Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini

Galih Prasetyo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:52 WIB
Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini
personel TNI berjaga di pintu masuk area menuju kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki yang bersandar di dermaga Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/tom]
baca 10 detik
  • Pasukan Bela Diri Jepang menyelesaikan misi bantuan pemadaman kebakaran hutan menggunakan kapal Kunisaki di Indonesia pada 6 Oktober 2026.
  • Militer Jepang mengerahkan tiga helikopter CH-47 yang berhasil melakukan 56 misi dan menyiramkan sekitar 280 ton air.
  • Pengerahan pasukan ke Kalimantan tersebut memberikan pengalaman baru bagi Jepang dalam menjalankan operasi gabungan lintas matra.

Suara.com - Pasukan Bela Diri Jepang resmi mengakhiri misi bantuan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Kapal angkut milik Angkatan Laut Jepang, Kunisaki (LST-4003), bertolak dari Pelabuhan Kijing, Indonesia, pada 6 Oktober 2026 untuk kembali ke Jepang.

Kementerian Pertahanan Jepang mengumumkan bahwa kegiatan bantuan darurat internasional tersebut telah selesai setelah berlangsung selama beberapa pekan.

Dalam operasi ini, Jepang mengerahkan tiga helikopter angkut CH-47 milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang untuk membantu pemadaman kebakaran hutan di Indonesia.

Kapal Kunisaki bertolak dari Jepang pada 30 Agustus 2026 dan tiba di Pelabuhan Kijing pada 10 September 2026.

Kapal tersebut membawa tiga helikopter CH-47 yang dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran hutan di Indonesia.

Personel militer Jepang membawa peralatan pendukung penanganan karhutla dari kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki ke dalam truk di dermaga Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/tom]
Personel militer Jepang membawa peralatan pendukung penanganan karhutla dari kapal Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF) JS Kunisaki ke dalam truk di dermaga Pelabuhan Kijing, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (12/9/2026). [ANTARA FOTO/Jessica Wuysang/tom]

Dalam pelaksanaannya, Jepang menyesuaikan penempatan helikopter dengan kondisi kebakaran dan cuaca di lapangan.

Pada 20 September 2026, kapal Kunisaki meninggalkan Pelabuhan Kijing menuju perairan lepas pantai Ketapang, Kalimantan, untuk memperluas dukungan operasi.

Satu helikopter CH-47 ditempatkan di atas kapal Kunisaki yang beroperasi dari perairan Ketapang.

baca juga

Sementara itu, dua helikopter lainnya ditempatkan di Pelabuhan Kijing sehingga kegiatan pemadaman dapat dilakukan dari dua titik operasi.

Kementerian Pertahanan Jepang menyebut helikopter CH-47 milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang telah melakukan total 56 kali misi pemadaman selama operasi berlangsung.

Dalam seluruh misi tersebut, helikopter mengangkut dan menyiramkan sekitar 280 ton air untuk membantu mengatasi kebakaran hutan.

Sementara itu, Kepala Staf Gabungan Pasukan Bela Diri Jepang, Hiroaki Uchikura, mengatakan pasukannya berhasil menerapkan pengalaman dan keahlian yang selama ini dikembangkan pada misi pemadaman kebakaran hutan Kalimantan.

"Melalui penanganan kebakaran hutan di dalam negeri, kami dapat memanfaatkan pengetahuan dan pengalaman yang telah dikembangkan di sana (Kalimantan),” ucap Uchikura seperti dikutip dari Risktaisaku.

Uchikura menyebut pengerahan pasukan ke Indonesia memberikan banyak pengalaman baru bagi militer Jepang, terutama dalam menjalankan operasi gabungan lintas matra dan berkoordinasi dengan lembaga terkait di negara tujuan.

Ia menyoroti pentingnya kerja sama antara Pasukan Bela Diri Darat, Laut, dan Udara Jepang dalam menjalankan misi tersebut.

Koordinasi dengan instansi setempat juga menjadi salah satu aspek penting yang dipelajari selama operasi berlangsung.

“Banyak pengetahuan dan pengalaman yang kami peroleh, termasuk melalui operasi terpadu Pasukan Bela Diri Darat, Laut, dan Udara serta koordinasi dengan lembaga terkait di lokasi,” ujar Uchikura.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

96 Orangutan Kalimantan Masuk Penanganan di Tengah Karhutla, Kemenhut Ungkap Kondisinya

96 Orangutan Kalimantan Masuk Penanganan di Tengah Karhutla, Kemenhut Ungkap Kondisinya

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:18 WIB

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Konflik Awkarin vs Aa Juju Memanas: dari Sindiran Karhutla hingga Serangan Personal

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

3 Rekomendasi Air Purifier Terbaik, Ampuh Saring Partikel Asap Kebakaran Hutan

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Jepang Stop Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan: Katanya Indonesia Bisa Tangani Sendiri

Jepang Stop Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan: Katanya Indonesia Bisa Tangani Sendiri

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Aktivis Ini Temukan 'Lubang Neraka', Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan Sulit Padam

Aktivis Ini Temukan 'Lubang Neraka', Penyebab Kebakaran Hutan Kalimantan Sulit Padam

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:45 WIB

Krinologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

Krinologis Pilot WNI Ditolak Masuk Israel, Pesawat Ethiopian Airlines Dipaksa Putar Balik

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:42 WIB

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Cara Berhenti di Lampu Merah Mobil CVT vs AT: Masuk N atau Tahan di D?

Otomotif | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

4 Serum Sachet Murah di Indomaret dan Alfamart, Ukuran Mini Bisa Dibawa ke Mana Saja

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:41 WIB

Meski Susut, Waskita Karya Tetap Merugi Rp2,87 T di Kuartal III/2026

Meski Susut, Waskita Karya Tetap Merugi Rp2,87 T di Kuartal III/2026

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:37 WIB

Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba

Penggerebekan MP Club, Polisi Periksa 8 Orang Terkait Peredaran Narkoba

Riau | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Beda Kekayaan Maia Estianty dan Irwan Mussry, Pasangan Tajir Melintir

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:36 WIB

×