- Atlet binaraga Toshisuke Kanazawa menjuarai kategori usia 85 tahun ke atas pada 30 Agustus 2026 di Hiroshima, Jepang.
- Kemenangan tersebut diraih Toshisuke Kanazawa yang baru berusia 90 tahun, sekaligus menegaskan statusnya sebagai binaragawan tertua.
- Toshisuke Kanazawa mengamankan gelar nasional ke-17 setelah mengalahkan enam pesaing dalam sesi individu melalui rangkaian pose bebas.
Suara.com - Usia 90 tahun tidak menghentikan Toshisuke Kanazawa untuk terus berkompetisi di dunia binaraga.
Atlet asal Hiroshima, Jepang, itu baru saja kembali menorehkan prestasi dalam ajang All Japan Masters Fitness Championship.
Kanazawa memenangkan kategori usia 85 tahun ke atas pada 30 Agustus 2026.
Hebatnya, kemenangan tersebut diraih hanya sehari setelah dirinya genap berusia 90 tahun.
Hasil tersebut kembali menegaskan status Kanazawa sebagai binaragawan kompetitif tertua di Jepang. Perjalanan kariernya kini telah berlangsung hampir tujuh dekade.
"Berhasil meraih gelar nasional ke-17 saya. Berkat dukungan semua orang, saya berhasil memastikan kemenangan ke-17 dalam kejuaraan, termasuk 15 gelar Japan Masters dan dua gelar Japan Championship," kata Kanazawa dinukil dari Kyodo News.
Menang di Usia 90 Tahun
Kompetisi di Hiroshima diikuti sekitar 200 atlet dari berbagai kategori. Khusus kelompok usia 85 tahun ke atas, Kanazawa harus menghadapi enam pesaing.
Setelah melewati babak awal dengan rangkaian pose yang dilakukan secara bersamaan, Kanazawa tampil dalam sesi individu selama satu menit. Penampilannya melalui rangkaian pose bebas membuatnya keluar sebagai juara.
Dalam binaraga, penilaian tidak hanya didasarkan pada besarnya otot. Para atlet juga dinilai berdasarkan ukuran otot, simetri tubuh, penguasaan pose wajib, hingga kemampuan menampilkan kondisi fisik di atas panggung.
Latihan Masih Tiga Jam Sehari
Kanazawa dikenal memiliki rutinitas latihan yang sangat disiplin. Ketika masih muda, ia bahkan pernah berlatih hingga enam jam setiap hari dengan intensitas tinggi.
Seiring bertambahnya usia, durasi latihan tersebut disesuaikan. Saat ini, Kanazawa masih menjalani latihan hingga tiga jam sehari yang mencakup latihan kekuatan, praktik pose, dan pengendalian tubuh.
Ia juga mengubah pola pemulihan untuk mengurangi risiko beban berlebihan pada tubuh.
Kanazawa dapat memberikan waktu istirahat hingga tujuh hari sebelum kembali melatih kelompok otot yang sama.
Rutinitas tersebut dilengkapi dengan peregangan setiap hari untuk mempertahankan mobilitas sendi.
Ia juga menggunakan minyak alami untuk membantu menjaga elastisitas kulit.
Tinggalkan Daging, Ikan, Alkohol, dan Rokok
Kanazawa juga dikenal menjalani pola hidup yang sangat disiplin.
Ketika kembali menjalani latihan intensif, ia menghilangkan daging, ikan, alkohol, dan rokok dari kehidupannya.
Pola makannya selama puluhan tahun lebih banyak mengandalkan makanan yang umum dalam masakan Jepang dengan tingkat pemrosesan yang rendah.
Sebelum serius menekuni binaraga, Kanazawa sebenarnya merupakan perenang. Ia kemudian meninggalkan olahraga tersebut dan beralih ke latihan angkat beban.
Memulai Karier Sejak Usia 20 Tahun
Kanazawa mulai mengikuti kompetisi binaraga ketika berusia 20 tahun. Saat itu, olahraga tersebut belum memiliki popularitas sebesar sekarang di Jepang.
Prestasi besar pertamanya datang pada 1960. Ketika berusia 24 tahun, Kanazawa memenangkan gelar Mr. Japan.
Tiga tahun kemudian, ia kembali menjadi juara dalam ajang yang sama. Pada 1963, Kanazawa mempertahankan gelarnya ketika berusia 27 tahun.
Kariernya kemudian berkembang ke level internasional.
Pada 1967, Kanazawa finis di posisi keempat dalam ajang IFBB Universe yang digelar Federasi Internasional Binaraga dan Kebugaran.
Sebelum menginjak usia 90 tahun, Kanazawa pernah mengungkapkan targetnya kepada NHK, lembaga penyiaran publik Jepang.
"Saya ingin berkompetisi sampai berusia 90 tahun. Saya juga ingin menjadi contoh bagi kakek dan nenek di seluruh dunia dengan tetap hidup sehat hingga usia 100 tahun," ujarnya.