AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun

Cesar Uji Tawakal

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:48 WIB
AS Kehilangan 81 Pesawat Tempur akibat Iran, Rugi Fantastis hingga Rp58,99 Triliun
Jet tempur F-35 buatan Amerika Serikat (Departemen Perang AS)
baca 10 detik
  • Operasi militer AS terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 menyebabkan lebih dari 81 pesawat militer hancur atau rusak parah.
  • Kantor Anggaran Kongres melaporkan kerugian armada udara tersebut mencapai 1,9 hingga 3,3 miliar dolar AS per 1 Agustus 2026.
  • Kerugian masif itu memicu kecaman politik domestik serta penolakan usulan anggaran pertahanan 2027 oleh para senator Partai Demokrat.

Suara.com - Perang di Timur Tengah kembali memberikan pukulan telak bagi militer Amerika Serikat. Dalam kampanye militer bertajuk Operation Epic Fury yang dilancarkan Washington terhadap Iran sejak 28 Februari 2026, Paman Sam harus menelan kenyataan pahit.

Lebih dari 81 pesawat militer milik Amerika Serikat, mulai dari jet tempur canggih hingga drone, dilaporkan hancur atau rusak parah dalam konflik yang memasuki bulan kedelapan ini.

Laporan terbaru dari Kantor Anggaran Kongres (Congressional Budget Office/CBO) mengungkapkan bahwa estimasi kerugian armada udara AS per 1 Agustus mencapai antara 1,9 miliar hingga 3,3 miliar dolar AS.

Jika dikonversikan dengan kurs Rp17.875 per dolar AS, nilai kerugian fantastis tersebut setara dengan Rp33,96 triliun hingga Rp58,99 triliun.

Laporan CBO merinci alutsista yang terdampak mencakup 12 unit jet tempur F-15E Strike Eagle, 1 unit jet siluman F-35A Lightning II, serta 7 unit pesawat tanker KC-135 Stratotanker.

Tak hanya itu, kehilangan terbanyak didominasi oleh teknologi udara nirawak, di mana sebanyak 45 unit drone MQ-9 Reaper dilaporkan tumbang.

Fenomena tumbangnya puluhan pesawat canggih milik militer papan atas ini memicu sorotan dari para pakar militer. Perubahan peta perang modern yang kian mengandalkan drone berbiaya murah menjadi celah kerentanan utama yang dimanfaatkan lawan.

Mantan perwira Angkatan Laut AS sekaligus Chairman Killowen Group, Harlan Ullman, memaparkan analisisnya terkait keberhasilan Iran menekan kekuatan militer AS.

Kepada Al Jazeera, Ullman menegaskan betapa senjata berbiaya terjangkau mampu merusak aset militer bernilai triliunan rupiah.

baca juga
Profil Rudal AD-08 Majid Iran Penjatuh Pesawat Canggih F-35, Pantas Amerika Serikat Ketar-ketir (Times of Islamabad)
Rudal AD-08 Majid Iran penjatuh pesawat canggih F-35. (Times of Islamabad)

"Asimetri perang menunjukkan bahwa negara kecil dengan militer kecil sekalipun dapat menimbulkan kerusakan pada militer terbaik di dunia," ungkap Harlan Ullman.

Ullman menjelaskan bahwa Iran memiliki banyak sasaran militer AS yang terbuka di kawasan Timur Tengah. Menurutnya, serangan drone berukuran kecil terbukti sangat efektif melumpuhkan aset vital.

"Iran memiliki banyak target AS yang tersedia, dan Anda bisa membayangkan apa yang bisa dilakukan oleh sebuah drone kecil terhadap aset militer utama. Kita telah melihat contoh-contoh hal itu di negara-negara Teluk selama konflik," tutur Ullman.

Publik AS Berang

Kerugian besar ini pun berbuntut panjang pada konstelasi politik domestik di Washington. Presiden Donald Trump kini dibanjiri kritik usai mengajukan usulan anggaran pertahanan sebesar 1,5 triliun dolar AS (sekitar Rp26.812,5 triliun) untuk tahun 2027.

Langkah tersebut memicu gelombang penolakan di Kongres, khususnya dari Partai Demokrat.

Sebanyak 45 senator Demokrat dan satu senator independen bahkan melayangkan surat terbuka kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk menuntut transparansi biaya perang.

Dalam surat terbuka itu, para senator menyoroti beban finansial yang harus ditanggung rakyat.

"Masyarakat pembayar pajak di Amerika sudah mengeluarkan tambahan 100 miliar dolar AS dari kantong mereka sendiri hanya untuk harga bensin dan solar yang lebih tinggi, serta setidaknya 60 miliar dolar AS lagi untuk biaya yang lebih tinggi seperti bahan pokok, hipotek, dan tiket pesawat sebagai dampak dari perang ini," tulis para senator.

Para senator menambahkan kecaman keras atas kebijakan perang tersebut. "Kini Anda meminta mereka membayar lagi untuk membiayai perang pilihan yang tidak pernah diizinkan oleh Kongres dan diluncurkan Presiden tanpa rencana strategis," tegas mereka dalam surat tersebut.

Secara keseluruhan, CBO mencatat total biaya perang AS dengan Iran per 1 Agustus telah menyedot dana sekitar 38 miliar dolar AS atau setara Rp679,25 triliun. Angka ini mencakup penggantian amunisi, alutsista hancur, hingga lonjakan biaya operasional bahan bakar.

Saat dimintai tanggapan oleh Al Jazeera mengenai laporan kerugian armada udara ini, pihak Pentagon enggan berkomentar banyak dan menyatakan tidak ada informasi tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

Solar Meroket, Sanksi Dicopot: Minyak Rusia Diborong Amerika Serikat

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 11:51 WIB

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

Perang AS - Iran Akan Dimulai Lagi, Pentagon Siapkan Serangan Besar

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:12 WIB

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

Eropa di Ambang Konflik Nuklir? Moskow Murka Atas Aksi Provokasi Paris

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Perang di Arab Saudi Panas Lagi, Riyadh Dibombardir Houthi

Perang di Arab Saudi Panas Lagi, Riyadh Dibombardir Houthi

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Terkini

7 Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah dan Mengajak Balikan

7 Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah dan Mengajak Balikan

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

Tak untuk Umum! DKI Operasikan 37 Bus Sekolah Khusus Disabilitas di 10 Rute

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Diserbu 8.500 Pengunjung, Festival Kue Bulan Ini Tawarkan Pengalaman Budaya yang Berbeda

Diserbu 8.500 Pengunjung, Festival Kue Bulan Ini Tawarkan Pengalaman Budaya yang Berbeda

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Bawa 23 Pemain, PSMS Medan Incar Kemenangan di Markas PSPS

Bawa 23 Pemain, PSMS Medan Incar Kemenangan di Markas PSPS

Sumut | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, BPBD Lampung: Belum Ada Dampak Abu Vulkanik

Gunung Anak Krakatau Naik Level Siaga, BPBD Lampung: Belum Ada Dampak Abu Vulkanik

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Sisihkan 2.140 Peserta, 9 Pebulu Tangkis Gabung PB Djarum

Sisihkan 2.140 Peserta, 9 Pebulu Tangkis Gabung PB Djarum

Sport | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Keterlibatan Data Intelijen A1 Antar TNI Tembak Mati Tiga Komandan OPM di Maybra

Keterlibatan Data Intelijen A1 Antar TNI Tembak Mati Tiga Komandan OPM di Maybra

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Four Hands Two Sonatas Tamat, Ini 5 Kejanggalan yang Masih Belum Terjawab

Four Hands Two Sonatas Tamat, Ini 5 Kejanggalan yang Masih Belum Terjawab

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Penjualan Porsche Merosot 16 Persen Secara Global: Ini Penyebabnya

Otomotif | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Selama Ini Dikenal untuk Transfusi, Ternyata Plasma Darah Bisa Diolah Menjadi Obat

Health | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:26 WIB

×