Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:02 WIB
Kata Damai AS - Iran Main Jauh, Donald Trump Putus Komunikasi soal Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali membuka kemungkinan untuk mencalonkan diri dalam Pilpres AS 2028. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Donald Trump menegaskan tidak ada negosiasi yang sedang berlangsung atau dijadwalkan dengan pihak Iran.

  • Pemerintah Amerika Serikat mengubah strategi militer dari serangan cepat menjadi tekanan jangka panjang.

  • Blokade di Selat Hormuz masih berlaku ketat meski jalur pelayaran tetap dinyatakan aman.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat secara resmi menutup pintu dialog dengan Iran dan memilih memperketat tekanan ekonomi melalui jalur maritim. Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa seluruh agenda pembicaraan diplomatik dengan Tehran saat ini telah dibatalkan sepenuhnya.

Perubahan manuver ini menandai pergeseran drastis strategi Washington dari ancaman gempuran militer langsung menuju taktik pemblokiran jangka panjang. Kebijakan anyar tersebut diambil tepat ketika hubungan komunikasi kedua negara sebenarnya sempat berada di titik paling aktif.

Keputusan menutup ruang diplomasi sekaligus mempertegas posisi Gedung Putih untuk melumpuhkan potensi perlawanan Iran secara perlahan. Langkah ini diambil di tengah upaya pengamanan ketat lalu lintas maritim di wilayah Timur Tengah.

Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)
Pesawat tempur di dekat Selat Hormuz (FlightRadar24)

Trump mengklaim operasi militer di kawasan perairan vital tersebut berjalan efektif tanpa hambatan operasional. Jalur perdagangan energi dunia dipastikan tetap dibuka di bawah pengawasan ketat armada tempur Washington.

"Tidak ada pembicaraan atau percakapan yang sedang berlangsung, atau dijadwalkan, dengan Republik Islam Iran," tulis Trump pada platform Truth Social miliknya.

Bagaimana Kondisi Terkini di Selat Hormuz?

Pengawasan armada laut Amerika Serikat di perairan strategis tersebut dipastikan masih berlanjut tanpa batas waktu yang ditentukan. Petugas militer juga telah mengamankan area perairan dari potensi bahaya ledakan bawah air.

"Blokade Angkatan Laut tetap berlaku penuh dan efektif. Selat Hormuz terbuka dan beroperasi. Semua ranjau air telah disingkirkan atau diledakkan," tambah Trump.

Instruksi pembekuan diplomasi ini disampaikan langsung oleh Trump kepada tim juru runding utamanya. Para utusan khusus yang meliput Wakil Presiden JD Vance, Steve Witkoff, dan Jared Kushner diminta menghentikan seluruh kontak.

baca juga

Langkah penghentian dialog ini terbilang mendadak karena sebelumnya sempat muncul sinyal positif dari proses komunikasi kedua belah pihak. Penasihat senior Washington bahkan sempat mencatat adanya kemajuan interaksi sebelum perintah pembekuan diterbitkan.

Gedung Putih kini beralih dari pendekatan serangan mendadak menjadi strategi penekanan bertahap secara konsisten. Pendekatan baru ini dirancang untuk mencekik ruang gerak ekonomi dan militer lawan dibanding melakukan pengeboman terbuka.

Mengapa Hubungan AS dan Iran Kembali Memanas?

Misi diplomatik AS di kawasan Timur Tengah sebenarnya masih terus berjalan untuk menangani berbagai krisis regional. Kushner diketahui sempat melakukan kunjungan kerja ke Israel guna menemui Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terkait situasi Gaza.

Pasca pertemuan di Israel, tim utusan sempat menilai hubungan komunikasi antara Washington dan Tehran sudah berjalan sangat intens. Namun, dinamika geopolitik yang cepat berubah membuat kesepakatan damai sulit dipertahankan.

Ketegangan terbaru ini merupakan kelanjutan dari runtuhnya rangkaian proses perdamaian yang sempat disepakati sebelumnya. Kedua negara padahal telah menyetujui gencatan senjata pada April serta menandatangani nota kesepahaman pada Juni untuk mengakhiri konflik.

Kesepakatan bersejarah tersebut akhirnya kandas pada bulan lalu setelah diwarnai aksi saling serang antar kedua belah pihak. Trump sempat menghentikan gelombang pemboman secara mendadak demi membuka peluang pemulihan perjanjian, sebelum akhirnya memutuskan menghentikan total seluruh negosiasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Intelijen Israel Shock! Stok Rudal Balistik Iran Kembali Melimpah, Padahal Baru Perang Lawan AS

Intelijen Israel Shock! Stok Rudal Balistik Iran Kembali Melimpah, Padahal Baru Perang Lawan AS

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:32 WIB

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:33 WIB

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

Lagi Panas Perang Iran, Donald Trump Dikabarkan Mau Bertemu Kim Jong Un

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Terkini

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Sepatu Ortuseight Hyperblast 2.1 Cocok untuk Apa? Cek Teknologi dan Harganya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jejak Garang Spesialis Reserse, Irjen Hengki Resmi Duduki Kursi Kapolda Jabar

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Siskaeee Teriak Fasis soal RUU Penyiaran Ancaman bagi Kebebasan Pers, Rocky Gerung Kena Sentil

Siskaeee Teriak Fasis soal RUU Penyiaran Ancaman bagi Kebebasan Pers, Rocky Gerung Kena Sentil

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:39 WIB

35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi

35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten

Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Presiden Prabowo Ditantang Politikus Malaysia Buka Perusahaan Besar yang Terlibat Karhutla

Presiden Prabowo Ditantang Politikus Malaysia Buka Perusahaan Besar yang Terlibat Karhutla

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tarif Transjakarta Bakal Naik Mulai 2027, Gubernur Pramono Ungkap Alasannya

Tarif Transjakarta Bakal Naik Mulai 2027, Gubernur Pramono Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap

Kisah Terakhir Hardiansyah, Ojol Palembang dengan Asma yang Meninggal di Tengah Asap

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:16 WIB

Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal

Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:15 WIB

×