Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 11:13 WIB
Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir
Mekkah. [Dok. Istimewa]
baca 10 detik
  • Badai petir dan hujan deras melanda Mekkah di tengah suhu panas yang ekstrem.

  • Puncak Menara Abraj Al-Bait berkali-kali tersambar petir akibat fenomena badai dahsyat tersebut.

  • Cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung hingga Kamis dengan potensi hujan es dan badai debu.

Suara.com - Cuaca ekstrem menerjang Mekkah dan beberapa wilayah Arab Saudi dalam bentuk hujan deras yang disertai kilatan badai petir dahsyat. Fenomena alam ini memicu kewaspadaan tinggi karena terjadi di tengah sengatan suhu udara siang hari yang sangat membakar.

Aktivitas warga di sekitar pusat kota terganggu seiring munculnya genangan air dan hembusan angin kencang di jalanan. Sejumlah titik vital spiritual pun tak luput dari terpaan kilat yang membumbung tinggi ke udara.

Rekaman visual yang diunggah warga ke jejaring sosial memperlihatkan dahsyatnya efek badai tersebut secara kasat mata.

Dikutip dari Sputnik, beberapa kali sambaran petir menghantam menara Abraj Al-Bait setinggi 601 meter yang terletak di dekat Ka'bah.

Fenomena ini terbilang kontras dengan hawa panas menyengat yang mencatatkan rekor tinggi di dua kota suci. Suhu siang hari di Madinah tercatat sekitar 47 derajat Celsius (118 derajat Fahrenheit), sementara suhu di Mekkah mencapai 43 derajat Celsius.

Sedangkan pada waktu malam, sengatan Panas bumi belum sepenuhnya mereda di kedua wilayah tersebut. Sementara itu, suhu pada malam hari di kedua kota tersebut berkisar di angka 33 derajat Celsius.

Otoritas cuaca setempat meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan penuh hingga beberapa hari ke depan. Ancaman bahaya sekunder diprediksi masih dapat mengintai kawasan permukiman maupun jalur transportasi.

Hujan dan badai petir diperkirakan akan terus terjadi hingga Kamis dan berpotensi menyebabkan tanah longsor, hujan es, dan angin kencang yang dapat memicu badai debu, demikian menurut pusat meteorologi tersebut.

Kondisi cuaca ekstrem ini merupakan bagian dari dinamika atmosfer tahunan yang kerap melanda wilayah Semenanjung Arabia. Kombinasi antara kelembapan udara tinggi dan paparan panas ekstrem sering memicu pembentukan awan konvektif secara mendadak.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

Arab Saudi Rilis Peringatan Merah Badai dan Hujan Lebat Terjang Makkah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 18:47 WIB

Tak Hanya Ibadah, Wisata Halal Arab Saudi Kini Tawarkan Pengalaman Lebih Beragam

Tak Hanya Ibadah, Wisata Halal Arab Saudi Kini Tawarkan Pengalaman Lebih Beragam

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:22 WIB

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

Mau Akses Nuklir dari AS, Arab Saudi Harus Berteman dengan Israel

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Polisi Gerebek Besar-besaran Sarang Narkoba di Deli Serdang, 37 Orang Diamankan

Polisi Gerebek Besar-besaran Sarang Narkoba di Deli Serdang, 37 Orang Diamankan

Sumut | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Rasio Pajak Seret, Utang Membengkak, Pengangguran Muda Membludak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:26 WIB

Urutan Pemakaian Moisturizer Viva dan Sunscreen Pagi Hari, Kulit Lembap dan Terlindungi

Urutan Pemakaian Moisturizer Viva dan Sunscreen Pagi Hari, Kulit Lembap dan Terlindungi

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Dedengkot Jakmania Geram Suporter Serang Bus Pemain EPA Persib Bandung U-18: Gobl*k!

Dedengkot Jakmania Geram Suporter Serang Bus Pemain EPA Persib Bandung U-18: Gobl*k!

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:23 WIB

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:21 WIB

CELIOS: Beban Bunga Utang Pemerintah Capai Rp 599,4 T, Lebih Tinggi dari Anggaran Kesehatan

CELIOS: Beban Bunga Utang Pemerintah Capai Rp 599,4 T, Lebih Tinggi dari Anggaran Kesehatan

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

Karhutla Makin Parah, Indonesia Digunjing Media Asing

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:16 WIB

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

7 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Lebar, Empuk dan Melar Anti Kesempitan

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:14 WIB

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Harga Cabai Rawit Hijau Meroket 63%, Cabai Merah Tembus Rp132 Ribu/Kg

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Rupiah Menguat ke Rp17.880, Harga Minyak dan Dolar AS Jadi Pendorong

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×