOK dan terjebak di tengah kepungan air di berbagai sudut jalan Prefektur Chiba. Tim pemadam kebakaran bekerja ekstra keras merespons panggilan darurat dari pengemudi yang terisolasi di dalam kendaraan.

Semburan air deras muncul dari lubang-lubang saluran pembuangan kota Chiba akibat tak sanggup menampung debit air. Para pekerja malam terpaksa menerjang genangan air setinggi lutut demi bisa sampai ke rumah.

Bagaimana Kondisi Warga yang Terjebak di Lokasi Bencana?

Gedung pemerintah prefektur langsung dialihfungsikan menjadi aula penampungan darurat bagi ratusan warga yang terlantar. Fasilitas publik ini disesaki masyarakat yang tidak bisa melanjutkan perjalanan pulang.

Seorang komuter wanita berusia 34 tahun membagikan pengalamannya saat terisolasi di tengah perjalanannya dari arah Tokyo.

"Kaki saya basah kuyup hingga sebatas lutut. Minimarket dan pos polisi mengalami pemadaman listrik. Saya merasa tidak aman," kata perempuan tersebut.

Ketidakpastian situasi memaksa banyak warga memilih bertahan di dalam ruangan penampungan sementara waktu hingga kondisi membaik.

"Sebenarnya saya ingin menghindari bermalam di sini, tetapi saya harus menunggu hujan reda dan air surut. Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini sebelumnya," ujarnya.

Seberapa Parah Tingkat Kerusakan Akibat Banjir Ekstrem Ini?

Intensitas hujan di Distrik Chuo menorehkan rekor fantastis mencapai 115 milimeter hanya dalam kurun waktu satu jam. Angka tercurah tersebut secara statistik setara dengan akumulasi curah hujan normal sepanjang bulan Agustus.

Jaringan listrik ikut melumpuh total akibat hantaman cuaca buruk yang merusak infrastruktur penting. Anak perusahaan Tokyo Electric Power Company Holdings Inc. melaporkan sekitar 45.000 unit rumah warga Chiba mengalami pemadaman aliran listrik.

Bencana banjir bandang ini menjadi salah satu peristiwa cuaca terburuk yang menghantam kawasan timur Jepang dalam beberapa tahun terakhir. Wilayah Chiba sendiri dikenal sebagai pusat penyangga ekonomi dan pemukiman penting yang berbatasan langsung dengan kawasan metropolitan Tokyo.

Pertemuan dua massa udara berbeda tekanan di atmosfer atas Jepang kini terus dipantau secara ketat oleh para ilmuwan meteorologi. Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi banjir susulan dan tanah longsor yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang

Ha Young Minta Maaf Tertulis Usai Buat Kegaduhan Soal Keluaga Pro-Jepang

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir plus Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater Ground Clearance Tinggi

Cara Membedakan Mobil Bekas Banjir plus Rekomendasi Mobil SUV 7 Seater Ground Clearance Tinggi

Otomotif | Selasa, 11 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik

Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

Jokowi Hadir, Megawati Dipastikan Absen di Sidang Tahunan MPR dan Upacara HUT ke-81 RI di Istana

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

3 Orang Tewas saat Banjir Besar di Chiba Jepang, Hujan Ekstrem Kepung Pinggiran Tokyo

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:51 WIB

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Hilirisasi Ubi Kayu Mulai Berjalan, Tak Hanya Buat Pangan, Tapi untuk Bioetanol

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Sampo Cultusia Black Hair, Ampuh Hitamkan Uban Rambut Dalam Sekali Keramas

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Sosok Mantan Napiter Bom Bali 1 Jack Harun, Sekarang Dikenal Sebagai Akademisi Bergelar Magister

Surakarta | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

Gibran Pilih Naik Maung Pindad ke Sidang Tahunan MPR, Kontras dengan Jokowi yang Pakai BMW Listrik

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Apakah Skin Tint Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Ini 5 Tipsnya agar Awet

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Jamal Mirdad: 17 Agustus Harus Dirayakan Bersama Presiden, Berharap Indonesia Makin Hebat

Jamal Mirdad: 17 Agustus Harus Dirayakan Bersama Presiden, Berharap Indonesia Makin Hebat

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:38 WIB

×