Dony Oekon Desak ESDM dan Pertamina Evaluasi Gangguan Pasokan BBM

Bangun Santoso

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:34 WIB
Dony Oekon Desak ESDM dan Pertamina Evaluasi Gangguan Pasokan BBM
Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon. (Ist)
baca 10 detik
  • Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Dony Maryadi Oekon, menyoroti kelangkaan bahan bakar minyak dan antrean panjang di berbagai daerah Indonesia.
  • Ketahanan stok BBM nasional menurun menjadi 12 hari akibat kegagalan impor, kesulitan kapal pengangkut, serta dampak konflik Timur Tengah.
  • DPR mendesak pemerintah dan Pertamina mengevaluasi distribusi serta memberikan solusi konkret untuk mengatasi hambatan pasokan di lapangan.

Suara.com - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Dony Maryadi Oekon, menyoroti kelangkaan dan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) yang dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, mulai dari Bali, Malang, Makassar, Sintang, Kefamenanu, hingga Bone Bolango.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dan PT Pertamina (Persero), mengingat BBM merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas perekonomian.

Dony menegaskan, ketersediaan stok BBM secara nasional tidak serta-merta menjamin masyarakat dapat memperoleh BBM dengan mudah.

Politisi dari Dapil Jawa Barat XI itu menilai gangguan pasokan yang berulang dalam beberapa waktu terakhir perlu dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari perencanaan kebutuhan, pengadaan, kecukupan stok, transportasi, hingga efektivitas distribusi dan pengawasan di tingkat stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Jangan sampai masyarakat terus dihadapkan pada antrean panjang hanya untuk mendapatkan BBM. Pemerintah dan Pertamina harus menjelaskan secara transparan apa yang sebenarnya terjadi, apakah persoalannya terletak pada keterbatasan stok, keterlambatan distribusi, atau kendala pengadaan. Ini harus dijawab dengan data dan langkah penyelesaian yang konkret,” tegas Dony.

Ia mengungkapkan, ketahanan stok BBM saat ini berada di kisaran 12 hari, lebih rendah dibandingkan kondisi normal yang mencapai 18 hari.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dan diantisipasi melalui langkah konkret untuk menjaga kesinambungan pasokan energi nasional.

“Ketahanan stok kita hari ini adalah 12 hari, sementara kalau dalam kondisi normal kita itu 18 hari. Jadi, kondisi energi kita tidak baik-baik saja,” ujarnya.

Dony menjelaskan, terdapat sejumlah kendala yang memengaruhi ketersediaan pasokan BBM, antara lain beberapa kargo impor Pertalite yang gagal dikirim, sulitnya memperoleh kapal pengangkut BBM, serta dampak konflik di Timur Tengah terhadap ketersediaan BBM dan minyak mentah (crude oil).

baca juga

Situasi geopolitik tersebut juga berpotensi meningkatkan biaya pengadaan dan distribusi energi.

Karena itu, pemerintah perlu memperkuat koordinasi pengadaan dan distribusi, menyiapkan alternatif pengangkutan, serta menyusun langkah mitigasi untuk mengantisipasi gangguan rantai pasok global.

Penanganan juga perlu diarahkan pada penyelesaian hambatan di lapangan agar gangguan pasokan tidak terus berulang di daerah.

Secara khusus, Politisi PDIP itu memberikan perhatian terhadap kondisi pasokan BBM di Bali yang memiliki kebutuhan energi tinggi seiring aktivitas pariwisata, transportasi, logistik, dan berbagai kegiatan usaha.

Gangguan distribusi di wilayah tersebut berpotensi menghambat mobilitas masyarakat, mengganggu kegiatan ekonomi, serta memengaruhi kenyamanan wisatawan.

“Untuk wilayah strategis seperti Bali, persoalan antrean BBM tidak bisa dianggap biasa. Kita berbicara mengenai daerah yang menjadi salah satu wajah pariwisata Indonesia. Pertamina harus memiliki sistem antisipasi yang berjalan, bukan hanya memberikan penjelasan setelah masalah terjadi,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Pertamina dan PAL Jaya Jajaki Potensi FOG Jadi Bahan Baku Biofuel, Dukung Bisnis Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Datang ke Bali, Dirut Pertamina Minta Maaf atas Kelangkaan BBM

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 19:34 WIB

Perluas Peluang Pasar Global, Pertamina Bekali UMKM dengan Pelatihan Ekspor

Perluas Peluang Pasar Global, Pertamina Bekali UMKM dengan Pelatihan Ekspor

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sukses, Dirut Pertamina Apresiasi Kontribusi Seluruh Pihak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Terkini

Terjebak Hustle Culture? Ini Tanda Gen Z Harus Segera Ambil Jeda Biar Nggak Kena Job Fatigue

Terjebak Hustle Culture? Ini Tanda Gen Z Harus Segera Ambil Jeda Biar Nggak Kena Job Fatigue

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:32 WIB

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

5 Idol K-Pop yang Sukses Gebrak Dunia Akting Lewat Drakor 2026, Siapa Saja?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:30 WIB

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

MK Wajibkan DPR dan Pemerintah Rombak UU Peradilan Militer Paling Lambat 2028

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

Soal Karhutla Jadi Bencana Nasional, BNPB: Jangan Status Besar tapi Respons Tak Ada

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Kapok! Buang Sampah Sembarangan di Surabaya, Empat Orang Kena Denda

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:28 WIB

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

DPRD DKI Siap Jadi Penengah, Nasib Pedagang Pasar Taman Puring Pascakebakaran Dicarikan Titik Temu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

Dana Haji Rp185,73 Triliun Jadi Sorotan, Kemenhaj Dorong Penguatan BPKH

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:23 WIB

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

KPK Belum Tetapkan Tersangka dalam Penyidikan Baru Kasus Fadia Arafiq

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Antara Sejarah, Kuliner Warisan, dan Gaya Hidup Pedas Manis ala Sambal Bajak

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

Okky Madasari Sentil Influencer: Jangan Sampai Opinion Leaders Jadi Opinion Dealers

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:19 WIB

×