- PT Transportasi Jakarta membatasi akses naik dan turun penumpang di Halte Kebon Sirih arah Blok M.
- Kebijakan pembatasan pintu halte berlaku mulai Jumat (25/9/2026) malam hingga Selasa (28/9/2026) pagi.
- Rekayasa layanan transportasi publik ini dilakukan akibat pekerjaan pembongkaran decking MRT Jakarta fase 2A.
Suara.com - Para pelaju harian transportasi publik di ibu kota wajib mencermati perubahan alur naik dan turun bus di koridor pusat Jakarta.
PT Transportasi Jakarta akan memberlakukan pembatasan akses penumpang di Halte Kebon Sirih arah Blok M mulai Jumat (25/9/2026) malam pukul 22.00 nanti.
Kebijakan ini menyasar pelanggan yang setiap hari memanfaatkan armada bus Koridor 1, Rute 6A, maupun Rute 6B.
“Sehubungan dengan adanya rekayasa lalu lintas terkait pekerjaan pembongkaran decking MRT Jakarta fase 2A,“ bunyi keterangan resmi perusahaan.
Selama periode rekayasa tersebut, seluruh kegiatan penaikan serta penurunan pengguna bus dipusatkan hanya melalui Pintu A halte.
Pemberlakuan pembatasan pintu masuk dan keluar ini dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (28/9/2026) pagi pukul 05.00 WIB.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,“ lanjut pernyataan manajemen Transjakarta dalam pengumuman resmi mereka.

Penyedia layanan mengimbau masyarakat untuk meluangkan waktu perjalanan lebih awal guna menghindari desakan antrean di peron.
Masyarakat pengguna juga diminta mengikuti pembaruan situasi operasional halte melalui kanal media sosial resmi serta aplikasi penunjuk rute milik perusahaan.
“Selalu pantau informasi terkini layanan Transjakarta,“ tutup pengumuman resmi perusahaan.