- Dua Warga Negara Asing melakukan tindakan asusila di halaman rumah warga Bali pada Jumat malam.
- Polres Badung menyelidiki kejadian viral tersebut dan berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengidentifikasi pelaku.
- Petugas kepolisian saat ini masih memburu kedua pelaku guna menentukan langkah hukum selanjutnya.
Suara.com - Aksi dua warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan tindakan asusila di halaman rumah warga di kawasan Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, viral di media sosial.
Peristiwa tersebut kini ditangani Polres Badung. Polisi memburu kedua WNA yang terekam kamera pengawas dan berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk mengungkap identitas keduanya.
Pejabat Sementara (Pjs) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti mengatakan, polisi mengetahui kejadian tersebut setelah rekaman aksinya beredar di Instagram.
Berdasarkan pengecekan di lokasi, kejadian sebenarnya berlangsung pada Jumat (21/8) sekitar pukul 18.29 WITA. Kedua WNA tersebut masuk ke halaman rumah warga dan melakukan tindakan asusila di area dekat pintu pagar.
Polisi kemudian mengumpulkan bahan keterangan serta memeriksa CCTV di sekitar lokasi. Rekaman menunjukkan seorang WNA laki-laki dan perempuan masuk ke halaman rumah tersebut dan melakukan perbuatan tersebut beberapa kali hingga sekitar pukul 18.43 WITA.
Aksi itu bahkan sempat diketahui seorang warga yang keluar rumah untuk menghaturkan sesajen. Warga tersebut terkejut dan sempat meneriaki kedua WNA agar menghentikan perbuatannya.
Namun, teguran itu tidak dihiraukan. Warga kemudian masuk kembali ke rumah dan menyampaikan kejadian tersebut kepada anak pemilik rumah untuk diteruskan kepada pemilik rumah.
Tidak lama kemudian, sekitar pukul 18.44 WITA, kedua WNA meninggalkan lokasi dengan berjalan kaki ke arah barat. Pemilik rumah yang sedang menuju kediamannya bahkan sempat berpapasan dengan keduanya di ujung gang.
Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengidentifikasi kedua WNA berdasarkan rekaman CCTV. Dari identifikasi awal, WNA laki-laki diketahui merupakan warga negara Australia.
"Saat ini masih dilakukan pencarian dan identifikasi lebih lanjut, termasuk terhadap WNA perempuan," kata Inastuti.
Meski tidak menyebabkan kerugian materiil maupun nonmateriil, pemilik rumah mengaku merasa tidak nyaman karena pekarangannya digunakan untuk melakukan tindakan asusila. Pemilik rumah juga berencana menggelar upacara pembersihan.
Polsek Kuta Utara kini melanjutkan proses identifikasi untuk mengetahui keberadaan dan identitas kedua WNA tersebut. Polisi juga akan menentukan langkah hukum berdasarkan hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.