Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!

Dwi Bowo Raharjo, Adiyoga Priyambodo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:59 WIB
Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menunjukkan daftar harga lapak sewa bong atau alat isap narkoba saat membongkar sarang penyalahgunaan narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (13/10/2026). ANTARA/Risky Syukur)
baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sarang narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, pada hari Selasa.
  • Petugas menemukan praktik penyewaan bong dua ribu rupiah serta layanan isi ulang sabu eceran lima ribu rupiah.
  • Polisi menyita barang bukti berupa papan tarif, catatan transaksi, timbangan digital, dan KTP yang digadaikan warga.

Suara.com - Penggerebekan sarang narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Selasa mengungkap fakta mencengangkan. Petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat menemukan praktik bisnis tak biasa: penyewaan bong (alat isap) hingga layanan top up atau isi ulang sabu eceran.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol, Nasriadi, bersama Kasat Reserse Narkoba AKBP Vernal A. Sambo menyisir tempat penyalahgunaan narkoba tersebut. Petugas menemukan sebuah kotak berisi belasan bong, korek api, plastik klip sabu, timbangan digital, serta berbagai barang bukti lainnya.

Yang menarik perhatian, polisi juga mendapati potongan kardus yang difungsikan sebagai "papan tarif" penyewaan alat isap.

"Selamat Datang di Lapak Babeh Bentas. Sewa Alat: Rp2.000 (rupiah) dan Top Up: 5.000 (rupiah)," demikian bunyi tulisan pada potongan kardus tersebut.

Polsek Tamansari melakukan penggrebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (7/6/2022). ANTARA/Polres Jakarta Barat
Polsek Tamansari melakukan penggrebekan di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (7/6/2022). ANTARA/Polres Jakarta Barat

KTP Diagunkan Demi "Nyabu"

Tak hanya papan tarif murah meriah, petugas turut menyita buku catatan harian berisi rekapitulasi transaksi jual-beli narkoba. Bahkan, ditemukan selembar Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik pembeli yang diduga nekat mengagunkannya sebagai jaminan karena kehabisan uang tunai saat hendak mengonsumsi sabu.

"Ini ada timbangan juga. Kemudian ini (menunjukkan KTP), sepertinya dia itu habis dan dia menggadaikan KTP," ujar Nasriadi di lokasi penggerebekan.

Nasriadi menjelaskan, pola transaksi terselubung dan terjangkau seperti ini kerap dijumpai di kawasan rawan narkoba, termasuk Kampung Ambon maupun Kampung Boncos.

"Ada yang hanya menjual (menyewa) alat-alat seperti ini (bong), ada juga yang menjual narkoba. Misalnya seperti (lapak narkoba) ini, dipakai tempatnya, kemudian disewakan alat Rp2 ribu dan top up juga. Artinya, kalau pengen nambah lagi tinggal tambah Rp5 ribu," tutur Nasriadi.

baca juga

Sistem sewa dan top up murah ini dinilai menjadi trik para pengedar untuk memanjakan pelanggan agar betah dan terus bertransaksi di sana.

"Makanya harus diberantas, dihancurkan semuanya. Karena ini atensi bapak Kapolri bapak Kapolda untuk memberantas narkoba di sini," imbuh Nasriadi menegaskan.

Puluhan Lapak Liar Dibongkar

Sebelum menemukan lapak "Sewa Bong" tersebut, ratusan personel gabungan Polres Metro Jakarta Barat telah meratakan puluhan lapak liar yang kerap dijadikan sarang transaksi serta tempat "nyabu" para pecandu.

Lapak-lapak semipermanen itu berdiri berjejer di bantaran kali Jalan Kristal Ujung, RT 15 RW 007, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, tepat di depan tumpukan sampah. Dengan menggunakan balok kayu, petugas merobohkan dan mengumpulkan puing-puing bangunan liar tersebut agar tak bisa lagi digunakan untuk aktivitas haram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

Pecandu Diduga Gadaikan KTP untuk Beli Narkoba di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

Polisi Temukan Lapak Sewa Bong Rp2.000 dan Isi Ulang Rp5.000 di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:51 WIB

Usai Tangkap 24 Orang, Polisi Bongkar Puluhan Lapak Diduga untuk Transaksi Narkoba di Kampung Ambon

Usai Tangkap 24 Orang, Polisi Bongkar Puluhan Lapak Diduga untuk Transaksi Narkoba di Kampung Ambon

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Tak Cukup Cuma Digerebek, Pemprov DKI Diminta Tata Terpadu Kampung Ambon dan Boncos

Tak Cukup Cuma Digerebek, Pemprov DKI Diminta Tata Terpadu Kampung Ambon dan Boncos

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:33 WIB

Terkini

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Siasat Career Cushioning: Solusi Pekerja Muda Hadapi Ancaman PHK

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!

Geger Lapak 'Sewa Bong' Rp2 Ribu di Kampung Ambon: Bisa Top Up Narkoba Mulai Rp5 Ribu!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Berkedok Terapi Sakit Gigi, Pimpinan Ponpes Bergelar Tuan Guru di Sekotong Cabuli Santri

Berkedok Terapi Sakit Gigi, Pimpinan Ponpes Bergelar Tuan Guru di Sekotong Cabuli Santri

Bali | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos

Komdigi Bantah Batasi Internet Saat Demo 27 Agustus, tapi Akui Takedown 486 Konten Medsos

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:53 WIB

BUMI Buka Suara Kabar Akuisisi Tambang Kideco

BUMI Buka Suara Kabar Akuisisi Tambang Kideco

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini

Misi Pemadaman Karhutla Kalimantan Berakhir, Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Ungkap Fakta Ini

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Decision To Leave: Ketika Rasa Curiga Perlahan Berubah Jadi Rasa Rindu

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:50 WIB

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Liburan Muslim-Friendly di Bali, Ini yang Perlu Disiapkan agar Perjalanan Lebih Nyaman

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

Rano Karno Usulkan RAPBD DKI 2027 Rp 82,89 Triliun

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara

Batam | Selasa, 13 Oktober 2026 | 14:45 WIB

×