- Deputi II Bakom RI Timothy Ivan Triyono mendapat teguran keras dari Muhammad Qodari akibat gaya hidup mewahnya.
- Timothy Ivan pernah diperiksa KPK pada tahun 2022 karena memiliki hubungan keluarga dengan penyuap hakim Mahkamah Agung.
- Timothy Ivan mempertemukan Heryanto Tanaka dengan Dadan Tri Yudianto untuk membantu menyelesaikan persoalan hukum koperasi.
Suara.com - Deputi II Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Timothy Ivan Triyono tengah jadi sorotan lantaran gaya hidup mewah yang menjadi sorotan di media sosial.
Hal ini bahkan membuat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari menegur keras Timothy Ivan.
“Saya sampaikan bahwa saya sudah menegur keras Saudara Timothy Ivan dan mengingatkan Fath dan semua Deputi Bakom untuk lebih membatasi diri dan tidak mengekspos apa yang disebut dengan gaya hidup mewah serta berhati-hati dalam menggunakan medsos,” kata Qodari.
“Ya, waktu itu saya mengatakan di depan teman-teman wartawan sekalian, saya menggunakan arloji Seiko. Nah begini saya waktu itu saya angkat tangan saya. Dalam kegiatan sehari-hari. Mungkin bagi sebagian orang tidak bisa disebut murah, tetapi yang pasti bukan brand mewah,” kata Qodari.

Siapa Timothy Ivan?
Timothy Ivan Triyono lahir di Semarang pada 11 Oktober 1996.
Yang menarik, Timothy Ivan memiliki hubungan keluarga dengan Heryanto Tanaka, pengusaha/deposan KSP Intidana yang penyuap hakim Mahkamah Agung.
Timothy saat diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2022 mengaku memiliki hubungan kerabat dengan Heryanto.
"Lebih kepada hubungan saya saja dengan pak Heryanto Tanaka yang merupakan om jauh saya, itu saja," kata Timothy.
Heryanto menjadi tersangka bersama Hakim Agung nonaktif Sudrajad Dymati. Timothy mengaku mendapatkan 20 pertanyaan oleh penyidik terkait hubungannya dengan Heryanto.
Meski memiliki hubungan keluarga, Timothy menegaskan tidak tahu menahu dan tidak ada kaitannya dengan dirinya.
"Hubungan keluarga saja," tegasnya.
Berdasarkan dakwaan jaksa yang kemudian dimuat dalam persidangan, Timothy disebut bertemu dengan Dadan Tri Yudianto sekitar Februari 2022 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.
Dalam pertemuan itu, Timothy mengetahui Dadan memiliki relasi dengan pejabat di pusat.
Timothy kemudian disebut menyampaikan rencana untuk mempertemukan Dadan dengan Heryanto Tanaka.
Saat itu, Heryanto tengah menghadapi persoalan hukum yang berkaitan dengan KSP Intidana.
Heryanto merupakan deposan KSP Intidana dengan simpanan berjangka yang disebut mencapai Rp45 miliar.
Ia sebelumnya melaporkan Budiman Gandi Suparman, Ketua Umum KSP Intidana, terkait perkara pemalsuan surat atau akta notaris.
Perkara tersebut kemudian berlanjut ke tingkat kasasi di MA.
Rangkaian pertemuan itu berlanjut pada awal Maret 2022.
Dalam dokumen perkara, Dadan Tri Yudianto disebut bertemu dengan Heryanto Tanaka bersama Riris Riska Diana dan Timothy Ivan Triyono di sebuah restoran di Jalan Pandanaran, Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, Heryanto menyampaikan persoalan hukumnya kepada Dadan.
Dadan kemudian menyatakan kesanggupannya untuk membantu mengupayakan perkara Heryanto melalui jaringan yang dimilikinya.
Dari sinilah nama Timothy muncul dalam rangkaian hubungan antara Heryanto Tanaka, Dadan Tri Yudianto dan sejumlah pihak yang kemudian terseret dalam perkara suap pengurusan perkara di MA.