Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?

Farah Nabilla

Kamis, 24 September 2026 | 16:00 WIB
Ada Kluster Mewah di Penjara, Lapas Kelas IIA Cibinong untuk Napi Kasus Apa Saja?
ilustrasi lapas kelas II A
baca 10 detik
  • Ombudsman RI melakukan sidak di Lapas Cibinong pada 23 September 2026 dan menemukan bangunan berfasilitas khusus.
  • Lapas Kelas IIA Cibinong menampung warga binaan dari berbagai perkara seperti pidana umum, narkotika, korupsi, hingga terorisme.
  • Kanwil Ditjenpas Jawa Barat menyatakan masih mendalami temuan tersebut sehingga identitas penghuni fasilitas belum diumumkan.

Suara.com - Lapas Kelas IIA Cibinong tengah menjadi perhatian setelah Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak pada 23 September 2026. Dalam sidak tersebut, Ombudsman menyebut menemukan sejumlah bangunan dengan fasilitas yang dinilai berbeda dari hunian warga binaan pada umumnya.

Temuan itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai Lapas Kelas IIA Cibinong untuk napi kasus apa saja?

Pertanyaan tersebut perlu dibedakan dari isu mengenai siapa yang menempati bangunan yang ditemukan Ombudsman. Hingga 24 September 2026, identitas warga binaan yang disebut memperoleh fasilitas khusus tersebut belum diumumkan secara resmi.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Yudi Suseno juga mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman sehingga belum dapat menjelaskan siapa saja warga binaan yang mendapatkan fasilitas tersebut.

Anggota Ombudsman, Syafrida R. Rasahan, menyampaikan bahwa bangunan kluster yang terdiri dari sekitar 10 rumah itu memang disewakan dengan nominal tertentu. (Suara.com/Lilis)
Anggota Ombudsman, Syafrida R. Rasahan, menyampaikan bahwa bangunan kluster yang terdiri dari sekitar 10 rumah itu memang disewakan dengan nominal tertentu. (Suara.com/Lilis)

Lapas Cibinong bukan khusus satu jenis kasus

Lapas Kelas IIA Cibinong pada dasarnya tidak diperuntukkan hanya bagi narapidana dari satu jenis perkara.

Profil penghuninya dapat mencakup warga binaan dengan berbagai latar belakang perkara. Hal tersebut juga terlihat dari sejumlah informasi resmi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai kegiatan pembinaan dan pengamanan di Lapas Cibinong.

Misalnya, pada April 2026, Lapas Cibinong bersama TNI, Polri dan BNN Kabupaten Bogor melakukan inspeksi kamar hunian untuk mencegah peredaran narkotika, telepon seluler ilegal, senjata tajam, serta barang terlarang lainnya. Kegiatan tersebut dilakukan di seluruh kamar hunian warga binaan.

Artinya, pembinaan dan pengamanan di Lapas Cibinong mencakup warga binaan dengan profil perkara yang beragam, bukan hanya satu kelompok kasus.

Beberapa jenis perkara yang pernah disebut dalam informasi resmi atau keterangan lembaga terkait antara lain:

baca juga
  • Tindak pidana umum
  • Narkotika
  • Korupsi
  • Tindak pidana pencucian uang (TPPU)
  • Perkara terkait PT Asabri
  • Terorisme

Pernah dihuni narapidana kasus terorisme

Salah satu contoh yang dapat ditemukan dalam catatan resmi Ditjenpas adalah keberadaan narapidana tindak pidana terorisme di Lapas Kelas IIA Cibinong.

Ditjenpas pernah memberitakan narapidana terorisme di Lapas Cibinong yang mengikuti proses pembinaan hingga mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pada 2022, misalnya, Ditjenpas mencatat dua narapidana terorisme dari Lapas Cibinong termasuk dalam kelompok napiter yang mengucapkan ikrar setia NKRI.

Contoh tersebut menunjukkan bahwa dalam perjalanan pembinaannya, Lapas Cibinong juga pernah menangani warga binaan dengan perkara khusus seperti terorisme.

Ada pula warga binaan perkara narkotika

Perkara narkotika juga menjadi bagian dari konteks pengamanan di Lapas Cibinong.

Hal ini dapat dilihat dari kegiatan sidak gabungan Lapas Cibinong bersama TNI, Kepolisian dan BNN Kabupaten Bogor pada April 2026. Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan peredaran narkotika dan barang terlarang di kamar hunian warga binaan.

Namun, informasi mengenai adanya pemeriksaan terhadap potensi peredaran narkotika tidak berarti seluruh penghuni Lapas Cibinong merupakan narapidana kasus narkotika. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari pengamanan dan pencegahan gangguan ketertiban di dalam lapas.

Perkara korupsi dan TPPU juga disebut Ombudsman

Dalam konteks sidak terbaru, Ombudsman RI menyebut bahwa Lapas Cibinong dihuni warga binaan dari sejumlah perkara, termasuk korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), serta perkara yang berkaitan dengan PT Asabri.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa Lapas Cibinong juga menjadi tempat pembinaan narapidana perkara tindak pidana khusus.

Namun, jenis perkara tersebut tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan bahwa penghuni fasilitas khusus yang ditemukan Ombudsman merupakan narapidana korupsi, TPPU, atau perkara Asabri.

Belum ada pengumuman resmi mengenai identitas penghuni bangunan tersebut.

Temuan Ombudsman pada 23 September 2026 masih menjadi bagian dari proses pemeriksaan.

Ombudsman menyebut menemukan lebih dari 10 kamar atau bangunan di area belakang lapas dengan fasilitas seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas dan perlengkapan lainnya. Ombudsman juga menyebut menemukan minuman beralkohol di salah satu lokasi.

Di sisi lain, Ditjenpas Jawa Barat memberikan keterangan bahwa area yang didatangi Ombudsman merupakan kawasan asimilasi atau Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), yang di dalamnya terdapat beberapa rumah dinas jabatan.

Karena masih terdapat proses pendalaman terhadap status bangunan dan penggunaannya, belum tepat mengaitkan fasilitas tersebut dengan narapidana atau jenis perkara tertentu.

Sementara itu, Ditjenpas sendiri mencatat Lapas Cibinong juga menjalankan berbagai layanan pembinaan dan reintegrasi sosial. Pada 2026, misalnya, Pos Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bogor ditempatkan di lingkungan Lapas Cibinong untuk memberikan layanan asesmen, pendampingan dan informasi mengenai hak integrasi bagi warga binaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fasilitas Eksklusif Lapas Cibinong Terbongkar, Bukti Suburnya 'Transaksi Gelap' di Balik Jeruji?

Fasilitas Eksklusif Lapas Cibinong Terbongkar, Bukti Suburnya 'Transaksi Gelap' di Balik Jeruji?

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:47 WIB

Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lapas Pascatemuan Fasilitas Mewah di Cibinong

Ombudsman Minta Evaluasi Menyeluruh Tata Kelola Lapas Pascatemuan Fasilitas Mewah di Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:34 WIB

Ombudsman Tak Bisa Pastikan Ferdy Sambo Tempati Klaster Mewah di Lapas Cibinong

Ombudsman Tak Bisa Pastikan Ferdy Sambo Tempati Klaster Mewah di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:07 WIB

Geger Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Menko Yusril Persilakan Media Liput ke Lokasi

Geger Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Menko Yusril Persilakan Media Liput ke Lokasi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:02 WIB

Terkini

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

Mensos Gus Ipul Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:02 WIB

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Gaji Dipotong Pajak tapi Cari Kerja Susah, Wajar Kalau Gen Z Makin 'Galak' soal APBN!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:00 WIB

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Punya Pisang Ambon Matang? Sulap Jadi Banana Muffin Cokelat yang Lembut dan Legit!

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 11:55 WIB

×