Pemakzulan Gibran Bisa Terganjal Perebutan Kursi Wapres di Internal Koalisi

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:45 WIB
Pemakzulan Gibran Bisa Terganjal Perebutan Kursi Wapres di Internal Koalisi
Sosiolog Zuly Qodir. (Suarajogja id/Putu Ayu Palupi)
baca 10 detik
  • Mahkamah Konstitusi menyatakan tidak menemukan bukti ijazah setara SMA milik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
  • Sosiolog Zuly Qodir menyatakan DPR dan MPR kini memegang kewenangan untuk menentukan kelanjutan wacana pemakzulan tersebut.
  • Eksekusi pencopotan diprediksi tersendat akibat kalkulasi politik pragmatis serta potensi perpecahan dalam koalisi partai pendukung.

Suara.com - Desakan publik hingga wacana tindakan politik DPR untuk melakukan pemakzulan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kian memanas pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyebut tidak ditemukannya bukti ijazah setara SMA milik sang Wapres. 

Meski pintu politik terbuka lebar, Sosiolog Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Zuly Qodir, menduga bahwa eksekusi pemakzulan bakal tersendat oleh drama saling sikut dan hitung-hitungan jatah kekuasaan di internal partai politik koalisi.

"Pemakzulan Gibran sekarang bola di tangan di DPR-MPR ya. Tinggal apakah mereka memang mau mempercepat untuk adanya perubahan pergantian wakil presiden atau akan tetap menunggu sampai dengan 2029," kata Zuly kepada Suara.com, Jumat (9/10/2026).

Namun, menurut dia, di balik wacana penegakan etika publik tersebut, tersimpan kalkulasi politik yang sangat pragmatis. Absennya partai mayoritas tunggal (single majority) membuat rencana pencopotan Gibran tertahan oleh ketakutan akan hancurnya tatanan koalisi akibat perebutan kursi pengganti.

"Iya pasti (ada pertimbangan politik) ya karena pertimbangan-pertimbangan yang sifatnya sangat politik kekuasaan, ada di partai. Itulah resiko kalau tidak ada single majority partai," ujarnya.

Kondisi ini kian memanas karena penentuan figur pengganti berisiko tinggi memicu cemburu buta antarpartai pendukung. Jika nama pengganti diambil dari salah satu parpol koalisi, seperti Golkar, NasDem, atau PKB, kata Zuly, bukan tidak mungkin akan timbul perpecahan tajam akibat merasa ada pihak yang dianaktirikan dalam pembagian jatah kekuasaan.

"Kalau ngambil dari partai-partai karena partai koalisinya ada macam-macam, nanti 'wah kenapa yang diambil partai suara sedikit?' Nanti cemburu yang partainya (suara) banyak. 'Kenapa yang banyak hanya ini? Kami kan juga turut berkontribusi', membuat cemburu yang lain, macam-macam itu," ungkapnya.

Maka dari itu, ia menyebut proses perombakan ini disinyalir sengaja diulur-ulur karena belum ditemukannya kesepakatan bagi-bagi jatah di antara para petinggi partai. 

Presiden Prabowo Subianto dinilai berada dalam posisi sulit dan harus berhitung ekstra hati-hati agar koalisi pendukungnya tidak pecah di tengah jalan. Apalagi dengan memperhitungkan kekuatan menuju ke 2029.

baca juga

"Maka saya kira Pak Prabowo memperhitungkan itu, kira-kira siapa yang tidak membuat kecewa dan membuat sakit hati di dalam partai koalisi gitu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Politisi PSI: Presiden BJ Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana

Politisi PSI: Presiden BJ Habibie Tidak Memiliki Ijazah Sarjana

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:56 WIB

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

Buntut Kasus Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Buka Posko Aduan Ijazah Palsu DPR di Senayan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

Emak-emak Demo ke DPR, Desak Gibran Dimakzulkan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 17:51 WIB

Terkini

Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi Kini Bisa Dicicipi, Ada Nasi Mie hingga Ketoprak

Menu Wiken dari Film Empat Musim Pertiwi Kini Bisa Dicicipi, Ada Nasi Mie hingga Ketoprak

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Menteri KP Menghadap Prabowo di Hambalang, Laporkan Progres 100 Kampung Nelayan

Menteri KP Menghadap Prabowo di Hambalang, Laporkan Progres 100 Kampung Nelayan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:33 WIB

Nikmati Free MCU dan Special Offers Privilege Prodia Bagi Nasabah BRI Private serta BRI Prioritas

Nikmati Free MCU dan Special Offers Privilege Prodia Bagi Nasabah BRI Private serta BRI Prioritas

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu, Beroperasi Sejak 2021

Bareskrim Bongkar Pabrik Vitamin Anak Palsu, Beroperasi Sejak 2021

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas

Makin Eksklusif, BRI Hadirkan Keistimewaan Layanan Kesehatan Prodia bagi Nasabah Prioritas

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:22 WIB

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

BRI dan Prodia Berikan Akses Pemeriksaan Kesehatan dengan Privilege Khusus Bagi Nasabah Prioritas

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Tujuh Hari Sebelum Aku Menghilang

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Adriansyah Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Adriansyah Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:17 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:16 WIB

×