Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:53 WIB
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami usai gempa magnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (BMKG)
baca 10 detik
  • BMKG resmi mengakhiri peringatan dini tsunami pasca gempa M 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur.

  • Getaran gempa dirasakan meluas hingga Pulau Flores, Sumba, Adonara, serta wilayah Solor.

  • Wilayah Ngada utara sempat berstatus waspada sebelum BMKG memastikan kondisi perairan kembali aman.

Suara.com - BMKG resmi mencabut peringatan dini tsunami setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 menghentak wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi. Kepastian ini mengonfirmasi bahwa ancaman gelombang laut berbahaya akibat guncangan dahsyat tersebut kini telah reda sepenuhnya.

"Peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa kekuatan 7,7 hari ini pukul 04.58 WIB dinyatakan telah berakhir," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto di Jakarta, Sabtu.

Keputusan pengakhiran status darurat ini membuktikan efektivitas sistem deteksi cepat Indonesia dalam merespons potensi bencana pesisir secara real-time. Warga di kawasan pesisir Flores hingga Sumba kini bisa bernapas lega setelah sempat berada dalam bayang-bayang ancaman tsunami.

Dua warga meninggal dunia di Sikka akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo NTT. (Antara)
Dua warga meninggal dunia di Sikka akibat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nagekeo NTT. (Antara)

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap menyaring informasi resmi dan tidak terpancing isu simpang siur yang beredar di media sosial. Pihak berwenang berjanji akan terus memantau pergerakan tektonik di wilayah tersebut secara berkala.

"Demikian informasi terakhir disampaikan oleh sistem peringatan dini tsunami Indonesia, kecuali ada informasi baru," kata Wijayanto.

Bagaimana Kronologi Peringatan Tsunami Diaktifkan?

Pihak BMKG awalnya mengaktifkan status peringatan dini tingkat pertama tak lama setelah gempa awal M 7,0 terdeteksi oleh sensor seismik. Wilayah Ngada bagian utara sempat menyalakan alarm waspada dengan perkiraan kedatangan gelombang air laut sekitar pukul 05.01 WIB.

Parameter guncangan kemudian diperbarui menjadi magnitudo 7,7 seiring masuknya data pendukung yang lebih akurat dari jaringan stasiun gempa. Kendati skala gempa meningkat tajam, pemantauan muka air laut tidak menunjukkan adanya lonjakan gelombang yang merusak.

Rentetan gempa susulan dilaporkan masih terus berlanjut hingga pukul 07.02 WITA di beberapa titik wilayah NTT. Getaran merata dirasakan oleh penduduk di seluruh Pulau Flores, sebagian Pulau Sumba, hingga wilayah kepulauan Adonara dan Solor.

baca juga

Wilayah Nusa Tenggara Timur sendiri berada di atas zona patahan aktif yang mempertemukan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Kondisi geologis inilah yang menjadikan kawasan kepulauan tersebut sangat rentan terhadap guncangan gempa dangkal berpotensi tsunami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Terkini

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Masuk 6 Terburuk di Dunia

News | Selasa, 29 September 2026 | 07:17 WIB

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

7 Penyebab Parfum Terasa Menyengat Bikin Pusing di Awal Semprotan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 07:14 WIB

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Terbukti Sekarang di Timnas Indonesia, Ini Kelemahan Taktik John Herdman Saat Melatih Kanada

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Jawa Timur Jadi Raja Tembakau, Produksi Tembus 148,77 Ribu Ton

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 07:00 WIB

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

Reklame Roboh Timpa 3 Bangunan di Bandung, 4 Orang Sempat Terjebak

News | Selasa, 29 September 2026 | 06:51 WIB

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

4 Zodiak Beruntung 29 September 2026: Hoki dan Kelimpahan di Depan Mata

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:46 WIB

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

×