Sindir Gaya Soeharto Baru, BEM UI Minta Prabowo Berhenti Pidato dan Dengar Suara Rakyat

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:07 WIB
Sindir Gaya Soeharto Baru, BEM UI Minta Prabowo Berhenti Pidato dan Dengar Suara Rakyat
Foto Prabowo Berkibar di Udara Saat HUT RI ke-81, Atraksi Kopassus Tuai Sorotan Publik [Tangkap layar X]
baca 10 detik
  • BEM UI mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai memusatkan kekuasaan.
  • Program beranggaran besar memicu pemangkasan Transfer ke Daerah sehingga beberapa daerah terpaksa menaikkan pajak pendapatan.
  • Mahasiswa meminta Presiden mengurangi pidato bernada merendahkan dan lebih fokus mendengarkan serta bekerja untuk masyarakat.

Suara.com - Kritik keras terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto disuarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI).

Mahasiswa menilai sejumlah kebijakan pemerintah menunjukkan kecenderungan kekuasaan yang semakin terpusat, bahkan mengingatkan pada gaya pemerintahan Presiden Soeharto di era Orde Baru.

Kepala Bidang Sosial Politik BEM UI Muhammad Hafizh Hernanda menyampaikan kritik tersebut saat aksi unjuk rasa di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026).

Menurut Hafizh, kecenderungan tersebut dapat dilihat dari sejumlah program pemerintah yang membutuhkan anggaran besar.

Ia menyebut Makan Bergizi Gratis (MBG), Patriot Bond, Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda hingga Universitas Republik Indonesia (URI).

"Kita bisa lihat dari berbagai macam kebijakan-kebijakannya. MBG, Patriot Bond, KDMP, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda dan URI," ungkapnya.

Hafizh menilai besarnya anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan berbagai program tersebut berpotensi mengorbankan kepentingan pemerintah daerah.

Salah satu persoalan yang disorot adalah kebijakan Transfer ke Daerah (TKD).

Menurutnya, pemangkasan TKD menunjukkan adanya ketidakpercayaan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah. Dampaknya, sejumlah daerah disebut harus mencari sumber pendapatan lain, termasuk dengan menaikkan pajak.

baca juga

"Ini menyedihkan. Ada ketidakpercayaan pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, padahal pemda sama-sama berguna dengan pemerintah pusat. Bayangkan, ini yang terjadi di Pati, ketika TKD mereka dipotong dan akhirnya mereka menaikkan pajak," ucapnya.

Mahasiswa berunjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mahasiswa berunjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Minta Prabowo Tak Banyak Pidato

Kritik mahasiswa tidak berhenti pada kebijakan anggaran. Hafizh juga menyoroti gaya komunikasi Prabowo yang dinilai kerap menggunakan istilah yang merendahkan kelompok tertentu.

Ia meminta Presiden lebih banyak bekerja dan mendengarkan suara masyarakat daripada menghabiskan energi untuk berpidato.

"Kerja yang benar. Jangan sampai teman-teman pers dipanggil Londo Ireng, teman-teman mahasiswa dipanggil mahasewa. Kami nggak butuh Soekarno yang pidato bla, bla. Kami butuh pemimpin yang mendengarkan kami," tegas Hafizh.

Hafizh menyampaikan kritik tersebut sebagai bagian dari aspirasi mahasiswa dalam aksi unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta. Aksi tersebut berakhir dalam kondisi damai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

Polisi Tangkap Mahasiswa Bawa Pisau dan Sopir Ambulans Simpan Golok Saat Demo di Menara UOB

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

Respons Sorotan Netizen, Istana Ungkap Makna Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI ke-81

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×