69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:40 WIB
69 Calon Anggota KND Lolos Tes Objektif Berbasis Komputer
Rapat Pansel Calon Anggota KND periode 2026–2031. (Dok. Kemensos)

Suara.com - Sebanyak 69 dari 101 peserta seleksi calon anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND) periode 2026-2031 dinyatakan lolos tahapan Tes Objektif Berbasis Komputer (TOBK) yang digelar pada Selasa (6/10/2026).

Selanjutnya para peserta yang lolos akan menjalani tahap uji publik pada 2 sampai 5 November di Jakarta, baik secara daring dan luring, hingga mengerucut pada 14 kandidat.

“Kita umumkan dari 69 peserta yang lolos itu akan kita sampaikan ke publik. Wahai publik, silahkan ini ada 69 calon atau kandidat yang akan menjadi Komite Nasional Disabilitas,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Anggota KND Mohammad Nuh usai menggelar rapat pleno di Jakarta pada Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa nama-nama peserta yang dinyatakan lolos seleksi TOBK akan dipublikasikan di situs resmi Panitia Seleksi Calon Anggota KND Periode 2026-2031 untuk mendapatkan masukan dari publik pada tanggal 19 s.d. 25 Oktober 2026. Pada saat yang sama Panitia Seleksi juga akan meminta masukan dari Lembaga terkait (Komnas HAM, Komnas Perempuan, KPAI, PPATK, dan Komdigi) tentang informasi Rekam Jejak Peserta yang lolos Seleksi TOBK.

Masyarakat maupun lembaga resmi negara juga dapat memberikan pandangan terhadap para kandidat.

“Publik berhak untuk memberikan pandangan, penilaian dan seterusnya, termasuk juga lembaga-lembaga resmi negara memberikan pandangan tentang kandidat,” katanya.

Masukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperoleh calon yang kredibilitasnya dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga menyampaikan bahwa rangkaian seleksi selanjutnya akan mengerucut pada 14 calon.

Pansel Calon Anggota KND periode 2026–2031 menekankan objektivitas dan akuntabilitas dalam penilaian hasil Tes Objektif Berbasis Komputer (TOBK) setelah pelaksanaan tes pada Selasa (6/10/2026) lalu.

Indikator penilaian yang disusun sejak awal menjadi dasar bagi Pansel untuk menentukan kelulusan peserta melalui rapat pleno.

baca juga

Anggota Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Ro’fah, menjelaskan bahwa kejelasan indikator membantu kelima anggota Pansel dalam membahas hasil penilaian. Menurutnya, tidak banyak perbedaan pandangan yang muncul dalam rapat pleno karena keputusan mengacu pada dasar penilaian yang sama.

“Karena dari awal memang tim pansel yang lima orang ini sudah menetapkan indikator yang sangat jelas pada proses penilaian,” ujar Ro’fah.

Ia menjelaskan, untuk tes pilihan ganda, Pansel menghimpun lebih dari 120 soal. Sebanyak 60 soal kemudian dipilih melalui proses komputerisasi.

“Untuk tes esai, masing-masing Pansel memberikan lima pertanyaan yang kemudian digabung oleh tim teknis. Kemudian ini juga diacak lagi oleh komputer sehingga nanti peserta mendapatkan satu soal yang harus mereka jawab,” jelasnya.

Ro’fah menyebut, Pansel menetapkan nilai ambang batas kelulusan atau passing grade sebesar 80 berdasarkan nilai rata-rata peserta.

“Jadi ini proses akuntabilitas yang coba kami bangun dalam proses penilaian,” kata Ro’fah.

Mengenai kualitas peserta, Anggota Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Siswadi, menilai hasil TOBK menunjukkan potensi yang baik. Para peserta dinilai memiliki penguasaan terhadap hak penyandang disabilitas serta regulasi yang menjadi landasan pemenuhannya.

“Mereka juga menguasai tentang Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 beserta turunan-turunannya. Ini satu modal sosial awal yang sangat bagus untuk dipilih, dari yang baik-baik ini untuk dipilih yang terbaiknya,” ujar Siswadi.

Ia juga mengapresiasi pemahaman peserta mengenai hak penyandang disabilitas, termasuk hak perempuan dan anak penyandang disabilitas.

“Itulah yang menjadikan Pansel sangat optimis, mengharap perolehan anggota ini lebih berkualitas,” kata Siswadi

Sementara itu, Anggota Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Bahrul Fuad, menyampaikan bahwa keterlibatannya sebagai penilai memberikan banyak pembelajaran, terutama dalam merancang tes yang mengakomodasi berbagai ragam disabilitas.

“Secara pribadi saya banyak belajar berkaitan dengan bagaimana mendesain ujian atau tes yang mengakomodasi semua ragam disabilitas,” ujar Bahrul Fuad.

Sebagai aktivis gerakan disabilitas, ia merasa senang dan terhormat mendapat kesempatan terlibat langsung dalam memilih calon anggota KND. Menurutnya, anggota KND nantinya memiliki tanggung jawab besar sekaligus mulia dalam memastikan pemenuhan hak penyandang disabilitas di Indonesia.

Bahrul Fuad menjelaskan, meski masih terdapat hal-hal yang perlu dievaluasi dan diperbaiki, ia memandang proses ini sebagai pembelajaran bagi pengembangan tes yang inklusif dan aksesibel.

“Tapi ini adalah semacam pilot project untuk tes yang inklusif dan aksesibel bagi penyandang disabilitas,” ujarnya.

Anggota Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Abdul Muis, menambahkan bahwa TOBK diadakan untuk menguji pengetahuan dan menggali pemikiran peserta.

“Kami ingin bahwa secara basis pengetahuan atau kognisi dari calon anggota KND adalah memiliki pengetahuan tentang kebijakan dan peraturan perundang-undangan serta implementasinya. Ini penting sekali untuk mengadvokasi nantinya terkait dengan aspirasi maupun pelaksanaan dari penghormatan disabilitas di Indonesia,” ujarnya.

Selain penguasaan pengetahuan, Abdul Muis menekankan pentingnya kemampuan berpikir kritis untuk melahirkan gagasan baru bagi KND.

“Kami menginginkan kompetensi critical thinking untuk menggali ide-ide yang segar, inovasi dalam melakukan advokasi maupun inovasi-inovasi yang bersifat terobosan, yang bersifat transformatif untuk KND ke depan,” tutupnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

Wamensos Agus Jabo Hadiri Rakortas KDKMP, Kemensos Dorong Kemudahan Penyaluran Bansos

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:12 WIB

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

Kemensos Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Kota Padang

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Jakarta Bidik Jadi Percontohan Nasional Kota Ramah Disabilitas

Jakarta Bidik Jadi Percontohan Nasional Kota Ramah Disabilitas

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:14 WIB

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

Pembukaan Bulan Bakti Karang Taruna, Wamensos Ajak Sukseskan Perlinsos

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

Peran Strategis Operator Sekolah Rakyat, Mensos Gus Ipul Tekankan Akurasi Dapodik

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

Fatma Saifullah Yusuf Apresiasi Drama Musikal Sirena Beri Ruang Penyandang Disabilitas

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Terkini

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Pansus Ijazah Gibran: Siapa yang Diuntungkan Jika Kursi Wapres Kosong?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Cushion Pixy untuk Kulit Sawo Matang Shade Apa? Ini Pilihannya agar Warna Makeup Menyatu

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

Mendagri Tegaskan Pengawalan Regulasi Daerah agar Tepat Sasaran dan Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:18 WIB

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

3 Rekomendasi Peeling Serum Terbaik In This Economy, Harga Murah Rp20 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Tak Ketemu Hayoung di The Trauma Code 2, Yuk Intip 5 Dramanya yang Lain!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:15 WIB

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

75 Persen Rakyat Stres, Sosiolog: Wajar, Pemimpinnya Ambil Kebijakan Tanpa Kajian!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:11 WIB

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

Maria Ulfah Blak-Blakan Minta Anggaran Komnas Perempuan Ditambah: Kewajiban Negara!

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Gebrakan Baru Low Tuck Kwong, Tambah Porsi Saham BYAN Jadi 10,25%

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:09 WIB

Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'

Dari Pesisir Malang Menembus Bursa Karbon Dunia: Hutan Mangrove CMC Siap Menjaring 'Cuan Biru'

Malang | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:08 WIB

×