Istana ke Rakyat: Pidato Prabowo soal Susanah Pengupas Bawang Jangan 'Digoreng'

Bernadette Sariyem

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:46 WIB
Istana ke Rakyat: Pidato Prabowo soal Susanah Pengupas Bawang Jangan 'Digoreng'
Hasan Nasbi, Penasihat Presiden Bidang Komunikasi.
baca 10 detik
  • Penasihat Presiden Hasan Nasbi meminta masyarakat tidak memperdebatkan pidato Prabowo mengenai upah pengupas bawang.
  • Prabowo sebelumnya mengklaim Susanah mendapat upah Rp 700 ribu dalam pidato kenegaraan di DPR RI pada 14 Agustus 2026.
  • Faktanya, Susanah merupakan buruh penjahit kain perca berpenghasilan Rp 700 perak dan hidup di bawah garis kemiskinan.

Suara.com - Hasan Nasbi, Penasihat Presiden Bidang Komunikasi, meminta masyarakat tidak "menggoreng" pidato Prabowo soal upah pengupas bawang bernama Susanah mencapai Rp 700 ribu per kilogram.

Untuk diketahui, saat pidator kenegaraan di DPR RI, Jumat (14/8) pekan lalu, Prabowo membawa seorang pengupas bawang bernama Susanah untuk mengklaim rakyat telah sejahtera lantaran berupah Rp 700 ribu untuk mengupas 1 kilogram bawang.

Tapi belakangan diketahui, Susanah bukan pengupas bawang, melainkan buruh penjahit kain perca. Itu pun upahnya hanya Rp 700 perak per kilo kain. Susanah diketahui masih hidup di bawah garis kemiskinan.

Tapi, Hasan Nasbi berkilah, masyarakat jangan terjebak pada perdebatan sepotong kalimat presiden.

"Kita itu harus berpikir substantif dari pidato besar presiden. Yang satu kalimat, dua kalimat digoreng itu, saya rasa, harus belajar tidak terfokus," kata Hasan Nasbi di sela-sela peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, Senin (17/8/2026).

Ia mengatakan, pidato Prabowo harus dimaknai secara utuh, bukan mendebat kalimat-kalimatnya sepotong.

Hasan menilai, fenomena viralnya cuplikan pidato tersebut merupakan dampak dari cara kerja konten di era digital yang sering kali kehilangan konteks.

Susanah, ibu asal Bogor yang disebut dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo. [YouTube/ Sekretariat Presiden]
Susanah, ibu asal Bogor yang disebut dalam pidato kenegaraan Presiden Prabowo. [YouTube/ Sekretariat Presiden]

Lebih lanjut, Hasan mengaitkan polemik ini dengan cara kerja algoritma media sosial yang cenderung memicu viralitas pada hal-hal yang bersifat kontroversial atau anomali.

Menurutnya, publik perlu melatih diri agar tidak mudah terdistraksi dan diombang-ambingkan oleh narasi-narasi pendek yang sengaja dipisahkan dari narasi besarnya.

baca juga

Ia mengingatkan, fokus pada detail kecil yang kemungkinan merupakan kesalahan teknis atau data, dapat mengaburkan visi besar pemerintah yang sedang dipaparkan kepada rakyat.

"Itu kan soal algoritma. Satu atau dua kalimat. Tapi coba pikirkan substansinya, gagasan besar yang ada dalam pidato presiden," kata dia.

Dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR pada Jumat (14/8/2026) lalu, Presiden Prabowo sebenarnya bermaksud menunjukkan bukti nyata keberhasilan program perlindungan sosial.

Kondisi rumah Susanah yang beralamat di RT 01 RW 04, Kampung Ciuncal, Situsari, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Dziharul Islam Nusantara/Suara.com].
Kondisi rumah Susanah yang beralamat di RT 01 RW 04, Kampung Ciuncal, Situsari, Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor, Jawa Barat. [Dziharul Islam Nusantara/Suara.com].

Presiden menghadirkan sejumlah masyarakat biasa, termasuk Susanah asal Kabupaten Bogor, untuk membuktikan bahwa kebijakan seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako memberikan dampak langsung bagi warga yang membutuhkan.

Dalam cuplikan pidato yang memicu perdebatan tersebut, Presiden Prabowo menyatakan:

“Ibu Susanah dari Kabupaten Bogor hadir bersama kita. Dia adalah buruh harian mengupas bawang berupah Rp 700 ribu per kilogram. Program Keluarga Harapan dan Program Sembako membantu menjaga pendidikan anak-anak Ibu Susanah," ujar Prabowo saat pidato.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Pengupas Bawang, Berapa Upah Susanah Sebagai Penjahit Kain Majun?

Bukan Pengupas Bawang, Berapa Upah Susanah Sebagai Penjahit Kain Majun?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:51 WIB

Cerita Warga Berebut Tiket Upacara di Istana, Rela Datang dari Jauh dan Pakai Baju Adat Solo

Cerita Warga Berebut Tiket Upacara di Istana, Rela Datang dari Jauh dan Pakai Baju Adat Solo

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:38 WIB

Bukan Pengupas Bawang Tapi Penjahit Kain Majun, Profil Susanah Ibu Tangguh dari Bogor

Bukan Pengupas Bawang Tapi Penjahit Kain Majun, Profil Susanah Ibu Tangguh dari Bogor

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:37 WIB

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Korut Trending Topic Gegara Foto Prabowo Berkibar di Langit, Apa Hubungannya?

Entertainment | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:18 WIB

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:57 WIB

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Tiga Dara | 81 Tahun Indonesia, Seperti Apa Arti Merdeka Hari Ini?

Video | Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Pertamina EP Temukan Lapisan Produktif Baru di PALI, Sumur BNG-082 Hasilkan Minyak dan Gas

Pertamina EP Temukan Lapisan Produktif Baru di PALI, Sumur BNG-082 Hasilkan Minyak dan Gas

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 21:55 WIB

×