- Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa konsep ekonomi Prabowonomics sebenarnya berasal dari pemikiran Marhaenisme Bung Karno.
- Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato dalam penyampaian Nota Keuangan di gedung DPR pada Jumat, 14 Agustus 2026.
- Prabowo menyampaikan terima kasih khusus kepada PDIP karena telah terjalin kerja sama sinergis antara pemerintah dan DPR.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan konsep ekonomi yang selama ini dikenal sebagai Prabowonomics sebenarnya tidak terlepas dari Marhaenisme, pemikiran Presiden ke-1 RI Soekarno atau Bung Karno.
Prabowo menegaskan hal tersebut saat menyampaikan ucapan terima kasih untuk PDI Perjuangan atau PDIP dalam pidato penyampaian Nota Keuangan di DPR.
Prabowo menyampaikan terima kasih karena saat ini sudah ada kerja sama yang sangat sinergis antara pemerintah dan DPR.

"Ini tidak berarti bahwa tidak ada demokrasi. Kita harus ada demokrasi, kita harus diawasi, kita harus dikritik, tapi kita harus kerja cepat untuk rakyat kita," kata Prabowo, Jumat (14/8/2026).
"Dan ini saya kira sudah dihasilkan oleh DPR RI sekarang ini. Saya terima kasih dan terima kasih khusus sekali lagi untuk PDIP," sambung Prabowo.
Prabowo kemudian menekankan bahwa konsep ekonomi Prabowonomics sebenarnya merupakan Marhaenisme. Menurutnya, pemikiran yang erat kaitannya dengan Bung Karno tersebut tentu membuat PDIP tidak akan sulit untuk ikut memberikan dukungan.
"Sebenarnya ini bukan Prabowonomics, ini Marhaen ini. PDIP susah tidak mendukung ini lho," kata Prabowo.