- Tiga kakak beradik tewas dalam kecelakaan sepeda motor dengan truk di Pontian, Johor, Malaysia, pada 8 Oktober 2026.
- Kecelakaan terjadi saat mereka pulang setelah mengecek sekolah yang tutup akibat kabut asap atas inisiatif sendiri.
- Dua anak meninggal di tempat kejadian, sedangkan sang kakak meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Suara.com - Duka mendalam menyelimuti Julaiha Munaji, 42 tahun, setelah kehilangan tiga anaknya sekaligus dalam kecelakaan sepeda motor dan truk di Jalan Parit Haji Siraj, Kayu Ara Pasong, Pontian, Johor, Malaysia, Kamis (8/10/2026).
Tragedi itu terjadi setelah ketiga kakak beradik tersebut berangkat untuk memastikan apakah sekolah mereka benar-benar tutup akibat kabut asap akibat Karhutla Kalimantan.
Julaiha sebenarnya sudah mengingatkan mereka agar tidak pergi karena kegiatan belajar mengajar di Johor diliburkan.
Namun, kedua anaknya tetap ingin melihat langsung kondisi sekolah.
Sang kakak, Nor Daniel Aiman Norlizan, 18 tahun, akhirnya mengantar kedua adiknya, Nor Daniel Fikri Norlizan, 11 tahun, dan Puteri Naufal Raisya, 8 tahun.
Tak seorang pun menyangka perjalanan pulang mereka justru berakhir tragis.
Ketiganya mengalami kecelakaan dengan sebuah truk sekitar pukul 07.00 waktu setempat, hanya sekitar 200 meter dari rumah mereka.
Dikutip dari media Malaysia, Sirap Limau, Julaiha mengaku sudah memberitahukan kepada kedua anaknya bahwa sekolah diliburkan akibat kabut asap yang melanda wilayah Johor.
“Sudah saya bilang tidak perlu pergi karena sekolah di Johor libur hari ini. Namun, mereka berdua tetap bersikeras ingin pergi,” kata Julaiha saat diwawancarai Buletin TV3.
Karena kedua adiknya tidak percaya, Aiman akhirnya mengantar mereka untuk memastikan sendiri bahwa sekolah benar-benar tutup.
Setelah tiba di lokasi dan mendapati sekolah tidak beroperasi, ketiganya pun berbalik untuk pulang.
Rekaman kamera pengawas atau CCTV sekolah dilaporkan memperlihatkan ketiga bersaudara itu tiba di sekolah sebelum akhirnya kembali karena mendapati gedung sekolah tutup.
Perjalanan pulang tersebut berubah menjadi tragedi ketika sepeda motor yang mereka tumpangi bertabrakan dengan sebuah truk di Jalan Kampung Parit Haji Siraj.
Dikutip dari Sinar Harian, Kepala Kepolisian Distrik Pontian, Superintenden Hadzrat Hussien Mion Hussain, menjelaskan bahwa Nor Daniel Fikri dan Puteri Naufal Raisya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah.
Sementara itu, Aiman yang mengendarai sepeda motor mengalami cedera serius dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Pontian.
Pengemudi truk berusia 69 tahun juga mengalami luka pada tangan dan kedua lututnya.
Polisi lokal masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan kakak beradik ini.