Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026

Vania Rossa

Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:05 WIB
Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026
Konferensi pers Koalisi Indonesia Tanpa Polusi di Jakarta, Kamis (1/10/2026). (Dok. Ist)
baca 10 detik
  • Kementerian Kehutanan mencatat luas karhutla di Indonesia mencapai 202.004,30 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026.
  • Koalisi Indonesia Tanpa Polusi menyatakan karhutla menyebabkan 113.336 kasus ISPA serta memicu polusi udara lintas negara.
  • Koalisi mendesak pemerintah memperkuat pengawasan perizinan konsesi lahan dan memperbaiki tata kelola perlindungan ekosistem gambut.

Suara.com - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mencapai 202.004,30 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut meningkat 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Data Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) Kementerian Kehutanan tersebut menjadi sorotan Koalisi Indonesia Tanpa Polusi. Koalisi menilai peningkatan karhutla sepanjang 2026 telah berdampak tidak hanya pada kerusakan lingkungan, tetapi juga polusi udara dan kesehatan masyarakat.

Koalisi menyebut sebaran karhutla tahun ini tidak hanya terjadi di wilayah yang selama ini dikenal rawan kebakaran, seperti Sumatra dan Kalimantan, tetapi juga ditemukan secara sporadis di Jawa, Bali-Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, hingga Tanah Papua.

Manajer Riset Pantau Gambut Syafiq Gumilang mengatakan kondisi ekosistem gambut menjadi salah satu perhatian dalam peningkatan kejadian kebakaran tahun ini.

“Angka yang kami temukan sangat mengkhawatirkan. Hingga pertengahan September 2026, tercatat sebanyak 139.978 hotspot tersebar di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG),” kata Syafiq dalam konferensi pers Koalisi Indonesia Tanpa Polusi di Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Menurut dia, jumlah tersebut mencapai 73,6 persen dari total hotspot sepanjang Agustus 2026 dan sekitar 40 persen dari keseluruhan hotspot pada 2026.

Syafiq juga menyebut sekitar 30 persen atau kurang lebih 40.000 hotspot berada di area Hak Guna Usaha (HGU) dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH).

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengawasan dan penegakan hukum yang lebih kuat di wilayah konsesi. Koalisi juga menilai faktor iklim, termasuk kondisi El Niño yang disebut sangat kuat dan musim kemarau panjang, tidak dapat menjadi satu-satunya faktor penyebab karhutla.

“Pola penggunaan lahan, perizinan, dan kerentanan ekosistem gambut akibat degradasi adalah pendorong utama krisis ini,” ujar Syafiq.

baca juga

Karhutla Berdampak pada Kesehatan

Dampak karhutla juga disoroti dari sisi kesehatan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang disampaikan koalisi, sebanyak 113.336 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tercatat di 63 kabupaten/kota terdampak.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 26.545 kasus terjadi pada anak usia 0-5 tahun.

Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia Belgis Habiba mengatakan pemantauan yang dilakukan pihaknya menemukan ribuan titik sumber asap di Kalimantan dan Sumatra sepanjang Agustus hingga 20 September 2026.

Ia mengatakan pergerakan asap juga terpantau melampaui wilayah sumber kebakaran dan mencapai sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Kamboja.

“Karhutla tahun ini adalah mesin pencetak polusi udara yang mematikan. Jutaan warga kini dipaksa menghirup udara beracun, dan pemerintah tidak bisa lagi melihat ini hanya sebagai masalah di hulu saja,” ujar Belgis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

Dear Kemenlu! Ada Nota Diplomatik dari Malaysia, Tolong Dibalas: Mau Dibantu Gak Atasi Karhutla?

News | Rabu, 30 September 2026 | 17:00 WIB

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara Palangka Raya Masuk Kategori Berbahaya

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026

Luas Karhutla Indonesia Capai 202 Ribu Hektare hingga Juli 2026

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Aksi peringatan empat tahun Tragedi Kanjuruhan di Balai Kota Malang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Gus Miftah Masuk Kepengurusan PBNU Baru, Ini Misi Strategis di Baliknya

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:21 WIB

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Pesta 9 Gol ke Gawang Bangladesh, Indonesia ke Final ASEAN Cup 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Sambut Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Siapkan Layanan Energi hingga Akomodasi

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:35 WIB

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

KAI Tuntaskan Penutupan 172 Perlintasan Sebidang

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

×