Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Agustus 2026 | 14:38 WIB
Bangladesh Krisis Gas, Industri Tekstil Lumpuh Hingga Pangan Nasional Terancam
ILUSTRASI warga Bangladesh [Mahmud Zaman Ovi / AFP]
baca 10 detik
  • Krisis gas melumpuhkan enam pabrik pupuk dan ratusan industri tekstil utama di Bangladesh.

  • Penurunan produksi sumur tua dan terhambatnya impor memicu pemadaman listrik massal nasional.

  • Kurangnya investasi eksplorasi gas masa lalu menjadi pemicu utama keterpurukan energi Bangladesh.

Suara.com - Krisis gas bumi yang makin parah di Bangladesh kini merembet ke sektor-sektor vital, mulai dari penutupan pabrik pupuk nasional hingga terganggunya industri tekstil ekspor. Penurunan tajam produksi sumur-sumur tua yang tak tertangani serta hambatan pasokan impor dari Timur Tengah menjadi pemicu utama kelumpuhan energi nasional ini.

Kondisi ini menciptakan gejolak multidimensi yang merusak tatanan ekonomi masyarakat lokal secara mendasar. Dampak terburuknya terlihat langsung pada terhentinya produksi pupuk urea domestik yang mengancam sektor pertanian bagi 170 juta jiwa penduduk.

Salah satu dampaknya terlihat mendalam pada Pabrik Pupuk Ashuganj milik pemerintah yang telah berhenti beroperasi total sejak Maret 2025. Fasilitas raksasa yang dulu mempekerjakan lebih dari 1.200 orang dan menghasilkan lebih dari 1.000 ton pupuk per hari tersebut kini hanya menyisakan struktur bangunan yang berkarat.

"Hanya kerangka pabrik yang tersisa," kata Md Bazlur Rashid, 59 tahun, yang menghabiskan seluruh masa kerjanya di Ashuganj, yang dibangun di dekat lapangan gas Titas di wilayah timur.

"Pabrik ini telah kehilangan nyawanya."

Ashuganj merupakan satu dari enam pabrik pupuk urea utama yang terpaksa gulung tikar atau membatasi aktivitas operasionalnya akibat kelangkaan gas.

Pemimpin serikat buruh Md Abu Kawsar menyatakan bahwa penutupan pabrik-pabrik tersebut telah merenggut mata pencaharian para pekerja sekaligus mengancam industri yang berkaitan langsung dengan ketahanan pangan.

"Anda tidak bisa begitu saja membiarkan pabrik-pabrik ini menganggur dan membiarkannya rusak," katanya kepada AFP.

"Membangkitkan kembali pabrik-pabrik ini juga dapat membantu menghemat devisa."

baca juga

Efek domino krisis energi ini merembet ke ratusan fasilitas manufaktur lain, termasuk industri tekstil yang memangkas volume produksi atau tutup total. Padahal, Bangladesh berstatus sebagai eksportir pakaian jadi terbesar kedua di dunia yang menyumbang sekitar 80 persen dari total pendapatan ekspor negara.

Pembangkit listrik berbasis gas ikut terseok-seok memenuhi kebutuhan nasional sehingga memicu pemadaman listrik secara berkala di berbagai daerah. Pemerintah bahkan telah memberlakukan kebijakan penghematan energi sejak Agustus, termasuk menginstruksikan pusat perbelanjaan untuk tutup satu jam lebih awal.

Pembangkit listrik, sektor industri, dan pembangkit listrik mandiri secara keseluruhan mengonsumsi lebih dari tiga perempat total pasokan gas Bangladesh.

Sektor rumah tangga yang menyerap sekitar sepersepuluh dari total konsumsi gas nasional pun ikut terdampak parah oleh krisis ini.

"Kami tidak mendapatkan gas setetes pun sepanjang malam," ujar seorang ibu rumah tangga, Nargis Begum (50), yang tinggal di dekat lokasi pabrik Ashuganj.

"Lalu terkadang teknologinya terlalu rendah tekanannya. Kami tidak bisa menyalakan dua kompor secara bersamaan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngebet Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Mau Jadikan Timnas Indonesia Target Pemanasan

Ngebet Ikut FIFA ASEAN Cup 2026, Bangladesh Mau Jadikan Timnas Indonesia Target Pemanasan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 10:44 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:15 WIB

Terkini

Four Hands Two Sonatas Tamat, Ini 5 Kejanggalan yang Masih Belum Terjawab

Four Hands Two Sonatas Tamat, Ini 5 Kejanggalan yang Masih Belum Terjawab

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Health | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:26 WIB

4 Shio yang Bakal Raih Kesuksesan dan Keberuntungan Pada 11 Oktober 2026

4 Shio yang Bakal Raih Kesuksesan dan Keberuntungan Pada 11 Oktober 2026

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:24 WIB

Keunggulan HOCl Spray untuk Redakan Jerawat Pemilik Kulit Sensitif

Keunggulan HOCl Spray untuk Redakan Jerawat Pemilik Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:19 WIB

Komitemen Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Metro Jaya Buka Nomor WA untuk Aduan Warga

Komitemen Tingkatkan Pelayanan, Kapolda Metro Jaya Buka Nomor WA untuk Aduan Warga

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong

Nggak Perlu Mahal, Healing Duduk di Taman Kota Sambil Baca Buku Ternyata Bikin Pikiran Plong

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua

Ironi Kursi Pejabat: Cukup Pintar Bicara, Keahlian Nomor Dua

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:10 WIB

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

6 Medali Asian Games 2026 Jadi Momentum Penguatan Pembinaan Bulu Tangkis Indonesia

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang

Tekan Risiko Kecelakaan! Petugas Bersertifikat Disiagakan di 5 Perlintasan Rel Bekasi dan Tangerang

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:01 WIB

×