-
Keturunan Soekarno yang masih hidup melanjutkan kiprah di berbagai bidang.
-
Sepeninggal Guruh Soekarnoputra, publik kembali menyoroti keluarga besar Bung Karno.
-
Informasi profil keturunan Soekarno yang masih hidup disajikan secara ringkas.
Suara.com - Mohammad Guruh Irianto Sukarnoputra yang akrab disapa Guruh Soekarnoputra telah berpulang ke Rahmatullah pada usia 73 tahun di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta.
Kepergian Guruh Irianto Sukarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, dari pernikahannya dengan Ibu Fatmawati ini tentu meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga besar dan masyarakat Indonesia.
Dengan berpulangnya almarhum Guruh, publik pun kembali menoleh pada silsilah keluarga besar Sang Proklamator.
Berikut ini, daftar keturunan Soekarno yang masih hidup sampai sekarang.
![Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memberikan pengarahan mendalam dalam agenda Konsolidasi PDI Perjuangan Jawa Timur yang digelar di Surabaya, Minggu (23/8/2026). [Dok PDIP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/23/92777-megawati-soekarnoputri.jpg)
1. Guntur Soekarnoputra
Lahir pada 3 November 1944, Guntur merupakan putra sulung dari pasangan Soekarno dan Fatmawati.
Berbeda dengan jalan politik yang ditempuh adiknya, Guntur lebih mendedikasikan diri di bidang seni dan budaya, serta kerap hadir mempererat kehangatan dalam pelbagai agenda besar keluarga besar Soekarno.
2. Megawati Soekarnoputri
Sosok perempuan satu ini tentu sudah tidak asing lagi di kancah politik nasional.
Lahir pada 23 Januari 1947 dari pasangan Soekarno dan Fatmawati, Megawati pernah mencatatkan sejarah penting sebagai Presiden Republik Indonesia kelima (2001–2004).
Hingga kini, Ketua Umum PDIP ini masih aktif memegang kendali di dunia politik Indonesia.
3. Sukmawati Soekarnoputri
Lahir dari pasangan Soekarno dan Fatmawati, Sukmawati memilih untuk mendedikasikan hidupnya sebagai seorang seniman dan budayawan.
Jalur seni dan kebudayaan yang ia tekuni membuat warisan pemikiran Bung Karno terus hidup dalam
bentuk karya estetika yang kaya.
4. Kartika Sari Dewi Soekarno