Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali

Pebriansyah Ariefana

Senin, 05 Oktober 2026 | 13:15 WIB
Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali
Senator Bali, Arya Wedakarna. (Instagram/@aryawedakarna)
baca 10 detik
  • Arya Wedakarna meminta warga Bali tidak menyapa artis pembuat konten negatif tentang Bali.

  • Pelaku usaha pariwisata Bali diminta memberikan pelayanan setara tanpa diskriminasi status sosial.

  • Imbauan ini merespons polemik antara Billy Syahputra dan pengelola fasilitas Pantai Dreamland.

Suara.com - Anggota DPD RI asal Bali, Arya Wedakarna, mengimbau masyarakat lokal atau semeton untuk tidak perlu bersalaman maupun meminta foto ketika bertemu selebritas yang kerap membuat konten negatif tentang Pulau Dewata. Langkah tegas tersebut disuarakan menyusul ketegangan yang melibatkan presenter Billy Syahputra dengan pengelola fasilitas wisata di kawasan Pantai Dreamland.

Arya menekankan bahwa warga Bali tidak pernah silau terhadap kehadiran para figur publik karena privasi senantiasa menjadi prioritas utama masyarakat setempat. Menurutnya, seluruh wisatawan asing maupun domestik berhak mendapatkan standar pelayanan yang sama tanpa perlunya perlakuan istimewa berlebihan.

Tanggapan tersebut disampaikan Arya melalui unggahan video menyusul sorotan publik atas keluhan pelayanan yang sempat diutarakan Billy di media sosial. Ia menilai warga lokal sudah terbiasa bersikap biasa saja saat berpapasan dengan artis papan atas maupun mancanegara.

Billy Syahputra ditemui di TPU Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (18/2/2026) [Suara.com/Rena Pangesti]
Billy Syahputra ditemui di TPU Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Rabu (18/2/2026) [Suara.com/Rena Pangesti]

“Orang Bali itu enggak pernah heran sama yang namanya artis,” ujar Arya dalam videonya.

Penjelasan tersebut menegaskan keberadaan tradisi menghormati ruang pribadi yang membuat para pengagum maupun wisatawan ternama merasa tenang selama berlibur di Bali.

“Kita tidak pernah mengganggu, kita tidak pernah haus validasi, dan orang-orang Bali itu enggak seperti yang lain minta foto, minta selfie, mengganggu, enggak. Di Bali itu privacy nomor satu,” lanjutnya.

Sikap sopan santun warga lokal menurut Arya harus berjalan seimbang dengan standar pelayanan publik yang konsisten di seluruh sektor usaha pariwisata.

“Kalau ada artis dari luar negeri, dari luar Bali datang, ya biasain aja. Sama aja dengan pelayanan masyarakat biasa. Enggak usah diistimewakan, enggak usah terlalu didewa-dewakan, biasa-biasa saja sesuai dengan standar,” kata Arya.

Ia secara khusus mengingatkan generasi muda Bali agar bersikap cuek terhadap figur publik yang memiliki rekam jejak digital buruk terhadap daerah mereka.

baca juga

“Kepada anak-anak muda Bali di seluruh wilayah ya, besok-besok kalau ketemu artis, ketemu apa yang punya catatan jelek, ya, maksudnya yang suka buat konten-konten negatif, yang suka berkomentar jelek-jelek tentang semeton kita gitu ya, ya udah,” ujarnya.

Ketimbang memanjakan pembuat konten yang kerap menyudutkan daerah, warga imbau untuk membiarkan mereka tanpa sapaan hangat.

“Enggak usah minta foto, enggak usah salaman, nanti kita takut mengganggu privacy katanya, privacy,” lanjut Arya.

Meskipun menyarankkan warga tidak perlu berlebihan menyambut artis bermasalah, Arya tetap meminta para pelaku usaha pariwisata menjaga profesionalisme kerja tanpa membeda-bedakan latar belakang tamu.

“Pesan saya pertama: jangan ada diskriminasi. Layani wisatawan asing, wisatawan domestik, mau ada duit, mau enggak ada duit, mau wisatawan kaya atau kere, layani dengan baik,” katanya.

Prinsip kesetaraan pelayanan ini berlaku mutlak bagi seluruh tempat wisata tanpa memandang status sosial maupun ketenaran sang pengunjung.

“Yang namanya konsumen itu jangan mentang-mentang konsumen itu adalah raja, ya enggak gitu konsepnya,” ujarnya.

Masyarakat Bali diimbau terus menjaga martabat wilayahnya agar tidak mudah direndahkan oleh narasi negatif para pendatang di media sosial.

“Mentang-mentang kita daerah pariwisata, tapi kita bisa dihina-hina, kita bisa dijelek-jelekkan, bukan gitu konsepnya. Orang Bali kan ada harga diri,” kata Arya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Pilih Rugi daripada Sakit Hati! Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali Gara-Gara Pelayanan Judes

Entertainment | Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Terkini

Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali

Arya Wedakarna Minta Semeton Jangan Salaman ke Artis yang Bikin Konten Jelek soal Bali

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Alasan Utama Peran Dealer Mobil Masih DIbutuhkan di Era Digital

Alasan Utama Peran Dealer Mobil Masih DIbutuhkan di Era Digital

Otomotif | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BB Cream Marina Apakah Bagus? Intip 4 Review Pembelinya

BB Cream Marina Apakah Bagus? Intip 4 Review Pembelinya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Apakah Bekerja di Ruangan Indoor Harus Reapply Sunscreen? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

Beda Sikap Prabowo Usai Foto di HUT TNI: Salami SBY dan Komandan Upacara, tapi Tidak dengan Jokowi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara

Jogja | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Kemewahan Jeda: 10 Menit Tidak Produktif Bukan Berarti Membuang Waktu

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Parfum EDP Marina Ada Apa Saja? Intip 3 Varian dan Karakter Wanginya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:59 WIB

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

Wacana Kuliah Gratis, DPR Ingatkan Jangan Sampai PTS Mati Suri

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Blunder Fatal PT Pos Indonesia, Bupati Gowa Duga Ada Sabotase di Balik Putusan MA

Sulsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×