- Bus TransJakarta koridor 10H diadang rombongan pengantar jenazah di Pasar Baru Timur pada Senin, 12 Oktober 2026.
- Insiden tersebut memicu adu mulut antara sopir bus dan pemotor yang sempat menghambat arus lalu lintas jalan.
- Petugas berhasil meredakan ketegangan sehingga rombongan dapat melanjutkan perjalanan dan bus terhindar dari kerusakan.
Suara.com - Bus TransJakarta koridor 10H bernomor SAF 071 diadang rombongan pengantar jenazah di persimpangan lampu merah Pasar Baru Timur, Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2026).
Insiden tersebut berujung perselisihan antara sopir bus dan sejumlah anggota rombongan hingga menghambat arus lalu lintas.
Peristiwa itu viral di media sosial setelah video yang memperlihatkan ketegangan di antara kedua pihak beredar luas.
Berdasarkan keterangan awal TransJakarta, bus tengah melintas saat lampu lalu lintas menunjukkan warna hijau sebelum dihentikan oleh iring-iringan pemotor pengantar jenazah.
Situasi di persimpangan sempat memanas. Sopir bus dan sejumlah anggota rombongan terlibat adu mulut, sementara kendaraan dari beberapa arah tertahan akibat perselisihan tersebut.
Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta, Ayu Wardhani, menyayangkan insiden yang melibatkan armadanya itu.
"PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyesalkan ketidaknyamanan atas insiden yang melibatkan armada bus koridor 10H (SAF 071) dengan rombongan pengantar jenazah di lampu merah Pasar Baru Timur, Senin (12/10/2026)," tutur Ayu.
Ayu mengatakan, petugas TransJakarta yang berada di lokasi segera turun tangan untuk meredakan ketegangan. Upaya tersebut membuat rombongan pengantar jenazah bisa kembali melanjutkan perjalanan, sementara bus terhindar dari kerusakan.
"Berdasarkan investigasi awal, bus melintas saat lampu menunjukkan warna hijau sebelum dihentikan oleh iring-iringan rombongan. Petugas kami di lokasi langsung bergerak cepat menenangkan situasi, sehingga rombongan pengantar jenazah dapat kembali melanjutkan perjalanan dengan aman dan armada bus terhindar dari kerusakan," jelasnya.
Manajemen TransJakarta menegaskan keselamatan pelanggan dan perlindungan terhadap pramudi tetap menjadi perhatian.
Perusahaan juga meminta masyarakat melaporkan insiden atau keluhan melalui kanal resmi dengan menyertakan bukti pendukung.
"Jika masyarakat menemukan hal yang kurang berkenan, laporan dan bukti pendukung dapat disampaikan melalui kanal resmi kami untuk segera ditindaklanjuti," pungkasnya.