Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?

Muhamad Yasir

Selasa, 18 Agustus 2026 | 17:16 WIB
Minta Polisi Buka Barikade, Mahasiswa: Bapak Nggak Capek Lindungi Pejabat yang Enak di Istana?
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung berhadapan dengan massa demo mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI. [Suara.com/Alif]
baca 10 detik
  • Ribuan mahasiswa UI menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung UOB Jakarta.
  • Massa mahasiswa berdebat dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat karena tertahan barikade saat hendak menuju Bundaran HI.
  • Kapolres melarang massa bergerak ke Bundaran HI dan hanya menyediakan satu lajur Jalan Sudirman.

Suara.com - Debat panas mewarnai aksi mahasiswa di depan Gedung UOB, Jakarta, Selasa (18/8/2026). Ribuan mahasiswa yang hendak menuju Bundaran HI tertahan barikade polisi hingga terjadi adu argumen dengan aparat.

Suasana memanas ketika seorang mahasiswa berhadapan langsung dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung. Mahasiswa tersebut meminta polisi membuka barikade agar massa dapat melanjutkan aksi ke Bundaran HI.

Tak hanya meminta akses dibuka, mahasiswa itu juga mempertanyakan alasan aparat menghalangi mereka menuju titik aksi yang telah ditentukan.

"Kami mau ke HI, pak. Daripada kita lama-lama di sini, kami menyampaikan aspirasi di HI. Dan pihak yang kami serang hari ini bukan kepolisian, pak. Tapi pejabat. Emang bapak enggak capek dengan anggota bapak hari ini melindungi pejabat yang enak-enak di Istana Negara" kata mahasiswa saat melakukan negosiasi.

Nada suara mahasiswa sempat meninggi. Ia bahkan mengaku kasihan melihat polisi yang menurutnya harus berhadapan dengan masyarakat saat mengamankan aksi.

Sementara itu, Reynold menegaskan aparat tetap menghormati hak mahasiswa untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Namun, ia bersikukuh tidak mengizinkan massa bergerak ke Bundaran HI.

Menurut Reynold, polisi telah menyediakan satu lajur Jalan Sudirman sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi. Ia meminta massa tetap menjalankan aksi tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban.

"Kami di sini menjaga keamanan dan ketertiban. Lakukan perjuangan aspirasi rekan-rekan tanpa mencederai apa pun perbuatan yang rekan-rekan lakukan," kata Reynold kepada massa aksi.

Perdebatan tersebut berlangsung ketika massa mahasiswa terus bertahan di depan barikade polisi.

baca juga

Mereka tetap meminta akses menuju Bundaran HI, sementara aparat mempertahankan posisi untuk mencegah massa melanjutkan perjalanan.

Iring-iringan massa aksi dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) sempat tertahan saat hendak memasuki Jalan RM Margono Djojohadikoesomo atau di depan Graha BNI. (Suara.com/Alif
Iring-iringan massa aksi dari mahasiswa Universitas Indonesia (UI) sempat tertahan saat hendak memasuki Jalan RM Margono Djojohadikoesomo atau di depan Graha BNI. (Suara.com/Alif)

Bawa Delapan Tuntutan

Aksi mahasiswa ini digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar aksi di kawasan Bundaran HI. Mereka membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan persoalan politik, ekonomi, hukum, hingga kesejahteraan masyarakat.

Ada delapan tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut:

1. Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri;
2. Menghentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN);
3. Mewujudkan reforma agraria sejati;
4. Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
5. Mengevaluasi total PSN serta menghentikan MBG dan KDMP;
6. Menghentikan pemusatan kekuasaan, pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), dan mengembalikan otonomi daerah;
7. Menetapkan status bencana nasional untuk wilayah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana;
8. Menghentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan YON TP.

Hingga perdebatan berlangsung, massa mahasiswa masih tertahan di depan Gedung UOB dan belum diperbolehkan melanjutkan aksi menuju Bundaran HI.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!

Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Terkini

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, 33 di Antaranya dari Mancanegara

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:06 WIB

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

DPR Sentil Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak Terkait Wacana Audit Forensik Dana Haji

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Nekat Terobos Rel Tanpa Palang, Mobil Dihantam KA di Lumajang: Pengemudi Lolos dari Maut

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Review Serial Ted Lasso Season 2: Kehangatan Komedi yang Menyentuh Jiwa

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

Pengamen Terobos Mikrotrans Kampung Melayu, Transjakarta Ingatkan Larangan Keras di Seluruh Armada

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Kementerian ESDM Evaluasi Harga Pertamax Cs, Ada Peluang Naik di Oktober 2026

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Secangkir Kopi Muhammadiyah dan Cerita Kehangatan Bersama Rudy Susmanto di Leuwiliang

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Sasis Bawah Innova Reborn Dilas Plat Besi demi Sabu 27 Kg, Dua Kurir Terancam Hukuman Mati

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

IHSG Tembus Lagi Level 6.000, Saham GOTO Kembali Melonjak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:50 WIB

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:48 WIB

×