Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan

Galih Prasetyo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Singapura Hadapi Ancaman Polusi Terburuk, Eks Menpora Malaysia Desak Indonesia Dikucilkan
Syed Saddiq
baca 10 detik
  • Karhutla di Indonesia memicu lonjakan polusi udara PM2.5 tertinggi di Singapura pada 14 Oktober 2026.
  • Dampak kabut asap membuat Malaysia meliburkan sekolah dan meningkatkan tekanan diplomatik terhadap pemerintah Indonesia.
  • Parlemen Malaysia mendesak pengiriman nota protes tegas serta penghentian pembiayaan bagi perusahaan pembakar lahan.

Suara.com - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia semakin parah hingga memicu lonjakan polusi udara di Singapura.

Pada Rabu, 14 Oktober 2026, konsentrasi partikel polutan PM2.5 di Singapura mencapai level tertinggi sepanjang tahun ini.

Dikutip dari Reuters, pembacaan PM2.5 per jam di wilayah barat Singapura mencapai 284 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut masuk kategori very high atau sangat tinggi menurut Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA).

Lonjakan PM2.5 di Singapura menandai memburuknya kualitas udara akibat kabut asap lintas batas.

Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil sehingga dapat masuk jauh ke dalam paru-paru dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

Kondisi udara Kota Batam pada Kamis (15/10/2026) pagi tampak berkabut. Sejumlah gedung bertingkat terlihat samar tertutup kabut asap yang menyelimuti kawasan perkotaan. [Dok Batamnews]
Kondisi udara Kota Batam pada Kamis (15/10/2026) pagi tampak berkabut. Sejumlah gedung bertingkat terlihat samar tertutup kabut asap yang menyelimuti kawasan perkotaan. [Dok Batamnews]

Angka 284 mikrogram per meter kubik yang tercatat di wilayah barat Singapura merupakan level tertinggi sepanjang 2026.

Meski demikian, angka itu masih di bawah rekor nasional yang tercatat pada Oktober 2015, ketika konsentrasi PM2.5 di wilayah barat mencapai 471 mikrogram per meter kubik.

Dampak kabut asap juga meluas ke Malaysia. Sejumlah negara bagian di negara tersebut dilaporkan terpaksa menutup sekolah akibat memburuknya kualitas udara.

Di tengah memburuknya kondisi udara, tekanan diplomatik terhadap Indonesia semakin meningkat.

baca juga

Para menteri luar negeri negara-negara Asia Tenggara dijadwalkan membahas persoalan kabut asap lintas batas dalam pertemuan ASEAN bulan depan.

Anggota parlemen Malaysia, Syed Saddiq Syed Abdul Rahman, mendesak negara-negara Asia Tenggara menyampaikan protes diplomatik kepada Jakarta karena dinilai belum cukup berhasil mengendalikan kebakaran.

"Kita harus mengirimkan nota diplomatik yang tegas bahwa Malaysia menolak kondisi ini. Penolakan tersebut tidak boleh hanya datang dari Malaysia, tetapi juga harus disepakati negara-negara ASEAN lain yang terdampak, seperti Singapura," katanya dikutip dari Sinar Harian.

Syed Saddiq bahkan meminta negara-negara di kawasan memperlakukan Indonesia seperti pihak yang dikucilkan jika persoalan tersebut tidak ditangani secara serius.

Eks Menteri Olahraga Malaysia itu juga menyerukan agar bank-bank Malaysia dan Singapura menghentikan pembiayaan kepada perusahaan yang terkait dengan pembakaran lahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

Akhirnya Prabowo Setujui Bantuan Negara Tetangga Padamkan Karhutla

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

Penyidikan Karhutla Mulai Mengerucut ke Korporasi, 92 Laporan Naik Sidik

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Indonesia Bagi-bagi Kabut Asap: Malaysia dan Singapura Tercekik Kini Giliran Timor Leste Sesak

Indonesia Bagi-bagi Kabut Asap: Malaysia dan Singapura Tercekik Kini Giliran Timor Leste Sesak

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:44 WIB

Karhutla Kaltim Capai 8.713 Hektare tapi Tak Masuk 6 Provinsi Prioritas BNPB, Kok Bisa?

Karhutla Kaltim Capai 8.713 Hektare tapi Tak Masuk 6 Provinsi Prioritas BNPB, Kok Bisa?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Tarif Kamar Raja Juli di Palangka Raya Tembus Jutaan Rupiah, Rakyat Kalteng Sesak Dikepung Asap

Tarif Kamar Raja Juli di Palangka Raya Tembus Jutaan Rupiah, Rakyat Kalteng Sesak Dikepung Asap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Negara Hampir Lumpuh, Singapura Makin Sesak Napas karena Kebakaran Hutan Indonesia

Negara Hampir Lumpuh, Singapura Makin Sesak Napas karena Kebakaran Hutan Indonesia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Jangan Normalisasi Udara Kotor! Saatnya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara dalam Darurat Karhutla

Jangan Normalisasi Udara Kotor! Saatnya Pertanyakan Tanggung Jawab Negara dalam Darurat Karhutla

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Negara Kekurangan Lapangan Kerja, Rakyat Disuruh Berwirausaha

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

Malaysia Kaji Rencana Proyek Kereta Api Trans-Borneo Hubungkan Kalimantan hingga Brunei

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:41 WIB

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

Prabowo Setuju Bantuan Asing Tangani Karhutla, BPNB: Kita Lihat Bantuan Apa Saja

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:40 WIB

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Jejak Akademis dan Desa, Rektor IPB Alim Setiawan Slamet Kini Resmi Jabat Wamentan

Bogor | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

Wacana Pemakzulan Gibran Macet di DPR dan Istana, Elite Politik Masih Wait and See

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:38 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Selongsong Peluru

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Urutan Memakai Pensil Alis, Browcara, dan Concealer agar Hasilnya Rapi dan Natural

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat, Anggaran Komnas Perempuan Malah Dipangkas pada 2027

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

Bekas Musuh Orba Sentil Ego Prabowo: Atasi Karhutla Harus Kerjasama, Timor Leste Siap Bantu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:34 WIB

×