Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini

Vania Rossa, Adiyoga Priyambodo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:20 WIB
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Membentang di Depan Gedung DPR RI Pagi Ini
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Mulai Membentang di Depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Adiyoga)
baca 10 detik
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu bersama pengemudi ojek online berunjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis pagi, 27 Agustus 2026.
  • Massa aksi menyampaikan tuntutan tegas agar DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset dan menerapkan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
  • Aparat keamanan bersiaga mengawal aksi damai tersebut, sementara lalu lintas di sekitar lokasi dialihkan dari arah Jakarta Convention Center.

Suara.com - Suasana di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat mulai dipenuhi massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) pada Kamis (27/8/2026) pagi.

Menginap di area sekitar Gedung DPR RI sejak semalam, massa tampak sudah memadati area di depan pintu gerbang utama.

Aksi unjuk rasa ini membawa tuntutan yang sangat tegas terkait upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

Berbagai spanduk raksasa bertuliskan desakan untuk segera mengesahkan RUU Perampasan Aset mulai terbentang di pagar besi gedung wakil rakyat tersebut.

Tuntutan Hukum Mati Koruptor Mulai Membentang di Depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Adiyoga)
Tuntutan Hukum Mati Koruptor Mulai Membentang di Depan Gedung DPR RI. (Suara.com/Adiyoga)

Tak hanya soal aset, massa juga dengan lantang menyuarakan tuntutan agar hukuman mati segera diterapkan bagi para pelaku korupsi.

Sang koordinator aksi, Supriyono yang akrab disapa Botok, terlihat sibuk mengonsolidasikan massa sejak fajar menyingsing.

Uniknya, massa dari daerah ini tidak bergerak sendirian dalam menyuarakan aspirasi mereka di ibu kota.

Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dan warga Jabodetabek terlihat ikut merapatkan barisan di lokasi kejadian.

Kehadiran elemen masyarakat lokal ini memberikan dukungan moral yang signifikan bagi massa yang datang jauh dari Kabupaten Pati.

baca juga
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Suara.com/Adiyoga)
Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok. (Suara.com/Adiyoga)

Supriyono pun menyampaikan apresiasinya atas bantuan dan solidaritas yang diberikan oleh berbagai pihak sejak mereka tiba.

"Terima kasih kepada rekan-rekan ojol dan masyarakat Jabodetabek yang sudah membantu dan mendampingi dari semalam di depan DPR," ujarnya.

Tak lupa, Supriyono mewakili rekan-rekannya di Pati kembali menyampaikan komitmen untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

Gelombang massa diperkirakan akan terus bertambah seiring berjalannya waktu menjelang siang hari.

Aparat keamanan juga sudah mulai bersiaga di sekitar lokasi untuk mengawal jalannya penyampaian aspirasi.

Lalu lintas di depan Gedung DPR RI juga sudah dialihkan, dengan penutupan jalan mulai dilakukan dari depan Jakarta Convention Center (JCC).

Masyarakat pun ikut membawa harapan besar agar para wakil rakyat segera merespons tuntutan krusial mengenai nasib undang-undang antikorupsi ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

Aksi Demo 27 Agustus 2026 di DPR Tentang Apa? Ini Daftar Tuntutannya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Tekno | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

Dikawal Ratusan Ojol, Botok Tiba di Gedung DPR

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Gebrakan Rp350 Miliar Mentan Amran untuk Hijaukan Lampung

Lampung | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Di Hadapan Ekonom, Purbaya Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif Pajak Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:47 WIB

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

Jelang Demo, Akses Gatot Subroto ke DPR Ditutup

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:38 WIB

×