IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:41 WIB
IRGC Bersumpah Balas Serangan AS di Pulau Larak yang Menewaskan Warga Iran
Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]
baca 10 detik
  • AS melancarkan serangan udara ke Pulau Larak dan memicu korban jiwa dari pihak Iran.

  • IRGC mengutuk keras aksi agresi tersebut dan bersumpah akan melancarkan balasan setimpal.

  • Intelijen AS menargetkan lokasi tersebut untuk menggagalkan penyebaran ranjau di Selat Hormuz.

Suara.com - Pulau Larak diserang militer Amerika Serikat hingga menewaskan serta melukai sejumlah pejuang dan warga sipil Iran.

Aksi militer tersebut memicu ancaman balasan keras dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) terhadap pihak agresor.

Eskalasi panas di Selat Hormuz ini menandai babak baru ketegangan yang kian membara antara Washington dan Teheran.

Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]
Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]

Pihak keamanan Iran menilai serangan mendadak ini sebagai langkah frustrasi atas krisis internal yang dialami Sekutu.

Langkah invasif tersebut dianggap sebagai upaya sia-sia untuk mengembalikan dominasi geopolitik mereka di kawasan Timur Tengah.

"Musuh Amerika-Zionis, yang sekali lagi didorong oleh ketidakmampuannya untuk menyelesaikan masalah internalnya serta merosotnya kredibilitas mereka di antara negara-negara di kawasan, dan dalam upaya untuk menghidupkan kembali peran jahatnya … telah melakukan aksi agresi yang menargetkan Pulau Larak yang menewaskan dan melukai sejumlah pejuang serta warga kami," kata departemen hubungan masyarakat IRGC dalam pernyataan resminya, dikutip Senin (31/8/2026).

Ancaman balasan tersebut dilayangkan tak lama setelah dentuman keras mengguncang wilayah selatan Provinsi Hormozgan.

Warga lokal mengaku mendengar ledakan dahsyat di sekitar pesisir sebelum kepulan asap terlihat membumbung.

Mengapa Pulau Larak Menjadi Sasaran Utama Serangan Militer AS?

baca juga

Dugaan awal mengarah pada serangan pesawat tanpa awak yang membidik titik strategis di kawasan pulau tersebut.

Kantor berita Tasnim mengonfirmasi bahwa drone tempur diduga kuat menjadi instrumen utama dalam gempuran ini.

Laporan media AS menyebutkan operasi udara diluncurkan guna menghentikan persiapan peluncuran roket pembawa ranjau laut.

Langkah pencegahan tersebut ditujukan agar jalur pelayaran vital di Selat Hormuz tidak terganggu oleh militer Iran.

Sebelum insiden ledakan terjadi, pergerakan pasukan Iran di Pulau Larak memang terus dipantau oleh intelijen sekutu.

Pulau Larak memegang posisi geopolitik yang amat krusial karena berhadapan langsung dengan jalur logistik minyak dunia.

Selat Hormuz kerap menjadi titik panas gesekan militer antara garda pertahanan Iran dan kekuatan armada Amerika Serikat.

Saling klaim kedaulatan serta aksi saling gertak di perairan strategis ini terus berlangsung selama bertahun-tahun.

Gempuran terbaru AS ini memicu kekhawatiran global akan meletusnya konflik terbuka yang jauh lebih besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

Iran Rudal Pangkalan Militer AS di Yordania dan Selat Hormuz

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:00 WIB

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

AS Serang Iran, Harga Minyak Melambung Tinggi

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Terkini

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M

News | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Apa Fungsi Utama Sampo untuk Rambut Beruban? Ini 7 Fungsinya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:10 WIB

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Dipecat PDIP Usai Kunjungi Jokowi, Achmad Hidayat Singgung Eri-Armuji

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Distraksi Patah Hati: Belajar Melepaskan dan Terluka Sewajarnya

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:05 WIB

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

Anwar Ibrahim Blak-blakan soal Kebakaran Hutan Indonesia, Minta Prabowo Datang ke Malaysia

News | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Sungai Jeneberang Kering, Warga Bikin Wisata Dadakan

Foto | Senin, 14 September 2026 | 10:00 WIB

×