- Sebanyak dua belas orang mengalami luka ringan akibat gangguan eskalator di Stasiun Duri pada Sabtu pagi.
- Petugas KAI Commuter langsung menghentikan operasional eskalator dan mengevakuasi korban ke pos kesehatan stasiun.
- Lima orang melanjutkan perjalanan, lima dirujuk ke rumah sakit, dan dua orang masih menjalani observasi.
Suara.com - Sebanyak 12 orang terdampak gangguan salah satu eskalator di Stasiun Duri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) pagi tadi.
Adapun gangguan tersebut terjadi pada eskalator yang berada di area akses menuju jalur 5.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda mengatakan petugas langsung merespons kejadian setelah gangguan diketahui.
Petugas keamanan yang sedang berdinas di peron 5 pun segera menghentikan operasional eskalator dan melakukan evakuasi terhadap sejumlah orang yang terdampak.
"Seluruh pengguna yang mengalami luka-luka dibantu ke Pos Kesehatan (Poskes) untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan awal," kata Karina, dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan pendataan KAI Commuter, terdapat 12 orang yang terdampak dalam kejadian tersebut. Mereka terdiri dari 10 orang dewasa dan dua anak-anak.
Disampaikan Karina, seluruh penumpang yang terdampak mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan awal dari petugas Pos Kesehatan (Poskes) Stasiun Duri.
Dari jumlah tersebut, lima orang telah melanjutkan perjalanan, lima orang akan dirujuk ke RS Duta Indah, sedangkan dua orang masih menjalani observasi lebih lanjut.
"Kami akan terus memastikan kondisi seluruh pengguna tersebut serta memberikan bantuan sesuai kebutuhan," ujarnya.
Saat ini KAI Commuter telah mengamankan area eskalator dan menghentikan sementara penggunaannya. Pemeriksaan terhadap fasilitas tersebut dilakukan oleh tim terkait untuk memastikan kondisi teknis dan aspek keselamatan.
Karina mengatakan penyebab gangguan eskalator belum dapat dipastikan karena masih dalam pemeriksaan oleh tim teknis.
"Untuk kondisi dan penyebab gangguan pada eskalator, saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut oleh tim teknis," tambah Karina.
Dalam kesempatan ini, KAI Commuter turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dalam kejadian tersebut.
"Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak dan kami akan memastikan penanganan dilakukan dengan baik," tandasnya.
KAI Commuter mengimbau pengguna Stasiun Duri mengikuti arahan petugas, termasuk menggunakan akses alternatif yang telah disediakan. Pemeriksaan dan penanganan fasilitas dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keselamatan dan keamanan pengguna.