- Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto disorot usai sidak Ombudsman RI.
- Wisnu mengawali karier PNS pada 2002 dan memimpin Lapas Cibinong sejak 2023.
- Ia pernah meraih penghargaan Polri hingga menjalankan program ketahanan pangan.
Suara.com - Sosok Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, mendadak menjadi sorotan usai inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh Ombudsman RI ke area lapas yang terletak di Pondok Rajeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dalam sidak yang berlangsung pada Rabu (23/9/2026) itu, Ombudsman menemukan sejumlah fasilitas Lapas Cibinong di luar area sel utama yang dinilai mirip hunian atau apartemen lengkap dengan kamar tidur, ruang tamu, dapur, hingga kulkas.
Kendati demikian, temuan ini masih dalam tahap pemeriksaan lebih lanjut dan belum menyimpulkan adanya pelanggaran hukum secara pasti dari pihak pimpinan lapas.
Lantas, siapakah sebenarnya sosok Wisnu Hani Putranto? Berikut profil lengkap, perjalanan karier, hingga rentetan kinerjanya selama memimpin Lapas Cibinong.

Profil dan Perjalanan Karier Wisnu Hani Putranto
Lahir pada 3 Oktober 1984, Wisnu Hani Putranto merupakan seorang pejabat karier di lingkungan pemasyarakatan yang telah lama mendedikasikan dirinya di bidang penegakan hukum dan pembinaan warga binaan.
Ia mengawali langkahnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Desember 2002.
Ketertarikannya pada dunia pemasyarakatan membawanya menempuh pendidikan di Akademi Ilmu Pemasyarakatan (AKIP) yang kini menjadi Politeknik Ilmu Pemasyarakatan.
Dari institusi pendidikan kedinasan tersebut, Wisnu menyandang gelar akademis lengkap, yakni A.Md.IP., S.H., dan M.Si.
Sebelum dipercaya menakhodai Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu sempat malang melintang bertugas di berbagai unit pemasyarakatan, salah satunya pernah bertugas sebagai pejabat di Lapas Kelas IIB Cilacap.
Ia resmi memegang kendali di Lapas Cibinong sejak Oktober 2023, menggantikan pejabat sebelumnya, Usman Madjid, dengan tantangan besar untuk mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Prestasi, Sinergi Polri, dan Program Zero Halinar
Sebelum menuai sorotan Ombudsman, kepemimpinan Wisnu di Lapas Cibinong juga diwarnai sejumlah catatan prestasi dan gebrakan pengamanan.
Pada Februari 2026 lalu, Wisnu bahkan diganjar penghargaan bergengsi dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso.
Wisnu dinilai sukses membangun sinergi kuat dalam mengungkap kasus tindak pidana narkoba melalui pertukaran informasi cepat, razia berkala, serta dukungan penuh terhadap pemberantasan jaringan gelap di balik jeruji besi.
Langkah tegas ini sejalan dengan pencanangan Deklarasi Zero Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) yang dipimpin langsung oleh Wisnu pada April 2026.
Ia secara rutin memimpin sidak gabungan bersama unsur TNI, Polri, hingga BNNK Bogor demi memastikan lingkungan lapas bersih dari barang-barang terlarang.
Fokus Pembinaan Warga Binaan dan Ketahanan Pangan
Selain penegakan disiplin yang ketat, di bawah kepemimpinan Wisnu, Lapas Cibinong juga menggenjot berbagai program pembinaan kemandirian dan pendidikan bagi warga binaan.
Beberapa program unggulan yang berjalan di antaranya:
- Klinik Pratama Akreditasi Paripurna: Berfokus pada peningkatan mutu layanan kesehatan bagi warga binaan sejak akhir 2024.
- Program Pertanian (SAE): Melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi, warga binaan dilatih bertanam hingga sukses melakukan panen raya cabai pada Juni 2026 untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
- Pendidikan Kesetaraan: Memfasilitasi pendidikan formal bagi warga binaan sebagai bekal krusial sebelum mereka kembali berintegrasi ke tengah masyarakat.
- Pembinaan Internal: Tercatat pada April 2026, Wisnu juga memimpin prosesi kenaikan pangkat reguler bagi 60 pegawai Lapas Cibinong.
Kini, di tengah sorotan tajam Ombudsman RI terkait fasilitas di luar blok hunian utama, publik menantikan langkah transparansi dan pemeriksaan lanjutan yang tengah bergulir di bawah kepemimpinan Wisnu Hani Putranto di Lapas Cibinong.