Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:24 WIB
Uji Coba MBG Prasmanan di Yogyakarta: Siswa Puas, tapi Masih Ada Sisa Makanan 3,3 Kg
Siswa antre mengambil makanan secara prasmanan dalam uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
baca 10 detik
  • BGN menguji program MBG metode prasmanan bagi 106 siswa di Yogyakarta.
  • Hasil uji coba menunjukkan tingkat kepuasan siswa dan guru mencapai skor maksimal serta kepatuhan APD sebesar 99 persen.
  • Program tersebut mencatat sisa makanan seberat 3,3 kilogram yang akan dijadikan bahan evaluasi pola konsumsi menu makanan.

Suara.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mulai menguji Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan metode prasmanan di dua sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Dari uji coba tersebut, BGN mencatat masih ada 3,3 kilogram makanan yang tersisa.

Uji coba berlangsung sejak Senin (5/10/2026) di SDN Soprayan dan SD Muhammadiyah Bantar. Sebanyak 106 siswa menjadi penerima manfaat dalam pilot project tersebut.

Koordinator Regional BGN DIY Wirandita Gagat Widyatmoko mengatakan uji coba dilakukan untuk melihat efektivitas model layanan MBG dengan metode prasmanan sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya di lapangan.

"Pelaksanaan pilot project merupakan bagian dari upaya BGN untuk menguji dan mengevaluasi model layanan MBG dengan metode prasmanan," kata Gagat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/10/2026).

Selain menguji alur pelayanan, BGN turut mengevaluasi keamanan pangan, higiene, kenyamanan, kepuasan penerima manfaat hingga pengendalian sisa makanan atau food waste.

"Dari aspek keamanan dan higiene, uji organoleptik pada kedua lokasi dinyatakan layak, sementara tingkat kepatuhan penggunaan APD siswa mencapai 99 persen," ujarnya.

Dari sisi kepuasan, respons siswa dan guru terbilang positif. Tingkat kepuasan penerima manfaat di dua sekolah tersebut mencapai skor 5 dari 5.

Namun, penerapan sistem prasmanan masih menghasilkan sisa makanan. Total food waste dari kedua lokasi mencapai 3,3 kilogram.

"Terdiri dari 1,6 kg di SDN Soprayan dan 1,7 kg di SD Muhammadiyah Bantar," ungkapnya.

baca juga

BGN akan menjadikan sisa makanan tersebut sebagai bahan evaluasi untuk mengetahui pola konsumsi dan menu yang paling sesuai dengan preferensi penerima manfaat.

"Data tersebut menjadi salah satu bahan evaluasi untuk melihat pola konsumsi serta preferensi penerima manfaat terhadap menu yang disajikan," imbuhnya.

Uji coba MBG prasmanan dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober 2026. Hasilnya akan digunakan BGN untuk menyempurnakan model layanan tersebut.

Evaluasi mencakup pelayanan, keamanan, kualitas makanan, kenyamanan penerima manfaat hingga efisiensi pengelolaan makanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:26 WIB

Terkini

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

1.500 Mahasiswa Unhan Turun ke Sekolah Rakyat, Bantu Siswa Belajar Disiplin hingga Mandiri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Privilege Layanan Diagnostik Eksklusif BRI dan Laboratorium Prodia

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Menduniakan Batik atau Merusak Bumi? Sisi Gelap Industri yang Jarang Dibahas

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

Jelang Putusan MK Kasus Ijazah Gibran Malam Ini: Menkopolkam Siaga, PDIP Buka Suara

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

The Disciple Tayang 16 Oktober di Netflix, Album Rahasia Wu-Tang Terungkap

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Disahkan DPR, Aspirasi Buruh Berujung Solusi

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

Rp 13,24 Triliun Uang Hasil Penertiban Hutan Diserahkan ke Negara, Ditumpuk di Gedung Bundar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12 WIB

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Sibuk Jalani Hari, tapi Kapan Terakhir Kali Bertanya Aku Baik-Baik Saja?

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:10 WIB

×