Analis Prediksi Prabowo Keok di Pemilu 2029 Jika Pilpres Berjalan Jujur dan Adil

Vania Rossa

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:32 WIB
Analis Prediksi Prabowo Keok di Pemilu 2029 Jika Pilpres Berjalan Jujur dan Adil
Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani. (Suara.com/Alif Bintang)
baca 10 detik
  • Saiful Mujani memprediksi Prabowo berpeluang kalah pada Pilpres 2029 berdasarkan survei SMRC Juli 2026.
  • Survei tersebut mencatat elektabilitas Prabowo hanya 14,5 persen akibat meningkatnya ketidakpuasan publik.
  • Saiful di Jakarta pada Kamis (15/10/2026) menyatakan pemilu normal dapat membawa perubahan politik.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saiful Mujani, memprediksi Presiden Prabowo Subianto berpeluang kalah jika kembali mencalonkan diri dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.

Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) itu menilai peluang Prabowo untuk kembali terpilih sangat tipis. Ia merujuk pada hasil survei SMRC pada Juli 2026 yang menunjukkan elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra tersebut hanya sebesar 14,5 persen.

"Jelas sekarang, kalau pemilunya nanti (Pemilu) 2029 itu dilakukan dengan benar, dengan jurdil, dengan prosedur seperti itu, akan terjadi perubahan politik yang lebih baik," ujar Saiful di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Meski demikian, Saiful mengkhawatirkan adanya upaya untuk mempertahankan kekuasaan dengan cara-cara yang dapat mengganggu proses demokrasi. Ia menyinggung kemungkinan penerapan status darurat militer yang dapat mengesampingkan berbagai urusan sipil dengan dalih keamanan negara.

Menurutnya, peluang terjadinya perubahan politik akan terbuka jika pemilu berlangsung secara normal, tanpa tindakan represif maupun intervensi yang merusak mekanisme demokrasi.

"Tapi kalau mekanisme pemilunya tidak dirusak, tidak ada darurat militer dan sebagainya, pemilu berjalan dengan normal, maka akan terjadi perubahan," tuturnya.

Saiful meyakini prediksinya tersebut sejalan dengan temuan survei SMRC yang menunjukkan meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo.

Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan keinginan masyarakat terhadap perubahan politik. Karena itu, pelaksanaan pemilu yang demokratis menjadi salah satu faktor penting yang menentukan arah politik Indonesia pada 2029.

"Nah kondisinya sekarang masyarakat tuh ingin perubahan, intinya begitulah. Jadi, tantangan kita ke depan sekarang ya, kalau sekarang keadaannya dan berjalan politiknya itu tidak represif pada masa pemilu, kita punya harapan," pungkasnya.

baca juga

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Chanee Kalaweit: Pak Prabowo, Bagaimana 639 Hektare Lahan Terbakar Asapnya Selimuti Kalimantan?

Chanee Kalaweit: Pak Prabowo, Bagaimana 639 Hektare Lahan Terbakar Asapnya Selimuti Kalimantan?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Komitmen Prabowo Benahi TNI Cuma 4,2% di Survei SMRC, Pengamat Singgung Welfare Militarism

Komitmen Prabowo Benahi TNI Cuma 4,2% di Survei SMRC, Pengamat Singgung Welfare Militarism

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Survei SMRC soal Kemampuan Memimpin: Mahfud MD Teratas, Prabowo Kalah dari Ahok dan Anies

Survei SMRC soal Kemampuan Memimpin: Mahfud MD Teratas, Prabowo Kalah dari Ahok dan Anies

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Terkini

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

Jelang 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Kebebasan Pers di Indonesia Disorot Lembaga Dunia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:47 WIB

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×