Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 01 September 2026 | 13:19 WIB
Amerika Serikat Pakai ChatGPT Buat Perang
ilustrasi ChatGPT [pexels/Shantanu Kumar]
baca 10 detik
  • Pentagon merilis sistem AI ChatGPT Mil dan Grok untuk efisiensi Pasukan Gabungan AS.

  • Kedua model AI mengantongi lisensi keamanan Impact Level 5 untuk mengolah data CUI.

  • Kecerdasan buatan ini difokuskan mempercepat analisis logistik, pengadaan, dan tugas administrasi rutin.

Suara.com - Militer Amerika Serikat kini merangkul teknologi kecerdasan buatan paling mutakhir untuk memangkas birokrasi dan beban administrasi para personelnya. Integrasi teknologi ini menandai pergeseran nyata dalam modernisasi tata kelola operasional pertahanan modern.

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui peluncuran sistem AI khusus yang dirancang untuk bekerja langsung di dalam jaringan internal militer. Kehadiran alat baru ini diproyeksikan bakal mempercepat alur kerja harian pasukan gabungan secara signifikan.

Departemen Perang Amerika Serikat resmi menyuntikkan model ChatGPT Mil buatan OpenAI ke dalam platform GenAI.mil milik mereka. Terobosan ini menjadi langkah konkret dari kerja sama strategis kedua pihak yang telah dibangun sejak tahun 2025.

Tentara Amerika Serikat saat bersiap dalam sebuah tugas. [WUNC.org]
Tentara Amerika Serikat saat bersiap dalam sebuah tugas. [WUNC.org]

“Departemen Perang hari ini meluncurkan ChatGPT Mil dari OpenAI, menandai kemampuan AI generasi terbaru yang tersedia di GenAI.mil, platform AI generatif utama milik Departemen,” kata DOW dalam siaran pers.

Otorisasi keamanaan ketat langsung mengiringi peluncuran teknologi ini untuk memastikan data-data penting negara tetap terlindungi secara optimal. Sistem tersebut telah mengantongi lisensi pengelolaan Informasi Tidak Terklasifikasi Terkendali (CUI) pada standar keandalan Impact Level 5 (IL5).

“Penerapan ini mempercepat tugas-tugas rutin dan membebaskan waktu untuk proyek yang lebih penting di seluruh Pasukan Gabungan,” kata DOW.

Bagaimana AI Mengubah Cara Kerja Militer AS?

Integrasi ChatGPT Mil ke dalam GenAI.mil tidak berdiri sendiri, melainkan melengkapi ekosistem kecerdasan buatan multi-model yang sedang dibangun pertahanan AS. Personel militer kini memiliki akses langsung ke berbagai pilihan teknologi cerdas untuk mendukung efisiensi operasional harian.

Tak hanya mengandalkan OpenAI, pengembang pertahanan juga menggandeng kekuatan dari penyedia teknologi terkemuka lainnya. Langkah berani ini diambil guna memastikan fleksibilitas dan ketahanan sistem pertahanan berbasis AI di lapangan.

baca juga

Dalam siaran pers terpisah, DOW juga mengumumkan peluncuran perdana Grok milik Starshield AI.

Langkah ini mempertegas bahwa penetrasi kecerdasan buatan di militer AS tidak hanya didominasi oleh satu pengembang saja. Kehadiran alat pendamping ini semakin memperkuat variasi teknologi yang bisa dimanfaatkan para petugas di berbagai tingkatan.

Sama seperti mitranya, Grok untuk Pemerintah buatan Starshield AI juga telah memegang sertifikasi otorisasi CUI dan level keamanan IL5. Sertifikasi tersebut menjamin bahwa seluruh data sensitif operasional tetap berada dalam koridor aman.

“"AI Grok Starshield untuk Pemerintah memungkinkan Pasukan Gabungan menjalankan misi dengan lebih cepat dan presisi dalam berbagai konteks operasional,” kata DOW.

Pemanfaatan praktis dari sistem kecerdasan buatan ini mencakup spektrum kerja yang amat luas di ranah nonsenjata. Petugas logistik dan tim pengadaan menjadi kelompok profesional yang paling banyak memanfaatkan kemampuan analisis cepat dari AI ini.

Menurut departemen tersebut, penggunaannya mencakup analisis riset pasar untuk personel pengadaan hingga pengelolaan rantai pasok bagi petugas logistik.

Penerapan kecerdasan buatan skala besar ini berakar dari kebutuhan Pentagon untuk merespons dinamika global yang menuntut kecepatan eksekusi data secara tepat. Di era digital, keterlambatan pemrosesan informasi administrasi dan logistik bisa berdampak langsung pada kesiapan tempur pasukan.

Sejak tahun 2025, Departemen Perang AS secara konsisten membangun infrastruktur GenAI.mil sebagai wadah utama transformasi digital internal mereka. Pengintegrasian model seperti ChatGPT Mil dan Grok merupakan pemenuhan cetak biru jangka panjang militer AS untuk menjadikan AI sebagai penguat daya tempur (force multiplier) nonsenjata.

Pentagon berencana terus memperluas penggunaan AI generasi terbaru sebagai pengganda kekuatan di seluruh Pasukan Gabungan Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ritel Mulai Tinggalkan Perang Diskon, Pengalaman Belanja Jadi Andalan

Ritel Mulai Tinggalkan Perang Diskon, Pengalaman Belanja Jadi Andalan

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 09:27 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

Alasan Baru Amerika Serang Iran Lagi, Bukan Lagi Soal Nuklir

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:21 WIB

Terkini

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

KPK Sita Mobil Listrik BMW dari Rumah Suami Fadia Arafiq

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

Beban Kerja Tinggi, Jumlah Komisioner KPU dan Bawaslu Pusat Diwacanakan Bertambah

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Realisasi Investasi Kawasan Ekonomi Khusus Tembus Rp 368 Triliun

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:58 WIB

Buat Shin Tae-yong Terkesan, Alexander Jeremejeff Ungkap Rahasia Performa Apiknya di Persija

Buat Shin Tae-yong Terkesan, Alexander Jeremejeff Ungkap Rahasia Performa Apiknya di Persija

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:56 WIB

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Dengerin Lagu, Praktis buat Olahraga

5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Dengerin Lagu, Praktis buat Olahraga

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Kemensos Belum Terima Pengajuan Bantuan untuk Korban Karhutla, Gus Ipul Ungkap Penyebabnya

Kemensos Belum Terima Pengajuan Bantuan untuk Korban Karhutla, Gus Ipul Ungkap Penyebabnya

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Jack O'Connell dan Cillian Murphy Jadi Kakak-Adik di A Quiet Place Part 3

Jack O'Connell dan Cillian Murphy Jadi Kakak-Adik di A Quiet Place Part 3

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Ungkap 1,16 Ton Narkoba Cair, Jenderal Suyudi Buka Suara Soal Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

Ungkap 1,16 Ton Narkoba Cair, Jenderal Suyudi Buka Suara Soal Rangkap Jabatan Kapolri dan Kepala BNN

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Pasar Taman Puring Bakal Diubah Jadi RTH Taman Setara, Pedagang Bakal Direlokasi

Pasar Taman Puring Bakal Diubah Jadi RTH Taman Setara, Pedagang Bakal Direlokasi

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Tanggapan Geely Soal Keluhan Konsumen Geely EX2 yang Gagal Lakukan Pengisian Baterai

Tanggapan Geely Soal Keluhan Konsumen Geely EX2 yang Gagal Lakukan Pengisian Baterai

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:45 WIB

×