Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB
Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung pasien terdampak dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Senin (28/9/2026). (Humas Pemprov Jateng)
baca 10 detik
  • Guru Besar UPI Cecep Darmawan meminta pemerintah mengevaluasi kasus keracunan program MBG secara menyeluruh.
  • Wapres Gibran meninjau korban keracunan di Batang, Jawa Tengah, dan menjamin seluruh biaya pengobatan gratis.
  • Pemerintah didorong melakukan investigasi objektif berbasis bukti serta transparan agar akuntabilitas program publik tetap terjaga dengan baik.

Suara.com - Penanganan kasus dugaan keracunan makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuntut evaluasi menyeluruh dan aksi nyata dari pemerintah.

Langkah responsif di lapangan dinilai tak cukup tanpa adanya perbaikan sistemik jika ditemukan celah kelalaian dalam pelaksanaannya.

Peringatan tegas ini disampaikan Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan. Ia menekankan pentingnya koreksi mendasar pada setiap kelemahan yang terungkap selama proses evaluasi.

“Jika ditemukan adanya kelemahan atau kelalaian, harus ada koreksi yang jelas. Jika ditemukan bahwa persoalannya berada pada aspek tertentu, aspek tersebut harus diperbaiki,” kata Cecep dikutip di Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Menurut Cecep, transparansi dan keberanian mengakui kekurangan menjadi kunci utama pemulihan kepercayaan publik terhadap program-program pemerintah.

Ia menambahkan bahwa keterbukaan dalam mengakui persoalan, mencari penyebab, bertanggung jawab terhadap dampak, serta memperbaiki sistem merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat.

“Dalam setiap program publik yang menggunakan sumber daya negara dan menyangkut kepentingan masyarakat, akuntabilitas merupakan sesuatu yang tidak bisa ditawar, apalagi ketika muncul persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat,” kata Cecep.

Apresiasi Sikap Wapres, Minta Investigasi Objektif

Di sisi lain, Cecep memberikan apresiasi atas respons cepat Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turun langsung menjenguk para korban di Batang, Jawa Tengah, sekaligus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga terdampak.

baca juga

Menurutnya, aksi tersebut mencerminkan kepemimpinan yang humanis.

“Saya melihat langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dan empati,” kata Cecep.

Kendati demikian, sikap empati tersebut harus dilanjutkan dengan pembuktian ilmiah melalui investigasi yang transparan, terukur, dan tidak terburu-buru.

“Transparansi juga bukan berarti pemerintah harus tergesa-gesa membuat kesimpulan. Justru transparansi berarti proses investigasi dilakukan secara objektif, berbasis bukti, dan hasilnya disampaikan secara terbuka setelah fakta-faktanya cukup,” ujarnya.

Ia mengatakan hasil investigasi harus menjadi dasar untuk menentukan langkah perbaikan apabila ditemukan kelemahan dalam pelaksanaan program.

Gibran Garansi Seluruh Biaya Pengobatan Korban

Sebelumnya, insiden dugaan keracunan makanan melanda sejumlah penerima manfaat di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Menanggapi hal itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka secara langsung memastikan seluruh anak dan keluarga terdampak mendapatkan penanganan medis optimal tanpa dipungut biaya sepeser pun hingga sembuh total.

Komitmen tersebut ditunjukkan saat Wapres melakukan peninjauan langsung ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Limpung dan Puskesmas Bawang pada Senin (28/9).

"Prioritas pertama adalah kesehatan korban. Pasien yang masih dirawat harus mendapat pelayanan sampai pulih, sementara warga yang sudah pulang, tetapi keluhannya kembali muncul harus tetap mudah mengakses pemeriksaan lanjutan," kata Wapres.

Di sela-sela peninjauannya di RSUD Limpung, Gibran menyempatkan diri berdialog dan memberikan dukungan moril kepada salah satu pasien anak, Arsenio, yang telah mendapatkan perawatan medis selama empat hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:24 WIB

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Dadan Hindayana dan 5 Tersangka Korupsi MBG Dilimpahkan ke Kejari Jakpus

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 18:10 WIB

Terkini

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

Langkah Empati Wapres Gibran Harus Diiringi Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:42 WIB

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Tak Cukup Menang Lawan Bangladesh, Skenario Timnas Indonesia Ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

LPS Tahan Bunga Penjaminan, Suku Bunga Deposito Belum Banyak Bergerak

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:39 WIB

Belajar dari Rumah Adat Batak: Bagaimana Merancang Bangunan yang Rendah Karbon

Belajar dari Rumah Adat Batak: Bagaimana Merancang Bangunan yang Rendah Karbon

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:38 WIB

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya

News | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Pertamina Siapkan Bisnis Energi Hijau sebagai Sumber Pertumbuhan Baru

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:37 WIB

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Prudential Syariah Kantongi Rp4,2 T, Bisnis Baru Melonjak 31%

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 11:34 WIB

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Shubh Diwali Selection: Menghadirkan Cita Rasa India untuk Momen Berbagi di Jakarta

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 11:27 WIB

John Herdman Sebut Suporter Jadi Faktor Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Bangladesh

John Herdman Sebut Suporter Jadi Faktor Kunci Timnas Indonesia Kalahkan Bangladesh

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 11:27 WIB

Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles

Winter aespa Absen Konser di Dallas karena Didiagnosis Shingles

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 11:26 WIB

×