Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:31 WIB
Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol
Para siswa penerima manfaat disambut dengan konsep baru yang lebih menarik MBG dengan sistem prasmanan di SMP Negeri 1 Cianjur Jawa Barat [Ist
baca 10 detik
  • Guru Besar FTP UGM Endang Sutriswati Rahayu menyatakan makanan hangat uji coba MBG bukan jaminan keselamatan pangan.
  • Pengelola SPPG wajib mengontrol empat variabel krusial agar program bebas dari insiden keracunan secara total.
  • Empat variabel tersebut meliputi kedekatan dapur, batas suhu ruang, kecukupan air bersih, dan SOP tanpa pemanasan ulang.

Suara.com - Klaim Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai kesegaran dan kehangatan makanan dalam uji coba prasmanan Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai bukan jaminan tunggal keselamatan pangan.

Menyajikan makanan hangat tanpa pengawasan ketat terhadap rantai penyajian justru dapat memicu pertumbuhan bakteri merugikan.

Guru Besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Gadjah Mada (UGM), Endang Sutriswati Rahayu, menekankan bahwa ada empat variabel krusial yang wajib dikontrol ketat oleh pengelola SPPG agar model prasmanan benar-benar aman dikonsumsi penerima manfaat.

Poin kontrol pertama adalah memangkas jeda waktu antara proses memasak dan waktu konsumsi.

Makanan segar yang diolah dengan pemanasan biasa idealnya harus segera disantap untuk mencegah spora bakteri bangkit kembali.

"Iya (masak di sekolah) kalau saya ditanya itu, dekatkan dapur dengan meja makan. Konsepnya intinya itu," kata Endang kepada Suara.com, Selasa (6/10/2026).

Selanjutnya yang kedua terletak pada pematuhan batas aman penyajian di suhu ruang yang tidak boleh melebihi empat jam. Lebih dari durasi tersebut, Endang bilang makanan harus ditarik dan diganti baru seperti standar pengelolaan gizi sekolah di negara maju.

"Jadi kalau bisa makanan segar itu ya langsung disajikan, langsung dimakan. Itu prinsipnya, karena apa? Karena masakan biasa itu tidak bisa menghilangkan, tidak bisa membunuh endospora," ujarnya.

Poin kontrol ketiga yaitu kecukupan pasokan air bersih yang melimpah di lokasi pengolahan.

baca juga

Ketersediaan air bersih sangat krusial tidak hanya untuk mengolah bahan pangan, tetapi juga untuk sanitasi wadah saji, peralatan masak hingga ompreng secara higienis.

"Air itu kan krusial untuk pembersih misalnya ompreng itu kan harus terus dibersihkan. Nah, itu kan fasilitas air harus melimpah," ucapnya.

Poin kontrol keempat adalah pengetatan Standar Operasional Prosedur (SOP) penyajian tanpa mengandalkan metode pemanasan ulang (reheating).

Langkah memanaskan kembali makanan berulang kali dinilai tidak efektif dan justru merusak kandungan gizi di dalamnya.

Endang menekankan bahwa makanan yang sudah dimasak tidak bisa diperlakukan sebagai produk steril. Maka dari itu, makanan hangat bukan satu-satunya ukuran untuk menyatakan seluruh proses penyajian telah aman.

"Kalaupun sudah diolah dengan cara yang sebaik-baiknya, gitu tapi perlu diingat bahwa masakan itu bukan produk yang steril," tuturnya.

Sehingga memang keempat parameter kontrol tersebut wajib diterapkan secara sempurna tanpa adanya toleransi kelalaian demi memastikan program MBG terbebas dari insiden keracunan.

"Prinsipnya keamanan pangan itu harus aman, dah itu 100 persen. Jadi misalnya, 'wah, iki nganu kok, kasusnya cuma nol sekian,' oh ndak, ndak. Kasusnya (keracunan) harus tidak ada," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

Model Prasmanan MBG Tak Otomatis Aman, Pakar Ingatkan Risiko Perkembangbiakan Bakteri

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Gibran Turun Tangan Urus Keracunan MBG: Bentuk Empati atau Panggung Politik?

Gibran Turun Tangan Urus Keracunan MBG: Bentuk Empati atau Panggung Politik?

Video | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:00 WIB

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

500 Dapur MBG Kena Suspend, Ada yang Masak di Bawah Sarang Burung Walet

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:46 WIB

1.000 Dapur MBG Akan Kembali Dibangun di 3 Wilayah Ini

1.000 Dapur MBG Akan Kembali Dibangun di 3 Wilayah Ini

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:52 WIB

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

SPPG Ketar-ketir Nih, BGN Minta Sidak Random Dapur MBG, Bisa Pukul 2 Pagi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:26 WIB

BGN Ungkap Alasan Hapus Insentif MBG Rp6 Juta Per Hari: Ada Potensi Pemborosan APBN

BGN Ungkap Alasan Hapus Insentif MBG Rp6 Juta Per Hari: Ada Potensi Pemborosan APBN

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 15:05 WIB

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

BGN Uji Coba MBG Model Prasmanan di 60 Dapur, Klaim Makanan Masih Hangat dan Habis

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

Prasmanan MBG Tak Cukup Hanya Hangat, Guru Besar UGM Ungkap Empat Hal yang Wajib Dikontrol

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Senjakala Bisnis Hary Tanoe

Senjakala Bisnis Hary Tanoe

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

The Record of a Fallen Vampire Tayang 2027, Angkat Konflik Vampir-Damphir

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Perkuat Ekosistem Digital dan Komunitas, bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Reaktivasi BRI Kartu Kredit Touch Banjir Diskon, Nasabah Terpilih Dapat e-Voucher

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:25 WIB

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Berhenti Sebut Kampungan: Menyoal Arogansi Kota Lewat Kasus Omakase Tepe

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Toyota Tahan Ekspor Veloz Hybrid Ambisi Elektrifikasi Lokal Diuji Pasar Global

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Apakah Boleh Ganti Oli Motor 7 Bulan Sekali? Ini Penjelasannya

Apakah Boleh Ganti Oli Motor 7 Bulan Sekali? Ini Penjelasannya

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:16 WIB

×