Berdialog dengan Mahasiswa, Gubernur Kalbar Ria Norsan Naik Pitam

Suhardiman

Kamis, 03 September 2026 | 18:44 WIB
Berdialog dengan Mahasiswa, Gubernur Kalbar Ria Norsan Naik Pitam
Potret Gubernur Kalbar, Ria Norsan, saat berdialog dengan massa mahasiswa di depan Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026). [Suarakalbar.id/Maria]
baca 10 detik
  • Gubernur Kalbar Ria Norsan marah saat berdialog dengan mahasiswa Aliansi Kalbar Merdeka pada Kamis 3 September 2026.
  • Aksi unjuk rasa di depan Bandara Supadio Kubu Raya itu membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan.
  • Mahasiswa menuntut penetapan bencana nasional, sementara Pemprov Kalbar telah menetapkan status siaga darurat karhutla.

Suara.com - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan naik pitam saat tengah melakukan dialog bersama sejumlah mahasiswa yang menggelar aksi terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di depan Bandara Supadio, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (3/9/2026).

Ketegangan bermula ketika Norsan mempertanyakan keterlibatan mahasiswa dalam penanganan karhutla di lapangan.

“Mahasiswa ada turun?” tanya Norsan kepada massa aksi Aliansi Kalbar Merdeka.

“Sudah, Pak. Kami sudah turun,” jawab mahasiswa.

Norsan kembali memastikan apakah mahasiswa turun langsung untuk membantu memadamkan api.

“Memadamkan api?” tanyanya.

Massa aksi kemudian menegaskan bahwa mereka telah terlibat dalam aktivitas penanganan karhutla di lapangan selama tiga hingga empat hari terakhir.

Perdebatan semakin memanas ketika salah seorang peserta aksi menilai aktivitas mahasiswa tersebut seharusnya diketahui pemerintah melalui pemberitaan maupun media sosial.

“Bapak kurang lihat media sosial, Pak,” ujar peserta aksi.

baca juga

Sebelumnya, Koordinator Aliansi Kalbar Merdeka, Syahrifal Muhrin, mendesak pemerintah pusat mengambil langkah lebih tegas terhadap karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat.

“Kami ingin menuntut hari ini pemerintah pusat tegas, Pak. Kami mau bencana ini menjadi nasional, Pak,” kata Syahrifal.

Menurutnya, masyarakat dan relawan masih menghadapi berbagai kendala dalam penanganan karhutla di lapangan. Persoalan tersebut antara lain keterbatasan akses air, peralatan pemadaman hingga kebutuhan logistik.

“Kita di sini semuanya kesulitan, Pak. Akses air yang pertama untuk memadamkan api. Kemudian alat. Kemudian logistik dan segala macamnya,” ujarnya.

Dalam dialog tersebut, Norsan menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menetapkan status siaga darurat karhutla.

“Hari ini kita menetapkan Kalimantan Barat status siaga darurat,” ujar Norsan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

Mahasiswa Gelar Aksi di Tugu Tani, Kenapa Tak Lagi di Bundaran HI atau DPR?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 16:39 WIB

98 Kasus Korporasi Karhutla Disidik, Kapolri Suyudi: Kita Telusuri Jejak Pemilik hingga Pihak Asing

98 Kasus Korporasi Karhutla Disidik, Kapolri Suyudi: Kita Telusuri Jejak Pemilik hingga Pihak Asing

Video | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Viral Ajudan Gubernur Kaltim Arogan Intimidasi Pendemo, Diduga Masuk Desil 1

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 14:11 WIB

Singapura Tak Main-main! Perusahaan Kertas Indonesia Dijatuhi Sanksi Berat Terkait Karhutla

Singapura Tak Main-main! Perusahaan Kertas Indonesia Dijatuhi Sanksi Berat Terkait Karhutla

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:58 WIB

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

BNPB: 50 Persen Karhutla Ada di Kalteng, Intip Koleksi Mobil Mewah Gubernur Agustiar Sabran

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:44 WIB

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

Mahasiswa ULM Ungkap Kondisi Terkini Karhutla di Kalimantan, Jarak Pandang Hanya 2 Meter

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

Istana Pastikan Terus Kerja Tangani Karhutla: dari Modifikasi Cuaca, Edukasi, dan Beri Sanksi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:27 WIB

Warga Malaysia Diteror Telepon Nomor Indonesia Usai Kritik Prabowo

Warga Malaysia Diteror Telepon Nomor Indonesia Usai Kritik Prabowo

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Ditegur Singapura, Milik Siapa 7 Perusahaan Indonesia yang Diduga Biang Kerok Karhutla?

Ditegur Singapura, Milik Siapa 7 Perusahaan Indonesia yang Diduga Biang Kerok Karhutla?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

Upaya Sensor Konten Karhutla Demi Citra, Guru Besar UII Sebut Tindakan Bodoh dan Kontraproduktif

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:51 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×